<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Bandara Husein Sastranegara Ikut Ditutup hingga 16.00 WIB</title><description>Dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap penerbangan meluas hingga Bandung. Bandara Husein Sastranegara ditutup sementara setelah ruang udara di sekitar bandara terdampak sebaran abu vulkanik.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240413/abu-vulkanik-anak-krakatau-meluas-bandara-husein-sastranegara-ikut-ditutup-hingga-16-00-wib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240413/abu-vulkanik-anak-krakatau-meluas-bandara-husein-sastranegara-ikut-ditutup-hingga-16-00-wib"/><item><title>Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Bandara Husein Sastranegara Ikut Ditutup hingga 16.00 WIB</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240413/abu-vulkanik-anak-krakatau-meluas-bandara-husein-sastranegara-ikut-ditutup-hingga-16-00-wib</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240413/abu-vulkanik-anak-krakatau-meluas-bandara-husein-sastranegara-ikut-ditutup-hingga-16-00-wib</guid><pubDate>Minggu 06 September 2026 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/06/320/3240413/bandara_husein_sastranegara-jM6i_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bandara Husein Sastranegara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/06/320/3240413/bandara_husein_sastranegara-jM6i_large.jpg</image><title>Bandara Husein Sastranegara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap penerbangan meluas hingga Bandung. Bandara Husein Sastranegara ditutup sementara setelah ruang udara di sekitar bandara terdampak sebaran abu vulkanik.&#13;
&#13;
AirNav Indonesia menerbitkan NOTAM C1086/26 yang menetapkan ruang udara Bandara Husein Sastranegara (WICC) berstatus closed mulai pukul 12.07 WIB, Minggu (6/9/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan keterangan resmi Airnav Indonesia, penutupan tersebut diperkirakan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Namun, waktu pembukaan kembali tetap bergantung pada perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik.&#13;
&#13;
Dengan ditutupnya Husein Sastranegara, jumlah bandara yang berstatus closed akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi enam bandara.&#13;
&#13;
Selain Husein Sastranegara, bandara yang masih berstatus closed yakni Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, Budiarto, dan Pondok Cabe.&#13;
&#13;
AirNav mencatat Bandara Budiarto (WIRR) masih ditutup berdasarkan NOTAM C1079/26 dengan estimasi pembukaan kembali pada pukul 13.30 WIB.&#13;
&#13;
Sementara itu, Bandara Pondok Cabe (WIHP) berstatus closed berdasarkan NOTAM C1080/26 dengan estimasi dibuka kembali pada pukul 14.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
AirNav Indonesia melalui Indonesia Network Management Center (INMC) terus memantau perkembangan kondisi ruang udara serta pergerakan dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
Pembaruan informasi aeronautika dilakukan mengikuti perkembangan kondisi di lapangan untuk memastikan aspek keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas.&#13;
&#13;
AirNav juga berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan penerbangan guna memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan dapat disampaikan secara tepat waktu.&#13;
&#13;
Penutupan sejumlah bandara tersebut menjadi langkah mitigasi terhadap risiko abu vulkanik bagi penerbangan. Abu vulkanik dapat mengganggu operasional pesawat sehingga kondisi ruang udara perlu terus dipantau sebelum bandara kembali dibuka.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap penerbangan meluas hingga Bandung. Bandara Husein Sastranegara ditutup sementara setelah ruang udara di sekitar bandara terdampak sebaran abu vulkanik.&#13;
&#13;
AirNav Indonesia menerbitkan NOTAM C1086/26 yang menetapkan ruang udara Bandara Husein Sastranegara (WICC) berstatus closed mulai pukul 12.07 WIB, Minggu (6/9/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan keterangan resmi Airnav Indonesia, penutupan tersebut diperkirakan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Namun, waktu pembukaan kembali tetap bergantung pada perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik.&#13;
&#13;
Dengan ditutupnya Husein Sastranegara, jumlah bandara yang berstatus closed akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi enam bandara.&#13;
&#13;
Selain Husein Sastranegara, bandara yang masih berstatus closed yakni Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II, Budiarto, dan Pondok Cabe.&#13;
&#13;
AirNav mencatat Bandara Budiarto (WIRR) masih ditutup berdasarkan NOTAM C1079/26 dengan estimasi pembukaan kembali pada pukul 13.30 WIB.&#13;
&#13;
Sementara itu, Bandara Pondok Cabe (WIHP) berstatus closed berdasarkan NOTAM C1080/26 dengan estimasi dibuka kembali pada pukul 14.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
AirNav Indonesia melalui Indonesia Network Management Center (INMC) terus memantau perkembangan kondisi ruang udara serta pergerakan dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
Pembaruan informasi aeronautika dilakukan mengikuti perkembangan kondisi di lapangan untuk memastikan aspek keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas.&#13;
&#13;
AirNav juga berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan penerbangan guna memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan dapat disampaikan secara tepat waktu.&#13;
&#13;
Penutupan sejumlah bandara tersebut menjadi langkah mitigasi terhadap risiko abu vulkanik bagi penerbangan. Abu vulkanik dapat mengganggu operasional pesawat sehingga kondisi ruang udara perlu terus dipantau sebelum bandara kembali dibuka.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
