<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenhub Siapkan Kertajati hingga Juanda Jadi Bandara Alternatif Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau</title><description>Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan sejumlah bandara di Pulau Jawa sebagai alternatif pendaratan pesawat menyusul potensi gangguan penerbangan akibat sebaran debu vulkanik imbas erupsi gunung anak Krakatau. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240419/kemenhub-siapkan-kertajati-hingga-juanda-jadi-bandara-alternatif-imbas-abu-vulkanik-gunung-anak-krakatau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240419/kemenhub-siapkan-kertajati-hingga-juanda-jadi-bandara-alternatif-imbas-abu-vulkanik-gunung-anak-krakatau"/><item><title>Kemenhub Siapkan Kertajati hingga Juanda Jadi Bandara Alternatif Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240419/kemenhub-siapkan-kertajati-hingga-juanda-jadi-bandara-alternatif-imbas-abu-vulkanik-gunung-anak-krakatau</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/06/320/3240419/kemenhub-siapkan-kertajati-hingga-juanda-jadi-bandara-alternatif-imbas-abu-vulkanik-gunung-anak-krakatau</guid><pubDate>Minggu 06 September 2026 13:44 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/06/320/3240419/bandara_kertajati-8XGw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bandara Kertajati (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/06/320/3240419/bandara_kertajati-8XGw_large.jpg</image><title>Bandara Kertajati (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan sejumlah bandara di Pulau Jawa sebagai alternatif pendaratan pesawat menyusul potensi gangguan penerbangan akibat sebaran debu vulkanik imbas erupsi gunung anak Krakatau.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, beberapa bandara yang disiapkan sebagai alternatif antara lain Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Bandara Ahmad Yani Semarang, dan Bandara Juanda Surabaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga tawarkan pada airlines yang lain apabila memungkinkan untuk dilakukan penerbangan di luar bandara-bandara yang terdampak,&amp;quot; ujar Dudy dalam konferensi pers virtual, Minggu (6/9/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang masih ingin melakukan perjalanan udara, khususnya menuju Jakarta, di tengah kondisi sejumlah bandara yang berpotensi terdampak debu vulkanik.&#13;
&#13;
Dudy mengatakan, Kemenhub membuka opsi bagi maskapai untuk menggunakan bandara alternatif yang tidak terdampak sehingga operasional penerbangan tetap dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menyiapkan alternatif seperti di Kertajati, kemudian Bandara Semarang Ahmad Yani dan juga Bandara Surabaya, Juanda,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, sejumlah bandara di Jawa tersebut dapat dimanfaatkan untuk pendaratan penerbangan dari luar Jawa maupun penerbangan internasional, dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan perkembangan sebaran debu vulkanik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ada beberapa bandara di Jawa yang kami siapkan sebagai alternatif untuk dilakukan pendaratan dari luar Jawa maupun internasional,&amp;quot; tutur Dudy.&#13;
&#13;
Kemenhub juga meminta maskapai untuk terus mengantisipasi dan mewaspadai perubahan kondisi cuaca serta kemungkinan pergerakan debu vulkanik yang dapat memengaruhi wilayah bandara alternatif.&#13;
&#13;
Menhub Dudy menyebut dua penerbangan Garuda Indonesia dari Jeddah dan Madinah telah dialihkan pendaratannya ke Kertajati. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan di Kertajati, bandara tersebut masih memungkinkan untuk melayani penerbangan.&#13;
&#13;
Namun, kondisi cuaca yang dinamis membuat maskapai tetap diminta melakukan pemantauan dan antisipasi terhadap kemungkinan penyebaran debu vulkanik ke wilayah Kertajati.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan sejumlah bandara di Pulau Jawa sebagai alternatif pendaratan pesawat menyusul potensi gangguan penerbangan akibat sebaran debu vulkanik imbas erupsi gunung anak Krakatau.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, beberapa bandara yang disiapkan sebagai alternatif antara lain Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Bandara Ahmad Yani Semarang, dan Bandara Juanda Surabaya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami juga tawarkan pada airlines yang lain apabila memungkinkan untuk dilakukan penerbangan di luar bandara-bandara yang terdampak,&amp;quot; ujar Dudy dalam konferensi pers virtual, Minggu (6/9/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang masih ingin melakukan perjalanan udara, khususnya menuju Jakarta, di tengah kondisi sejumlah bandara yang berpotensi terdampak debu vulkanik.&#13;
&#13;
Dudy mengatakan, Kemenhub membuka opsi bagi maskapai untuk menggunakan bandara alternatif yang tidak terdampak sehingga operasional penerbangan tetap dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menyiapkan alternatif seperti di Kertajati, kemudian Bandara Semarang Ahmad Yani dan juga Bandara Surabaya, Juanda,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, sejumlah bandara di Jawa tersebut dapat dimanfaatkan untuk pendaratan penerbangan dari luar Jawa maupun penerbangan internasional, dengan tetap mempertimbangkan kondisi cuaca dan perkembangan sebaran debu vulkanik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ada beberapa bandara di Jawa yang kami siapkan sebagai alternatif untuk dilakukan pendaratan dari luar Jawa maupun internasional,&amp;quot; tutur Dudy.&#13;
&#13;
Kemenhub juga meminta maskapai untuk terus mengantisipasi dan mewaspadai perubahan kondisi cuaca serta kemungkinan pergerakan debu vulkanik yang dapat memengaruhi wilayah bandara alternatif.&#13;
&#13;
Menhub Dudy menyebut dua penerbangan Garuda Indonesia dari Jeddah dan Madinah telah dialihkan pendaratannya ke Kertajati. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan di Kertajati, bandara tersebut masih memungkinkan untuk melayani penerbangan.&#13;
&#13;
Namun, kondisi cuaca yang dinamis membuat maskapai tetap diminta melakukan pemantauan dan antisipasi terhadap kemungkinan penyebaran debu vulkanik ke wilayah Kertajati.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
