<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma Ditutup hingga Pukul 18.00 WIB</title><description>Status tersebut menyusul pembaruan informasi aeronautika oleh AirNav Indonesia terkait dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap operasional penerbangan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/07/320/3240539/breaking-news-bandara-soetta-dan-halim-perdanakusuma-ditutup-hingga-pukul-18-00-wib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/07/320/3240539/breaking-news-bandara-soetta-dan-halim-perdanakusuma-ditutup-hingga-pukul-18-00-wib"/><item><title>Breaking News! Bandara Soetta dan Halim Perdanakusuma Ditutup hingga Pukul 18.00 WIB</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/07/320/3240539/breaking-news-bandara-soetta-dan-halim-perdanakusuma-ditutup-hingga-pukul-18-00-wib</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/07/320/3240539/breaking-news-bandara-soetta-dan-halim-perdanakusuma-ditutup-hingga-pukul-18-00-wib</guid><pubDate>Senin 07 September 2026 09:13 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/07/320/3240539/bandara_ditutup-JxBd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara Halim Perdanakusuma masih berstatus closed hingga estimasi pukul 18.00 WIB. (Foto: Okezone.com/IMG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/07/320/3240539/bandara_ditutup-JxBd_large.jpg</image><title>Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara Halim Perdanakusuma masih berstatus closed hingga estimasi pukul 18.00 WIB. (Foto: Okezone.com/IMG)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara Halim Perdanakusuma masih berstatus closed hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.&#13;
&#13;
Status tersebut menyusul pembaruan informasi aeronautika oleh AirNav Indonesia terkait dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap operasional penerbangan.&#13;
&#13;
Pembaruan dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi ruang udara dan aspek keselamatan penerbangan.&#13;
&#13;
Berdasarkan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM), periode penutupan sementara Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (WIII) dan Bandar Udara Halim Perdanakusuma (WIHH) diperpanjang hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.&#13;
&#13;
Adapun pembaruan status kedua bandara tersebut sebagai berikut:&#13;
&#13;
1. Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) berstatus CLOSED berdasarkan NOTAM A3373/26 NOTAMR A3368/26. Penutupan berlaku mulai pukul 08.28 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.&#13;
&#13;
2, Bandar Udara Halim Perdanakusuma (HLP) berstatus CLOSED berdasarkan NOTAM A3372/26 NOTAMR A3369/26. Penutupan berlaku mulai pukul 08.16 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.&#13;
&#13;
Penyesuaian periode penutupan tersebut merupakan langkah mitigasi untuk mendukung keselamatan penerbangan dengan mempertimbangkan kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
AirNav Indonesia terus memantau perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Informasi aeronautika akan terus diperbarui sesuai dengan perkembangan kondisi aktual dan aspek keselamatan penerbangan.&#13;
&#13;
AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara Halim Perdanakusuma masih berstatus closed hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.&#13;
&#13;
Status tersebut menyusul pembaruan informasi aeronautika oleh AirNav Indonesia terkait dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap operasional penerbangan.&#13;
&#13;
Pembaruan dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi ruang udara dan aspek keselamatan penerbangan.&#13;
&#13;
Berdasarkan pembaruan Notice to Airmen (NOTAM), periode penutupan sementara Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (WIII) dan Bandar Udara Halim Perdanakusuma (WIHH) diperpanjang hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.&#13;
&#13;
Adapun pembaruan status kedua bandara tersebut sebagai berikut:&#13;
&#13;
1. Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) berstatus CLOSED berdasarkan NOTAM A3373/26 NOTAMR A3368/26. Penutupan berlaku mulai pukul 08.28 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.&#13;
&#13;
2, Bandar Udara Halim Perdanakusuma (HLP) berstatus CLOSED berdasarkan NOTAM A3372/26 NOTAMR A3369/26. Penutupan berlaku mulai pukul 08.16 WIB hingga estimasi pukul 18.00 WIB pada 7 September 2026.&#13;
&#13;
Penyesuaian periode penutupan tersebut merupakan langkah mitigasi untuk mendukung keselamatan penerbangan dengan mempertimbangkan kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
AirNav Indonesia terus memantau perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Informasi aeronautika akan terus diperbarui sesuai dengan perkembangan kondisi aktual dan aspek keselamatan penerbangan.&#13;
&#13;
AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan informasi mengenai kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
