<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Radin Inten II dan 4 Bandara Lain Menyusul Dibuka Hari Ini</title><description>Menyusul dibukanya Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, serta Husein Sastranegara, kini Bandara Radin Inten II dan empat bandar udara lainnya dibuka untuk beroperasi kembali setelah sebelumnya terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/08/320/3240798/radin-inten-ii-dan-4-bandara-lain-menyusul-dibuka-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/08/320/3240798/radin-inten-ii-dan-4-bandara-lain-menyusul-dibuka-hari-ini"/><item><title>Radin Inten II dan 4 Bandara Lain Menyusul Dibuka Hari Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/08/320/3240798/radin-inten-ii-dan-4-bandara-lain-menyusul-dibuka-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/08/320/3240798/radin-inten-ii-dan-4-bandara-lain-menyusul-dibuka-hari-ini</guid><pubDate>Selasa 08 September 2026 10:52 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/08/320/3240798/bandara-moqf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bandara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/08/320/3240798/bandara-moqf_large.jpg</image><title>Bandara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Menyusul dibukanya Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, serta Husein Sastranegara, kini Bandara Radin Inten II dan empat bandar udara lainnya dibuka untuk beroperasi kembali setelah sebelumnya terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
EVP of Corporate Secretary Hermana Soegijanto mengatakan Bandara Radin Inten II kembali beroperasi berdasarkan NOTAM B1159/26 yang berlaku mulai pukul 09.45 WIB hingga 23.59 WIB pada 8 September 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam NOTAM tersebut dinyatakan AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS,&amp;quot; ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/9/2026).&#13;
&#13;
Selain Bandara Radin Inten II, empat bandar udara lainnya juga kembali beroperasi berdasarkan pembaruan NOTAM, yaitu:&#13;
&#13;
* ⁠Bandar Udara Radin Inten II (WILL) &amp;mdash; NOTAM B1159/26, berlaku mulai pukul 09.45 WIB hingga 23.59 WIB, dengan status &amp;ldquo;AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
* Bandar Udara Muhammad Taufiq Kiemas (WILP) &amp;mdash; NOTAM C1136/26, berlaku mulai pukul 09.31 WIB hingga 23.59 WIB, dengan status &amp;ldquo;AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
* Bandar Udara Budiarto (WIRR) &amp;mdash; NOTAM C1131/26, berlaku mulai pukul 03.01 WIB hingga 23.59 WIB, dengan status &amp;ldquo;AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
* Bandar Udara Pondok Cabe (WIHP) &amp;mdash; NOTAM C1133/26, berlaku mulai pukul 03.04 WIB hingga 23.59 WIB, dengan status &amp;ldquo;AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
* Bandar Udara Salakanagara Tanjung Lesung (WIHI) &amp;mdash; NOTAM C1138/26, berlaku mulai pukul 09.50 WIB hingga 23.59 WIB, dengan status &amp;ldquo;AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
Meski telah kembali beroperasi, kelima bandar udara tersebut tetap berada dalam pemantauan karena awan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terdeteksi di wilayah penerbangan. Pilot juga diingatkan untuk tetap berhati-hati selama proses kedatangan dan keberangkatan.&#13;
&#13;
Penerbitan NOTAM tersebut mengacu pada perubahan kondisi sebaran abu yang berdampak terhadap operasional penerbangan, sehingga berdasarkan evaluasi keselamatan dan informasi aeronautika terbaru, sejumlah bandar udara dapat kembali beroperasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, perkembangan kondisi di lapangan juga menjadi bagian dari pemantauan, antara lain dengan memerhatikan hasil paper test volcanic ash yang dilakukan secara berkala di lokasi bandara-bandara terdampak, yang menunjukkan hasil negatif.&#13;
&#13;
AirNav Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas vulkanik dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau serta berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pemantauan dan pembaruan informasi aeronautika dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan operasional penerbangan tetap berlangsung dengan mengutamakan aspek keselamatan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Menyusul dibukanya Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, serta Husein Sastranegara, kini Bandara Radin Inten II dan empat bandar udara lainnya dibuka untuk beroperasi kembali setelah sebelumnya terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.&#13;
&#13;
EVP of Corporate Secretary Hermana Soegijanto mengatakan Bandara Radin Inten II kembali beroperasi berdasarkan NOTAM B1159/26 yang berlaku mulai pukul 09.45 WIB hingga 23.59 WIB pada 8 September 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam NOTAM tersebut dinyatakan AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS,&amp;quot; ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/9/2026).&#13;
&#13;
Selain Bandara Radin Inten II, empat bandar udara lainnya juga kembali beroperasi berdasarkan pembaruan NOTAM, yaitu:&#13;
&#13;
* ⁠Bandar Udara Radin Inten II (WILL) &amp;mdash; NOTAM B1159/26, berlaku mulai pukul 09.45 WIB hingga 23.59 WIB, dengan status &amp;ldquo;AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
* Bandar Udara Muhammad Taufiq Kiemas (WILP) &amp;mdash; NOTAM C1136/26, berlaku mulai pukul 09.31 WIB hingga 23.59 WIB, dengan status &amp;ldquo;AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
* Bandar Udara Budiarto (WIRR) &amp;mdash; NOTAM C1131/26, berlaku mulai pukul 03.01 WIB hingga 23.59 WIB, dengan status &amp;ldquo;AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
* Bandar Udara Pondok Cabe (WIHP) &amp;mdash; NOTAM C1133/26, berlaku mulai pukul 03.04 WIB hingga 23.59 WIB, dengan status &amp;ldquo;AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
* Bandar Udara Salakanagara Tanjung Lesung (WIHI) &amp;mdash; NOTAM C1138/26, berlaku mulai pukul 09.50 WIB hingga 23.59 WIB, dengan status &amp;ldquo;AERODROME OPEN AND RESUMED OPERATIONS&amp;rdquo;.&#13;
&#13;
Meski telah kembali beroperasi, kelima bandar udara tersebut tetap berada dalam pemantauan karena awan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih terdeteksi di wilayah penerbangan. Pilot juga diingatkan untuk tetap berhati-hati selama proses kedatangan dan keberangkatan.&#13;
&#13;
Penerbitan NOTAM tersebut mengacu pada perubahan kondisi sebaran abu yang berdampak terhadap operasional penerbangan, sehingga berdasarkan evaluasi keselamatan dan informasi aeronautika terbaru, sejumlah bandar udara dapat kembali beroperasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, perkembangan kondisi di lapangan juga menjadi bagian dari pemantauan, antara lain dengan memerhatikan hasil paper test volcanic ash yang dilakukan secara berkala di lokasi bandara-bandara terdampak, yang menunjukkan hasil negatif.&#13;
&#13;
AirNav Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas vulkanik dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau serta berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pemantauan dan pembaruan informasi aeronautika dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan operasional penerbangan tetap berlangsung dengan mengutamakan aspek keselamatan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
