<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bansos Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026, Stok Aman?</title><description>Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penyaluran bantuan pangan beras 10 kilogram (kg) hingga Desember 2026.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/08/320/3240844/bansos-beras-dilanjutkan-hingga-desember-2026-stok-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/08/320/3240844/bansos-beras-dilanjutkan-hingga-desember-2026-stok-aman"/><item><title>Bansos Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026, Stok Aman?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/08/320/3240844/bansos-beras-dilanjutkan-hingga-desember-2026-stok-aman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/08/320/3240844/bansos-beras-dilanjutkan-hingga-desember-2026-stok-aman</guid><pubDate>Selasa 08 September 2026 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/08/320/3240844/beras-ZVGt_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026, Stok Aman? (Foto: Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/08/320/3240844/beras-ZVGt_large.jpg</image><title>Bansos Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026, Stok Aman? (Foto: Kementan)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penyaluran bantuan pangan beras 10 kilogram (kg) hingga Desember 2026. Perum Bulog memastikan kesiapan stok beras pemerintah untuk mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima manfaat selama Oktober hingga Desember 2026.&#13;
&#13;
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, Bulog akan mengoptimalkan seluruh sumber daya dan jaringan operasional yang dimiliki untuk memastikan kelancaran penyaluran bantuan pangan beras.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bulog akan mengoptimalkan seluruh sumber daya dan jaringan operasional yang dimiliki dalam mendukung kelancaran penyaluran. Kesiapan stok beras pemerintah, jaringan pergudangan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, serta pengalaman Bulog dalam menjalankan berbagai penugasan pangan nasional menjadi kekuatan untuk memastikan beras dapat dipersiapkan dengan kualitas yang terjaga dan disalurkan secara efektif kepada masyarakat yang berhak menerima,&amp;quot; kata Rizal dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa (8/9/2026).&#13;
&#13;
Rizal menilai keputusan pemerintah untuk melanjutkan program tersebut menunjukkan perhatian pemerintah dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan.&#13;
&#13;
Dari sisi stok, dia menegaskan Bulog siap kembali menyalurkan bantuan pangan beras untuk alokasi Oktober hingga Desember 2026. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan pemenuhan kebutuhan sehari-hari keluarga penerima manfaat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari sisi stok, Bulog sangat siap untuk kembali menyalurkan bantuan pangan beras alokasi Oktober hingga Desember. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan pemenuhan kebutuhan sehari-hari keluarga Penerima Bantuan Pangan, sekaligus memberikan rasa aman bahwa pemerintah hadir memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perpanjangan bantuan pangan beras tersebut menjadi salah satu langkah antisipatif pemerintah dalam menghadapi potensi fenomena El Nino dan berbagai dinamika yang berpotensi memengaruhi ketersediaan pangan serta aktivitas ekonomi masyarakat.&#13;
&#13;
Sementara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kesiapan menghadapi potensi El Nino turut dibahas dalam rapat terbatas (Ratas) bersama Presiden. Dalam pembahasan tersebut, pemerintah juga mengevaluasi sejumlah program bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat.&#13;
&#13;
Menurut Airlangga, Presiden memberikan arahan agar program bantuan pangan beras diteruskan untuk tiga bulan terakhir tahun ini, yakni Oktober, November dan Desember 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Salah satu program yang mendapat arahan Presiden untuk diteruskan adalah Bantuan Pangan Beras. Arahan Bapak Presiden itu (bantuan beras) dilanjutkan di bulan-bulan selanjutnya, yaitu Oktober, November, dan Desember,&amp;rdquo; kata Airlangga.&#13;
&#13;
Sebelumnya, bantuan pangan beras diberikan kepada sekitar 33,2 juta keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4. Setiap keluarga penerima memperoleh alokasi 10 kilogram beras per bulan.&#13;
&#13;
Untuk periode penyaluran hingga September 2026, bantuan dilakukan secara rapel sehingga penerima memperoleh total 30 kg beras.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penyaluran bantuan pangan beras 10 kilogram (kg) hingga Desember 2026. Perum Bulog memastikan kesiapan stok beras pemerintah untuk mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima manfaat selama Oktober hingga Desember 2026.&#13;
&#13;
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, Bulog akan mengoptimalkan seluruh sumber daya dan jaringan operasional yang dimiliki untuk memastikan kelancaran penyaluran bantuan pangan beras.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bulog akan mengoptimalkan seluruh sumber daya dan jaringan operasional yang dimiliki dalam mendukung kelancaran penyaluran. Kesiapan stok beras pemerintah, jaringan pergudangan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, serta pengalaman Bulog dalam menjalankan berbagai penugasan pangan nasional menjadi kekuatan untuk memastikan beras dapat dipersiapkan dengan kualitas yang terjaga dan disalurkan secara efektif kepada masyarakat yang berhak menerima,&amp;quot; kata Rizal dalam keterangan resmi, Jakarta, Selasa (8/9/2026).&#13;
&#13;
Rizal menilai keputusan pemerintah untuk melanjutkan program tersebut menunjukkan perhatian pemerintah dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan.&#13;
&#13;
Dari sisi stok, dia menegaskan Bulog siap kembali menyalurkan bantuan pangan beras untuk alokasi Oktober hingga Desember 2026. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan pemenuhan kebutuhan sehari-hari keluarga penerima manfaat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari sisi stok, Bulog sangat siap untuk kembali menyalurkan bantuan pangan beras alokasi Oktober hingga Desember. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan pemenuhan kebutuhan sehari-hari keluarga Penerima Bantuan Pangan, sekaligus memberikan rasa aman bahwa pemerintah hadir memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Perpanjangan bantuan pangan beras tersebut menjadi salah satu langkah antisipatif pemerintah dalam menghadapi potensi fenomena El Nino dan berbagai dinamika yang berpotensi memengaruhi ketersediaan pangan serta aktivitas ekonomi masyarakat.&#13;
&#13;
Sementara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kesiapan menghadapi potensi El Nino turut dibahas dalam rapat terbatas (Ratas) bersama Presiden. Dalam pembahasan tersebut, pemerintah juga mengevaluasi sejumlah program bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat.&#13;
&#13;
Menurut Airlangga, Presiden memberikan arahan agar program bantuan pangan beras diteruskan untuk tiga bulan terakhir tahun ini, yakni Oktober, November dan Desember 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Salah satu program yang mendapat arahan Presiden untuk diteruskan adalah Bantuan Pangan Beras. Arahan Bapak Presiden itu (bantuan beras) dilanjutkan di bulan-bulan selanjutnya, yaitu Oktober, November, dan Desember,&amp;rdquo; kata Airlangga.&#13;
&#13;
Sebelumnya, bantuan pangan beras diberikan kepada sekitar 33,2 juta keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4. Setiap keluarga penerima memperoleh alokasi 10 kilogram beras per bulan.&#13;
&#13;
Untuk periode penyaluran hingga September 2026, bantuan dilakukan secara rapel sehingga penerima memperoleh total 30 kg beras.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
