<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siapakah Pemilik PT Toba Pulp yang Jadi Tersangka Kasus Transfer Pricing?&amp;nbsp;</title><description>Siapakah pemilik PT Toba Pulp yang jadi tersangka kasus transfer pricing? Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan PT Toba Pulp Lestari (TPL)  yang bersandi emiten INRU sebagai tersangka korporasi, dalam kasus dugaan korupsi terkait transfer pricing dan under-invoicing. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/08/320/3240918/siapakah-pemilik-pt-toba-pulp-yang-jadi-tersangka-kasus-transfer-pricing-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/08/320/3240918/siapakah-pemilik-pt-toba-pulp-yang-jadi-tersangka-kasus-transfer-pricing-nbsp"/><item><title>Siapakah Pemilik PT Toba Pulp yang Jadi Tersangka Kasus Transfer Pricing?&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/08/320/3240918/siapakah-pemilik-pt-toba-pulp-yang-jadi-tersangka-kasus-transfer-pricing-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/08/320/3240918/siapakah-pemilik-pt-toba-pulp-yang-jadi-tersangka-kasus-transfer-pricing-nbsp</guid><pubDate>Selasa 08 September 2026 21:03 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/08/320/3240918/pemilik-HMR0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemilik Toba Pulp (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/08/320/3240918/pemilik-HMR0_large.jpg</image><title>Pemilik Toba Pulp (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Siapakah pemilik PT Toba Pulp yang jadi tersangka kasus transfer pricing? Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan PT Toba Pulp Lestari (TPL) &amp;nbsp;yang bersandi emiten INRU sebagai tersangka korporasi, dalam kasus dugaan korupsi terkait transfer pricing dan under-invoicing.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kasus tersebut berkaitan dengan kegiatan ekspor bubur kertas oleh PT TPL kepada perusahaan afiliasinya selama 2008&amp;ndash;2025. PT Toba Pulp Lestari merupakan tersangka baru dalam perkara ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan BP dan SR, yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Direktorat Jenderal Pajak, sebagai tersangka dalam kasus yang sama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim penyidik pada hari ini telah menetapkan korporasi PT TPL Tbk sebagai tersangka,&amp;quot; kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Saiful Bahri Siregar, di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saiful menjelaskan, sejak 2008 hingga 2025, PT Toba Pulp Lestari melakukan kegiatan ekspor produk bubur kertas kepada perusahaan afiliasinya, DP Macau Marketing International Ltd, serta penjualan lokal kepada perusahaan afiliasinya, Asia Pacific Rayon.&#13;
&#13;
Kegiatan usaha tersebut diduga dilakukan secara melawan hukum melalui praktik under-invoicing dengan mengubah dan memanipulasi HS Code produk berdasarkan karakteristik, kegunaan, serta nilai produk tersebut. Lantas Siapakah Pemilik PT Toba Pulp yang Jadi Tersangka Kasus Transfer Pricing? Berikut data dari Okezone.com, Selasa (8/9/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Allied Hill Limited menjadi pemegang saham mayoritas dengan jumlah 1,285 miliar saham, atau setara 92,54 persen. Dan Allied Hill Limited mencatat nama Joseph Oetomo sebagai pemilik manfaat akhir (Ultimate Beneficial Owner/UBO). &amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Joseph Oetomo adalah tangan kanan Sukanto Tanoto, pemilik lama PT TPL yang dikenal sebagai pendiri Royal Golden Eagle (RGE) Group. Dulu namanya Raja Garuda Mas disingkat RGM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk pemegang saham di bawah 5 persen yang tercatat secara warkat, menguasai 29,64 juta saham atau 2,13 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sedangkan pemegang saham di bawah 5 persen secara non-warkat, memiliki 73,98 juta saham, atau 5,33 persen. Dengan free float INRU sebesar 5,33 persen.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Siapakah pemilik PT Toba Pulp yang jadi tersangka kasus transfer pricing? Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan PT Toba Pulp Lestari (TPL) &amp;nbsp;yang bersandi emiten INRU sebagai tersangka korporasi, dalam kasus dugaan korupsi terkait transfer pricing dan under-invoicing.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kasus tersebut berkaitan dengan kegiatan ekspor bubur kertas oleh PT TPL kepada perusahaan afiliasinya selama 2008&amp;ndash;2025. PT Toba Pulp Lestari merupakan tersangka baru dalam perkara ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan BP dan SR, yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Direktorat Jenderal Pajak, sebagai tersangka dalam kasus yang sama.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim penyidik pada hari ini telah menetapkan korporasi PT TPL Tbk sebagai tersangka,&amp;quot; kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Saiful Bahri Siregar, di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saiful menjelaskan, sejak 2008 hingga 2025, PT Toba Pulp Lestari melakukan kegiatan ekspor produk bubur kertas kepada perusahaan afiliasinya, DP Macau Marketing International Ltd, serta penjualan lokal kepada perusahaan afiliasinya, Asia Pacific Rayon.&#13;
&#13;
Kegiatan usaha tersebut diduga dilakukan secara melawan hukum melalui praktik under-invoicing dengan mengubah dan memanipulasi HS Code produk berdasarkan karakteristik, kegunaan, serta nilai produk tersebut. Lantas Siapakah Pemilik PT Toba Pulp yang Jadi Tersangka Kasus Transfer Pricing? Berikut data dari Okezone.com, Selasa (8/9/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Allied Hill Limited menjadi pemegang saham mayoritas dengan jumlah 1,285 miliar saham, atau setara 92,54 persen. Dan Allied Hill Limited mencatat nama Joseph Oetomo sebagai pemilik manfaat akhir (Ultimate Beneficial Owner/UBO). &amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Joseph Oetomo adalah tangan kanan Sukanto Tanoto, pemilik lama PT TPL yang dikenal sebagai pendiri Royal Golden Eagle (RGE) Group. Dulu namanya Raja Garuda Mas disingkat RGM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Untuk pemegang saham di bawah 5 persen yang tercatat secara warkat, menguasai 29,64 juta saham atau 2,13 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sedangkan pemegang saham di bawah 5 persen secara non-warkat, memiliki 73,98 juta saham, atau 5,33 persen. Dengan free float INRU sebesar 5,33 persen.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
