<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Prabowo Bentuk Satgas Kopdes Merah Putih, Purbaya Pastikan Cicilan Aman</title><description>Pemerintahan Prabowo Subianto resmi memperkuat keberlangsungan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui pembentukan satuan tugas (Satgas).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/09/320/3241120/prabowo-bentuk-satgas-kopdes-merah-putih-purbaya-pastikan-cicilan-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/09/320/3241120/prabowo-bentuk-satgas-kopdes-merah-putih-purbaya-pastikan-cicilan-aman"/><item><title> Prabowo Bentuk Satgas Kopdes Merah Putih, Purbaya Pastikan Cicilan Aman</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/09/320/3241120/prabowo-bentuk-satgas-kopdes-merah-putih-purbaya-pastikan-cicilan-aman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/09/320/3241120/prabowo-bentuk-satgas-kopdes-merah-putih-purbaya-pastikan-cicilan-aman</guid><pubDate>Rabu 09 September 2026 20:02 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/09/320/3241120/purbaya-bCv0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Prabowo Bentuk Satgas Kopdes Merah Putih, Purbaya Pastikan Cicilan Aman (Foto: Purbaya/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/09/320/3241120/purbaya-bCv0_large.jpg</image><title> Prabowo Bentuk Satgas Kopdes Merah Putih, Purbaya Pastikan Cicilan Aman (Foto: Purbaya/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintahan Prabowo Subianto resmi memperkuat keberlangsungan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui pembentukan satuan tugas (Satgas) lintas kementerian dan lembaga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Langkah ini disepakati dalam pertemuan tertutup antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).&#13;
&#13;
Purbaya mengatakan bahwa Satgas dibentuk untuk mengoptimalkan potensi KDKMP sekaligus memperkuat perannya dalam menopang sistem logistik nasional dan distribusi barang subsidi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi kami bertiga setuju, sepakat untuk membentuk satu satuan tugas (Satgas) yang bisa memanfaatkan adanya Koperasi Merah Putih secara maksimal,&amp;rdquo; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
Salah satu tugas utama Satgas adalah memastikan rantai pasok barang-barang tertentu berjalan secara eksklusif melalui jaringan KDKMP di tingkat desa dan kelurahan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Termasuk penyaluran barang-barang di sana dipastikan hanya lewat Kopdes Merah Putih, sehingga kita bisa memastikan Koperasi Merah Putih bisa betul-betul kuat menjaga dan membantu sistem logistik di Indonesia,&amp;rdquo; jelas Purbaya.&#13;
&#13;
Di sisi pembiayaan, Purbaya memastikan mekanisme pembayaran cicilan KDKMP disalurkan langsung ke bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berdasarkan permintaan resmi dari Menteri Koperasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Transfer langsung ke Himbara berdasarkan permintaan dari Pak Menteri Koperasi,&amp;rdquo; kata Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Purbaya menegaskan bahwa alokasi dana pembiayaan tersebut sudah tersedia dalam postur anggaran yang ada, sehingga tidak memerlukan penambahan Anggaran Belanja Tambahan (ABT).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Uangnya ada, selama ini dianggarkan. Jadi bukan ABT, memang sudah disediakan,&amp;rdquo; tegas Purbaya.&#13;
&#13;
Untuk menjaga akuntabilitas, pemerintah membentuk tim pengawas gabungan yang melibatkan Kementerian Keuangan dan BP BUMN. Tim ini bertugas mengawal pemanfaatan anggaran serta memastikan infrastruktur KDKMP digunakan secara optimal untuk penyaluran barang-barang subsidi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Makanya nanti dibentuk tim, Menteri Keuangan bersama Kepala BP BUMN. Tim ini nanti ikut memastikan supaya utilitas atau penggunaan ini termasuk kepastian barang-barang subsidi itu menggunakan infrastruktur pemerintah yang namanya sekarang Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP) Merah Putih,&amp;rdquo; ungkap Purbaya.&#13;
&#13;
Purbaya menambahkan, pemerintah tetap memberikan kesempatan perbaikan bagi KDKMP yang belum lolos verifikasi dan validasi hingga akhir tahun. Langkah ini diambil untuk memastikan ekspansi KDKMP tidak memicu risiko kredit bermasalah bagi sektor perbankan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fokus kita adalah jangan sampai perbankan terganggu dengan pinjaman ke KDKMP. Nanti kalau misalnya ada yang tidak sempurna kan bisa disempurnakan ke depan beberapa bulan ke depan sampai akhir tahun yang belum lolos tadi,&amp;rdquo; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintahan Prabowo Subianto resmi memperkuat keberlangsungan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui pembentukan satuan tugas (Satgas) lintas kementerian dan lembaga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Langkah ini disepakati dalam pertemuan tertutup antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).&#13;
&#13;
Purbaya mengatakan bahwa Satgas dibentuk untuk mengoptimalkan potensi KDKMP sekaligus memperkuat perannya dalam menopang sistem logistik nasional dan distribusi barang subsidi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi kami bertiga setuju, sepakat untuk membentuk satu satuan tugas (Satgas) yang bisa memanfaatkan adanya Koperasi Merah Putih secara maksimal,&amp;rdquo; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
Salah satu tugas utama Satgas adalah memastikan rantai pasok barang-barang tertentu berjalan secara eksklusif melalui jaringan KDKMP di tingkat desa dan kelurahan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Termasuk penyaluran barang-barang di sana dipastikan hanya lewat Kopdes Merah Putih, sehingga kita bisa memastikan Koperasi Merah Putih bisa betul-betul kuat menjaga dan membantu sistem logistik di Indonesia,&amp;rdquo; jelas Purbaya.&#13;
&#13;
Di sisi pembiayaan, Purbaya memastikan mekanisme pembayaran cicilan KDKMP disalurkan langsung ke bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berdasarkan permintaan resmi dari Menteri Koperasi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Transfer langsung ke Himbara berdasarkan permintaan dari Pak Menteri Koperasi,&amp;rdquo; kata Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Purbaya menegaskan bahwa alokasi dana pembiayaan tersebut sudah tersedia dalam postur anggaran yang ada, sehingga tidak memerlukan penambahan Anggaran Belanja Tambahan (ABT).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Uangnya ada, selama ini dianggarkan. Jadi bukan ABT, memang sudah disediakan,&amp;rdquo; tegas Purbaya.&#13;
&#13;
Untuk menjaga akuntabilitas, pemerintah membentuk tim pengawas gabungan yang melibatkan Kementerian Keuangan dan BP BUMN. Tim ini bertugas mengawal pemanfaatan anggaran serta memastikan infrastruktur KDKMP digunakan secara optimal untuk penyaluran barang-barang subsidi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Makanya nanti dibentuk tim, Menteri Keuangan bersama Kepala BP BUMN. Tim ini nanti ikut memastikan supaya utilitas atau penggunaan ini termasuk kepastian barang-barang subsidi itu menggunakan infrastruktur pemerintah yang namanya sekarang Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP) Merah Putih,&amp;rdquo; ungkap Purbaya.&#13;
&#13;
Purbaya menambahkan, pemerintah tetap memberikan kesempatan perbaikan bagi KDKMP yang belum lolos verifikasi dan validasi hingga akhir tahun. Langkah ini diambil untuk memastikan ekspansi KDKMP tidak memicu risiko kredit bermasalah bagi sektor perbankan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fokus kita adalah jangan sampai perbankan terganggu dengan pinjaman ke KDKMP. Nanti kalau misalnya ada yang tidak sempurna kan bisa disempurnakan ke depan beberapa bulan ke depan sampai akhir tahun yang belum lolos tadi,&amp;rdquo; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
