<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketahanan Infrastruktur Gas, Respons Darurat Pipa Bawah Laut Disiapkan</title><description>Ketahanan infrastruktur gas diperkuat melalui peningkatan kesiapsiagaan penanganan keadaan darurat pada sistem pipa bawah laut.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/09/320/3241127/ketahanan-infrastruktur-gas-respons-darurat-pipa-bawah-laut-disiapkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/09/320/3241127/ketahanan-infrastruktur-gas-respons-darurat-pipa-bawah-laut-disiapkan"/><item><title>Ketahanan Infrastruktur Gas, Respons Darurat Pipa Bawah Laut Disiapkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/09/320/3241127/ketahanan-infrastruktur-gas-respons-darurat-pipa-bawah-laut-disiapkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/09/320/3241127/ketahanan-infrastruktur-gas-respons-darurat-pipa-bawah-laut-disiapkan</guid><pubDate>Rabu 09 September 2026 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/09/320/3241127/pgn-w1sJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketahanan Infrastruktur Gas, Respons Darurat Pipa Bawah Laut Disiapkan (Foto: Dokumentasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/09/320/3241127/pgn-w1sJ_large.jpg</image><title>Ketahanan Infrastruktur Gas, Respons Darurat Pipa Bawah Laut Disiapkan (Foto: Dokumentasi)</title></images><description>JAKARTA - Ketahanan infrastruktur gas diperkuat melalui peningkatan kesiapsiagaan penanganan keadaan darurat pada sistem pipa bawah laut. Hal ini melalui kolaborasi PT Nusantara Regas (NR) bersama PT PGAS Solution (PGN Solution).&#13;
&#13;
Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keandalan aset dan kontinuitas penyaluran gas yang mendukung kontinuitas penyaluran gas bagi Jakarta dan Jawa Barat.&#13;
&#13;
Direktur Utama PGN Solution Sonny Rahmawan Abdi menyampaikan bahwa efektivitas penanganan keadaan darurat pada infrastruktur energi sangat ditentukan oleh kesiapan dan sinergi antar pihak sejak sebelum insiden terjadi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penanganan keadaan darurat pada infrastruktur energi tidak hanya membutuhkan kecepatan respons, tetapi juga koordinasi, kompetensi, dan kesiapan sumber daya yang kuat,&amp;quot; katanya di Jakarta, Rabu (9/9/2026).&#13;
&#13;
Melalui kerja sama ini, PGN Solution siap mensinergikan kapabilitas yang dimiliki dengan NR untuk memperkuat kesiapan penanganan keadaan darurat, termasuk dalam menjaga keselamatan, keandalan aset, serta keberlangsungan operasi.&#13;
&#13;
Kolaborasi ini sekaligus memperkuat komitmen kedua perusahaan di bawah Subholding Gas Pertamina dalam menjaga asset integrity, operational reliability, keselamatan operasi, perlindungan lingkungan, dan kontinuitas penyaluran gas.&#13;
&#13;
Penguatan kerja sama antara NR dan PGN Solutian ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Kesiapsiagaan Penanganan Keadaan Darurat pada Sistem Pipa Bawah Laut PT Nusantara Regas di Jakarta.&#13;
&#13;
Nota Kesepahaman ini selanjutnya akan menjadi landasan bagi kedua perusahaan untuk menyusun bentuk kerja sama yang lebih operasional melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau Emergency Repair Agreement (ERA).&#13;
&#13;
Kerja sama lanjutan diharapkan dapat memperjelas mekanisme koordinasi, pembagian peran, dan mobilisasi sumber daya dalam menghadapi kondisi darurat pada sistem pipa bawah laut.&#13;
&#13;
Adapun nilai strategis kerja sama itu mengingat sistem pipa bawah laut merupakan tulang punggung rantai operasional NR.&#13;
&#13;
Floating Storage &amp;amp; Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat di Perairan Teluk Jakarta yang terhubung dengan Onshore Receiving Facility (ORF) Muara Karang dioperasikan melalui pipa bawah laut sepanjang sekitar 15 kilometer.&#13;
&#13;
Melalui jalur pipa ini, gas hasil regasifikasi LNG disalurkan menuju daratan untuk memasok gas bagi PLTGU Muara Karang, Tanjung Priok, dan PLTGU Muara Tawar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan peran tersebut, keandalan pipa bawah laut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kontinuitas penyaluran energi bagi sistem kelistrikan di Jakarta dan Jawa Barat.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Teluk Jakarta merupakan salah satu perairan dengan lalu lintas pelayaran terpadat di Indonesia. Jalur pipa yang berada di wilayah tersebut menghadapi berbagai potensi risiko operasional, termasuk aktivitas pelayaran dan kemungkinan gangguan akibat jangkar kapal.&#13;
&#13;
Penanganan kondisi darurat pada infrastruktur bawah laut membutuhkan kesiapan personel, kapal, peralatan, material, serta kompetensi teknis yang dapat dimobilisasi dalam waktu singkat.&#13;
&#13;
Direktur Utama NR Mohd Iskandar Mirza mengatakan kesiapan menghadapi kondisi darurat merupakan bagian penting dalam menjaga keandalan operasi perusahaan.&#13;
&#13;
Terlebih, fasilitas NR memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan pasokan energi bagi pembangkit listrik di Jakarta dan Jawa Barat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mengingat krusialnya peran NR dalam menjaga keberlangsungan pasokan energi di Jakarta dan Jawa Barat, diperlukan langkah strategis untuk memperkuat perlindungan dan kesiapsiagaan terhadap aset operasional perusahaan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem pendukung dan redundansi penanganan yang dibutuhkan apabila terjadi kondisi darurat pada fasilitas NR,&amp;rdquo; ujar Mirza.&#13;
&#13;
Menurut Mirza, kerja sama dengan PGN Solution tidak hanya berfokus pada respons ketika keadaan darurat terjadi, tetapi juga pada penguatan kesiapan seluruh sumber daya yang diperlukan sebelum insiden.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penanganan keadaan darurat membutuhkan kesiapan yang dibangun sebelum insiden terjadi. Oleh karena itu, penyelarasan kompetensi, personel, peralatan, material, dan mekanisme koordinasi menjadi penting agar respons dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur,&amp;rdquo; ujar Mirza.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketahanan infrastruktur gas diperkuat melalui peningkatan kesiapsiagaan penanganan keadaan darurat pada sistem pipa bawah laut. Hal ini melalui kolaborasi PT Nusantara Regas (NR) bersama PT PGAS Solution (PGN Solution).&#13;
&#13;
Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keandalan aset dan kontinuitas penyaluran gas yang mendukung kontinuitas penyaluran gas bagi Jakarta dan Jawa Barat.&#13;
&#13;
Direktur Utama PGN Solution Sonny Rahmawan Abdi menyampaikan bahwa efektivitas penanganan keadaan darurat pada infrastruktur energi sangat ditentukan oleh kesiapan dan sinergi antar pihak sejak sebelum insiden terjadi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penanganan keadaan darurat pada infrastruktur energi tidak hanya membutuhkan kecepatan respons, tetapi juga koordinasi, kompetensi, dan kesiapan sumber daya yang kuat,&amp;quot; katanya di Jakarta, Rabu (9/9/2026).&#13;
&#13;
Melalui kerja sama ini, PGN Solution siap mensinergikan kapabilitas yang dimiliki dengan NR untuk memperkuat kesiapan penanganan keadaan darurat, termasuk dalam menjaga keselamatan, keandalan aset, serta keberlangsungan operasi.&#13;
&#13;
Kolaborasi ini sekaligus memperkuat komitmen kedua perusahaan di bawah Subholding Gas Pertamina dalam menjaga asset integrity, operational reliability, keselamatan operasi, perlindungan lingkungan, dan kontinuitas penyaluran gas.&#13;
&#13;
Penguatan kerja sama antara NR dan PGN Solutian ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Kesiapsiagaan Penanganan Keadaan Darurat pada Sistem Pipa Bawah Laut PT Nusantara Regas di Jakarta.&#13;
&#13;
Nota Kesepahaman ini selanjutnya akan menjadi landasan bagi kedua perusahaan untuk menyusun bentuk kerja sama yang lebih operasional melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau Emergency Repair Agreement (ERA).&#13;
&#13;
Kerja sama lanjutan diharapkan dapat memperjelas mekanisme koordinasi, pembagian peran, dan mobilisasi sumber daya dalam menghadapi kondisi darurat pada sistem pipa bawah laut.&#13;
&#13;
Adapun nilai strategis kerja sama itu mengingat sistem pipa bawah laut merupakan tulang punggung rantai operasional NR.&#13;
&#13;
Floating Storage &amp;amp; Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat di Perairan Teluk Jakarta yang terhubung dengan Onshore Receiving Facility (ORF) Muara Karang dioperasikan melalui pipa bawah laut sepanjang sekitar 15 kilometer.&#13;
&#13;
Melalui jalur pipa ini, gas hasil regasifikasi LNG disalurkan menuju daratan untuk memasok gas bagi PLTGU Muara Karang, Tanjung Priok, dan PLTGU Muara Tawar.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dengan peran tersebut, keandalan pipa bawah laut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kontinuitas penyaluran energi bagi sistem kelistrikan di Jakarta dan Jawa Barat.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Teluk Jakarta merupakan salah satu perairan dengan lalu lintas pelayaran terpadat di Indonesia. Jalur pipa yang berada di wilayah tersebut menghadapi berbagai potensi risiko operasional, termasuk aktivitas pelayaran dan kemungkinan gangguan akibat jangkar kapal.&#13;
&#13;
Penanganan kondisi darurat pada infrastruktur bawah laut membutuhkan kesiapan personel, kapal, peralatan, material, serta kompetensi teknis yang dapat dimobilisasi dalam waktu singkat.&#13;
&#13;
Direktur Utama NR Mohd Iskandar Mirza mengatakan kesiapan menghadapi kondisi darurat merupakan bagian penting dalam menjaga keandalan operasi perusahaan.&#13;
&#13;
Terlebih, fasilitas NR memiliki peran strategis dalam mendukung keberlangsungan pasokan energi bagi pembangkit listrik di Jakarta dan Jawa Barat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mengingat krusialnya peran NR dalam menjaga keberlangsungan pasokan energi di Jakarta dan Jawa Barat, diperlukan langkah strategis untuk memperkuat perlindungan dan kesiapsiagaan terhadap aset operasional perusahaan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun sistem pendukung dan redundansi penanganan yang dibutuhkan apabila terjadi kondisi darurat pada fasilitas NR,&amp;rdquo; ujar Mirza.&#13;
&#13;
Menurut Mirza, kerja sama dengan PGN Solution tidak hanya berfokus pada respons ketika keadaan darurat terjadi, tetapi juga pada penguatan kesiapan seluruh sumber daya yang diperlukan sebelum insiden.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penanganan keadaan darurat membutuhkan kesiapan yang dibangun sebelum insiden terjadi. Oleh karena itu, penyelarasan kompetensi, personel, peralatan, material, dan mekanisme koordinasi menjadi penting agar respons dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur,&amp;rdquo; ujar Mirza.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
