<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sepekan Turun 1,43 Persen ke Level 6.541</title><description>Investor asing kembali melakukan aksi jual sepanjang perdagangan 7??&quot;11 September 2026 yang totalnya mencapai Rp3,36 triliun atau sekitar USD191,3 juta.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/12/278/3241592/ihsg-sepekan-turun-1-43-persen-ke-level-6-541</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/12/278/3241592/ihsg-sepekan-turun-1-43-persen-ke-level-6-541"/><item><title>IHSG Sepekan Turun 1,43 Persen ke Level 6.541</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/12/278/3241592/ihsg-sepekan-turun-1-43-persen-ke-level-6-541</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/12/278/3241592/ihsg-sepekan-turun-1-43-persen-ke-level-6-541</guid><pubDate>Sabtu 12 September 2026 10:08 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/12/278/3241592/ihsg_sepekan-YaZp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Sepekan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/12/278/3241592/ihsg_sepekan-YaZp_large.jpg</image><title>IHSG Sepekan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Investor asing kembali melakukan aksi jual sepanjang perdagangan 7&amp;ndash;11 September 2026 yang totalnya mencapai Rp3,36 triliun atau sekitar USD191,3 juta.&#13;
&#13;
Aksi jual tersebut berbanding terbalik dengan kondisi pada pekan sebelumnya. Pada perdagangan minggu lalu, investor asing masih mencatatkan net buy sebesar Rp2,31 triliun atau sekitar USD130,3 juta.&#13;
&#13;
Perubahan posisi investor asing turut menekan pasar saham secara keseluruhan. IHSG ditutup di level 6.541,377, turun 95,098 poin atau 1,43 persen dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di level 6.636,475.&#13;
&#13;
Sepanjang pekan, IHSG sempat bergerak hingga level tertinggi 6.712,502, sementara level terendah berada di 6.462,960.&#13;
&#13;
Tekanan di pasar juga terlihat dari penurunan aktivitas perdagangan. Rata-rata volume transaksi harian sepanjang pekan ini tercatat 36,09 miliar saham, turun 26,34 persen dibandingkan rata-rata harian pekan sebelumnya yang mencapai 48,99 miliar saham.&#13;
&#13;
Rata-rata nilai transaksi harian juga turun 14,88 persen menjadi Rp16,36 triliun, dari sebelumnya Rp19,22 triliun. Sementara itu, frekuensi transaksi harian turun 7,07 persen menjadi 2,22 juta transaksi.&#13;
&#13;
Secara total, selama lima hari perdagangan, BEI mencatatkan volume transaksi sekitar 180,43 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp81,80 triliun dan frekuensi 11,09 juta transaksi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di tengah aksi jual asing, investor domestik semakin mendominasi aktivitas perdagangan. Porsi investor domestik meningkat dari 67 persen pada pekan sebelumnya menjadi 70 persen pada pekan ini. Sebaliknya, porsi investor asing turun dari 33 persen menjadi 30 persen.&#13;
&#13;
Dalam komposisi perdagangan, investor domestik mencatatkan nilai pembelian sekitar Rp59,10 triliun, sedangkan nilai penjualannya mencapai Rp55,74 triliun. Pada investor asing, nilai pembelian tercatat sekitar Rp22,70 triliun, sementara nilai penjualan lebih tinggi, yakni Rp26,06 triliun. Selisih transaksi tersebut menghasilkan net sell asing sekitar Rp3,36 triliun.&#13;
&#13;
Pelemahan pasar juga tercermin dari jumlah saham yang mengalami penurunan. Sebanyak 314 saham atau 15 persen dari saham yang diperdagangkan mengalami penurunan lebih dari 2 persen. Sebanyak 147 saham atau 33 persen turun antara 0 persen hingga 2 persen.&#13;
&#13;
Di sisi lain, terdapat 193 saham atau 20 persen yang mampu menguat lebih dari 2 persen, sementara 103 saham atau 11 persen naik antara 0 persen hingga 2 persen. Sebanyak 206 saham atau 21 persen tercatat tidak mengalami perubahan.&#13;
&#13;
Dari sisi sektoral, tekanan terbesar datang dari Consumer Cyclicals yang turun 3,17 persen dan Teknologi yang melemah 3,14 persen. Sektor Properti &amp;amp; Real Estat juga turun 2,62 persen.&#13;
&#13;
Namun, tidak seluruh sektor berada dalam tekanan. Sektor Industri justru menguat 2,03 persen, diikuti Healthcare sebesar 1,49 persen, Basic Materials 0,22 persen, serta Transportation &amp;amp; Logistic 0,18 persen.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Investor asing kembali melakukan aksi jual sepanjang perdagangan 7&amp;ndash;11 September 2026 yang totalnya mencapai Rp3,36 triliun atau sekitar USD191,3 juta.&#13;
&#13;
Aksi jual tersebut berbanding terbalik dengan kondisi pada pekan sebelumnya. Pada perdagangan minggu lalu, investor asing masih mencatatkan net buy sebesar Rp2,31 triliun atau sekitar USD130,3 juta.&#13;
&#13;
Perubahan posisi investor asing turut menekan pasar saham secara keseluruhan. IHSG ditutup di level 6.541,377, turun 95,098 poin atau 1,43 persen dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di level 6.636,475.&#13;
&#13;
Sepanjang pekan, IHSG sempat bergerak hingga level tertinggi 6.712,502, sementara level terendah berada di 6.462,960.&#13;
&#13;
Tekanan di pasar juga terlihat dari penurunan aktivitas perdagangan. Rata-rata volume transaksi harian sepanjang pekan ini tercatat 36,09 miliar saham, turun 26,34 persen dibandingkan rata-rata harian pekan sebelumnya yang mencapai 48,99 miliar saham.&#13;
&#13;
Rata-rata nilai transaksi harian juga turun 14,88 persen menjadi Rp16,36 triliun, dari sebelumnya Rp19,22 triliun. Sementara itu, frekuensi transaksi harian turun 7,07 persen menjadi 2,22 juta transaksi.&#13;
&#13;
Secara total, selama lima hari perdagangan, BEI mencatatkan volume transaksi sekitar 180,43 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp81,80 triliun dan frekuensi 11,09 juta transaksi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di tengah aksi jual asing, investor domestik semakin mendominasi aktivitas perdagangan. Porsi investor domestik meningkat dari 67 persen pada pekan sebelumnya menjadi 70 persen pada pekan ini. Sebaliknya, porsi investor asing turun dari 33 persen menjadi 30 persen.&#13;
&#13;
Dalam komposisi perdagangan, investor domestik mencatatkan nilai pembelian sekitar Rp59,10 triliun, sedangkan nilai penjualannya mencapai Rp55,74 triliun. Pada investor asing, nilai pembelian tercatat sekitar Rp22,70 triliun, sementara nilai penjualan lebih tinggi, yakni Rp26,06 triliun. Selisih transaksi tersebut menghasilkan net sell asing sekitar Rp3,36 triliun.&#13;
&#13;
Pelemahan pasar juga tercermin dari jumlah saham yang mengalami penurunan. Sebanyak 314 saham atau 15 persen dari saham yang diperdagangkan mengalami penurunan lebih dari 2 persen. Sebanyak 147 saham atau 33 persen turun antara 0 persen hingga 2 persen.&#13;
&#13;
Di sisi lain, terdapat 193 saham atau 20 persen yang mampu menguat lebih dari 2 persen, sementara 103 saham atau 11 persen naik antara 0 persen hingga 2 persen. Sebanyak 206 saham atau 21 persen tercatat tidak mengalami perubahan.&#13;
&#13;
Dari sisi sektoral, tekanan terbesar datang dari Consumer Cyclicals yang turun 3,17 persen dan Teknologi yang melemah 3,14 persen. Sektor Properti &amp;amp; Real Estat juga turun 2,62 persen.&#13;
&#13;
Namun, tidak seluruh sektor berada dalam tekanan. Sektor Industri justru menguat 2,03 persen, diikuti Healthcare sebesar 1,49 persen, Basic Materials 0,22 persen, serta Transportation &amp;amp; Logistic 0,18 persen.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
