<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AI di WhatsApp Bantu Bisnis Kelola Pesanan hingga Pembayaran, Ini Caranya&amp;nbsp;</title><description>Artificial intelligence (AI) mulai mengubah fungsi WhatsApp dari sekadar kanal komunikasi pelanggan menjadi bagian dari proses transaksi dan operasional bisnis. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/12/320/3241686/ai-di-whatsapp-bantu-bisnis-kelola-pesanan-hingga-pembayaran-ini-caranya-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/12/320/3241686/ai-di-whatsapp-bantu-bisnis-kelola-pesanan-hingga-pembayaran-ini-caranya-nbsp"/><item><title>AI di WhatsApp Bantu Bisnis Kelola Pesanan hingga Pembayaran, Ini Caranya&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/12/320/3241686/ai-di-whatsapp-bantu-bisnis-kelola-pesanan-hingga-pembayaran-ini-caranya-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/12/320/3241686/ai-di-whatsapp-bantu-bisnis-kelola-pesanan-hingga-pembayaran-ini-caranya-nbsp</guid><pubDate>Sabtu 12 September 2026 20:20 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/12/320/3241686/bisnis-v2OU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kelola Bisnis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/12/320/3241686/bisnis-v2OU_large.jpg</image><title>Kelola Bisnis (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Artificial intelligence (AI) mulai mengubah fungsi WhatsApp dari sekadar kanal komunikasi pelanggan menjadi bagian dari proses transaksi dan operasional bisnis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perubahan tersebut terlihat dari penggunaan AI agent yang dapat memproses percakapan pelanggan sekaligus menjalankan sejumlah aktivitas bisnis, mulai dari menerima pesanan, membuat reservasi, mengatur jadwal, hingga memproses pembayaran.&#13;
&#13;
Neobiz meluncurkan platform AI-Native Business OS di Indonesia dengan Neo sebagai AI agent yang bekerja melalui WhatsApp Business.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Platform tersebut menghubungkan percakapan pelanggan dengan sistem operasional bisnis sehingga proses tidak harus berpindah ke berbagai aplikasi.&#13;
&#13;
Founder dan CEO Neobiz Jimmy Petrus menyatakan kebutuhan bisnis saat ini tidak hanya pada kemampuan AI untuk menjawab pertanyaan pelanggan, tetapi juga menyelesaikan proses yang muncul dari percakapan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi bisnis tidak membutuhkan sekadar chatbot lain. Tantangannya adalah bagaimana AI yang berbicara dengan pelanggan juga bisa menyelesaikan pekerjaan di balik percakapan tersebut,&amp;quot; ujar Jimmy dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/9/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan data GWI Q2 2025 yang dimuat dalam Digital 2026 Global Overview Report, sebanyak 90,8 persen pengguna internet Indonesia berusia 16 tahun ke atas menggunakan WhatsApp setidaknya sekali dalam sebulan.&#13;
&#13;
Tingginya penggunaan WhatsApp menjadi salah satu alasan kanal tersebut berpotensi dikembangkan lebih jauh untuk mendukung aktivitas bisnis, terutama dalam menghubungkan interaksi pelanggan dengan proses transaksi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Artificial intelligence (AI) mulai mengubah fungsi WhatsApp dari sekadar kanal komunikasi pelanggan menjadi bagian dari proses transaksi dan operasional bisnis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perubahan tersebut terlihat dari penggunaan AI agent yang dapat memproses percakapan pelanggan sekaligus menjalankan sejumlah aktivitas bisnis, mulai dari menerima pesanan, membuat reservasi, mengatur jadwal, hingga memproses pembayaran.&#13;
&#13;
Neobiz meluncurkan platform AI-Native Business OS di Indonesia dengan Neo sebagai AI agent yang bekerja melalui WhatsApp Business.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Platform tersebut menghubungkan percakapan pelanggan dengan sistem operasional bisnis sehingga proses tidak harus berpindah ke berbagai aplikasi.&#13;
&#13;
Founder dan CEO Neobiz Jimmy Petrus menyatakan kebutuhan bisnis saat ini tidak hanya pada kemampuan AI untuk menjawab pertanyaan pelanggan, tetapi juga menyelesaikan proses yang muncul dari percakapan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi bisnis tidak membutuhkan sekadar chatbot lain. Tantangannya adalah bagaimana AI yang berbicara dengan pelanggan juga bisa menyelesaikan pekerjaan di balik percakapan tersebut,&amp;quot; ujar Jimmy dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/9/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berdasarkan data GWI Q2 2025 yang dimuat dalam Digital 2026 Global Overview Report, sebanyak 90,8 persen pengguna internet Indonesia berusia 16 tahun ke atas menggunakan WhatsApp setidaknya sekali dalam sebulan.&#13;
&#13;
Tingginya penggunaan WhatsApp menjadi salah satu alasan kanal tersebut berpotensi dikembangkan lebih jauh untuk mendukung aktivitas bisnis, terutama dalam menghubungkan interaksi pelanggan dengan proses transaksi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
