<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pergantian Purbaya Cuma Jadi Sentimen Sesaat, Asing Masih Net Sell Rp330 Miliar</title><description>Pelaku pasar cenderung bersikap wait and see sambil menantikan langkah konkret Suahasil Nazara dalam menjalankan kebijakan fiskal&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/15/278/3242084/pergantian-purbaya-cuma-jadi-sentimen-sesaat-asing-masih-net-sell-rp330-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/15/278/3242084/pergantian-purbaya-cuma-jadi-sentimen-sesaat-asing-masih-net-sell-rp330-miliar"/><item><title>Pergantian Purbaya Cuma Jadi Sentimen Sesaat, Asing Masih Net Sell Rp330 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/15/278/3242084/pergantian-purbaya-cuma-jadi-sentimen-sesaat-asing-masih-net-sell-rp330-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/15/278/3242084/pergantian-purbaya-cuma-jadi-sentimen-sesaat-asing-masih-net-sell-rp330-miliar</guid><pubDate>Selasa 15 September 2026 07:47 WIB</pubDate><dc:creator>Rohman Wibowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/15/278/3242084/purbaya-iMa5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Diganti Suahasil Nazara. (Foto: Okezone.com/IMG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/15/278/3242084/purbaya-iMa5_large.jpg</image><title>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Diganti Suahasil Nazara. (Foto: Okezone.com/IMG)</title></images><description>JAKARTA - Sentimen positif di pasar modal domestik pascapergantian Menteri Keuangan dinilai bersifat sesaat dan belum mencerminkan pemulihan kepercayaan investor secara menyeluruh.&#13;
&#13;
Pengamat pasar modal Hendra Wardana mengatakan pelaku pasar cenderung bersikap wait and see sambil menantikan langkah konkret Suahasil Nazara dalam menjalankan kebijakan fiskal sebagai pengganti Purbaya Yudhi Sadewa.&#13;
&#13;
Menurut Hendra, euforia pasar terhadap pergantian nakhoda bendahara negara mulai mereda seiring meningkatnya sikap hati-hati investor. Pelaku pasar menilai pergantian kepemimpinan tersebut baru memberikan kepastian mengenai sosok pejabat yang memimpin kebijakan fiskal, tetapi belum menyelesaikan berbagai persoalan fiskal yang dihadapi pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rebound IHSG setelah Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa lebih mencerminkan relief rally karena pasar mendapat kepastian figur, tetapi buktinya investor asing masih mencatat net sell sekitar Rp330 miliar dan indeks ditutup turun tipis 0,10 persen ke 6.534 sehingga pasar belum sepenuhnya membeli ceritanya,&amp;quot; ujar Hendra kepada iNews Media Group, Selasa (15/9/2026).&#13;
&#13;
Suahasil sebenarnya mengantongi bekal mumpuni di mata pelaku pasar. Pengalamannya sebagai Wakil Menteri Keuangan membuat teknokrat ini memahami struktur anggaran, postur penerimaan dan belanja, pembiayaan utang, hingga sensitivitas pasar sehingga proses adaptasinya tidak memerlukan waktu panjang.&#13;
&#13;
Namun, kata Hendra, jam terbang tersebut justru melahirkan ekspektasi tinggi agar kementerian mampu memulihkan persepsi terhadap arah fiskal secara cepat.&#13;
&#13;
Pasar keuangan kini menantikan peta jalan yang konkret mengenai strategi pembiayaan defisit anggaran serta koordinasi fiskal dan moneter demi menjaga stabilitas rupiah. Kejelasan komunikasi dari otoritas fiskal dinilai krusial agar apresiasi pasar saham tidak berujung pada jebakan penguatan semu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ujian pertama Suahasil adalah mengembalikan kredibilitas dan prediktabilitas kebijakan fiskal, sebab jika komunikasi tidak solid dan kebijakan kembali berubah-ubah, penguatan IHSG bisa cepat berubah menjadi false rebound,&amp;quot; kata Hendra.&#13;
&#13;
Pergantian menteri ini pun dinilai Hendra sebatas katalis awal dan bukan pengubah peta permainan secara otomatis di bursa saham. Pasalnya, tekanan makroekonomi eksternal masih cukup pekat, mulai dari lonjakan harga minyak mentah Brent di atas US$107 per barel yang memicu inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah di kisaran Rp17.669 per dolar AS, ketidakpastian arah suku bunga acuan global, hingga koreksi saham sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI) di bursa regional Asia.&#13;
&#13;
Dari kacamata teknikal, Hendra menilai indeks komposit domestik saat ini berada di persimpangan krusial untuk menguji kekuatan pembalikan arah. Peluang kenaikan lanjutan dinilai sangat bergantung pada kemampuan indeks bertahan di atas batas toleransi psikologisnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Area 6.500 menjadi level psikologis penting. Selama mampu dipertahankan, ruang rebound menuju 6.600&amp;ndash;6.700 terbuka. Namun, jika jebol, investor harus bersiap menghadapi konsolidasi yang lebih dalam,&amp;quot; papar Hendra.&#13;
&#13;
Jika level 6.700 mampu ditembus dengan sokongan volume beli yang solid dan kembalinya aliran dana asing, indeks berpotensi menguji rentang 6.800 hingga 6.900. Kendati demikian, Hendra menekankan fase saat ini masih menjadi ajang pembuktian fundamental dan belum dapat dipastikan sebagai titik awal tren bullish baru.&#13;
&#13;
Dalam situasi transisi ini, sektor perbankan dinilai paling prospektif karena paling responsif terhadap pemulihan sentimen ekonomi domestik. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) disematkan rekomendasi trading buy dengan target harga Rp3.600 per saham, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan target Rp4.730 per saham berkat likuiditasnya yang tebal.&#13;
&#13;
Sementara di luar sektor keuangan, saham PT Folk Digital Solusi Tbk (FOLK) direkomendasikan trading buy dengan target Rp316 per saham, serta saham PT WIR ASIA Tbk (WIRG) dengan rekomendasi speculative buy berpatokan pada target harga Rp90 per saham bagi investor berprofil risiko agresif.&#13;
&#13;
Hendra menggarisbawahi bahwa pelaku pasar dapat tetap bersikap objektif dan tidak terbuai sentimen jangka pendek akibat perombakan pos kementerian. Kelanjutan reli indeks saham ke depan sepenuhnya bergantung pada konsistensi eksekusi anggaran serta disiplin fiskal yang nyata.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pesan saya kepada investor sederhana, jangan terjebak euforia pergantian Menteri Keuangan, karena dalam kondisi saat ini pasar menunggu kepastian kebijakan dan sebaiknya tidak membeli harapan, tetapi membeli bukti,&amp;quot; urai Hendra.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sentimen positif di pasar modal domestik pascapergantian Menteri Keuangan dinilai bersifat sesaat dan belum mencerminkan pemulihan kepercayaan investor secara menyeluruh.&#13;
&#13;
Pengamat pasar modal Hendra Wardana mengatakan pelaku pasar cenderung bersikap wait and see sambil menantikan langkah konkret Suahasil Nazara dalam menjalankan kebijakan fiskal sebagai pengganti Purbaya Yudhi Sadewa.&#13;
&#13;
Menurut Hendra, euforia pasar terhadap pergantian nakhoda bendahara negara mulai mereda seiring meningkatnya sikap hati-hati investor. Pelaku pasar menilai pergantian kepemimpinan tersebut baru memberikan kepastian mengenai sosok pejabat yang memimpin kebijakan fiskal, tetapi belum menyelesaikan berbagai persoalan fiskal yang dihadapi pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rebound IHSG setelah Suahasil Nazara menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa lebih mencerminkan relief rally karena pasar mendapat kepastian figur, tetapi buktinya investor asing masih mencatat net sell sekitar Rp330 miliar dan indeks ditutup turun tipis 0,10 persen ke 6.534 sehingga pasar belum sepenuhnya membeli ceritanya,&amp;quot; ujar Hendra kepada iNews Media Group, Selasa (15/9/2026).&#13;
&#13;
Suahasil sebenarnya mengantongi bekal mumpuni di mata pelaku pasar. Pengalamannya sebagai Wakil Menteri Keuangan membuat teknokrat ini memahami struktur anggaran, postur penerimaan dan belanja, pembiayaan utang, hingga sensitivitas pasar sehingga proses adaptasinya tidak memerlukan waktu panjang.&#13;
&#13;
Namun, kata Hendra, jam terbang tersebut justru melahirkan ekspektasi tinggi agar kementerian mampu memulihkan persepsi terhadap arah fiskal secara cepat.&#13;
&#13;
Pasar keuangan kini menantikan peta jalan yang konkret mengenai strategi pembiayaan defisit anggaran serta koordinasi fiskal dan moneter demi menjaga stabilitas rupiah. Kejelasan komunikasi dari otoritas fiskal dinilai krusial agar apresiasi pasar saham tidak berujung pada jebakan penguatan semu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ujian pertama Suahasil adalah mengembalikan kredibilitas dan prediktabilitas kebijakan fiskal, sebab jika komunikasi tidak solid dan kebijakan kembali berubah-ubah, penguatan IHSG bisa cepat berubah menjadi false rebound,&amp;quot; kata Hendra.&#13;
&#13;
Pergantian menteri ini pun dinilai Hendra sebatas katalis awal dan bukan pengubah peta permainan secara otomatis di bursa saham. Pasalnya, tekanan makroekonomi eksternal masih cukup pekat, mulai dari lonjakan harga minyak mentah Brent di atas US$107 per barel yang memicu inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah di kisaran Rp17.669 per dolar AS, ketidakpastian arah suku bunga acuan global, hingga koreksi saham sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI) di bursa regional Asia.&#13;
&#13;
Dari kacamata teknikal, Hendra menilai indeks komposit domestik saat ini berada di persimpangan krusial untuk menguji kekuatan pembalikan arah. Peluang kenaikan lanjutan dinilai sangat bergantung pada kemampuan indeks bertahan di atas batas toleransi psikologisnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Area 6.500 menjadi level psikologis penting. Selama mampu dipertahankan, ruang rebound menuju 6.600&amp;ndash;6.700 terbuka. Namun, jika jebol, investor harus bersiap menghadapi konsolidasi yang lebih dalam,&amp;quot; papar Hendra.&#13;
&#13;
Jika level 6.700 mampu ditembus dengan sokongan volume beli yang solid dan kembalinya aliran dana asing, indeks berpotensi menguji rentang 6.800 hingga 6.900. Kendati demikian, Hendra menekankan fase saat ini masih menjadi ajang pembuktian fundamental dan belum dapat dipastikan sebagai titik awal tren bullish baru.&#13;
&#13;
Dalam situasi transisi ini, sektor perbankan dinilai paling prospektif karena paling responsif terhadap pemulihan sentimen ekonomi domestik. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) disematkan rekomendasi trading buy dengan target harga Rp3.600 per saham, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan target Rp4.730 per saham berkat likuiditasnya yang tebal.&#13;
&#13;
Sementara di luar sektor keuangan, saham PT Folk Digital Solusi Tbk (FOLK) direkomendasikan trading buy dengan target Rp316 per saham, serta saham PT WIR ASIA Tbk (WIRG) dengan rekomendasi speculative buy berpatokan pada target harga Rp90 per saham bagi investor berprofil risiko agresif.&#13;
&#13;
Hendra menggarisbawahi bahwa pelaku pasar dapat tetap bersikap objektif dan tidak terbuai sentimen jangka pendek akibat perombakan pos kementerian. Kelanjutan reli indeks saham ke depan sepenuhnya bergantung pada konsistensi eksekusi anggaran serta disiplin fiskal yang nyata.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pesan saya kepada investor sederhana, jangan terjebak euforia pergantian Menteri Keuangan, karena dalam kondisi saat ini pasar menunggu kepastian kebijakan dan sebaiknya tidak membeli harapan, tetapi membeli bukti,&amp;quot; urai Hendra.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
