<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sesi I Anjlok 1,1 Persen ke 6.313&amp;nbsp;</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,11 persen atau 71,16 poin ke level 6.313,57 pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (22/9/2026)&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/22/278/3243504/ihsg-sesi-i-anjlok-1-1-persen-ke-6-313-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/22/278/3243504/ihsg-sesi-i-anjlok-1-1-persen-ke-6-313-nbsp"/><item><title>IHSG Sesi I Anjlok 1,1 Persen ke 6.313&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/22/278/3243504/ihsg-sesi-i-anjlok-1-1-persen-ke-6-313-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/22/278/3243504/ihsg-sesi-i-anjlok-1-1-persen-ke-6-313-nbsp</guid><pubDate>Selasa 22 September 2026 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/22/278/3243504/ihsg-ySJw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Sesi I Anjlok 1,1 Persen ke 6.313&amp;nbsp;(Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/22/278/3243504/ihsg-ySJw_large.jpg</image><title>IHSG Sesi I Anjlok 1,1 Persen ke 6.313&amp;nbsp;(Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,11 persen atau 71,16 poin ke level 6.313,57 pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (22/9/2026). Padahal, pagi tadi IHSG dibuka menguat ke 6.392.&#13;
&#13;
Sepanjang perdagangan sesi I, IHSG bergerak di rentang 6.277-6.423. Tekanan jual terlihat dari mayoritas saham yang diperdagangkan.&#13;
&#13;
Tercatat sebanyak 157 saham menguat, sedangkan 537 saham melemah dan 269 saham lainnya stagnan.&#13;
&#13;
Volume perdagangan mencapai 19,6 miliar saham dengan nilai transaksi Rp7,9 triliun. Sementara frekuensi transaksi tercatat sebanyak 13 juta kali.&#13;
&#13;
Dari jajaran saham yang menguat, Fortune Indonesia (FORU) memimpin top gainers dengan kenaikan 34,35 persen. Disusul Dyandra Media International (DYAN) yang naik 26,74 persen dan Satria Antaran Prima (SAPX) menguat 24,50 persen.&#13;
&#13;
Sementara itu, Bumi Benoeo Sukses Sejahtera (BBSS) menjadi saham dengan penurunan terdalam, yakni 13,73 persen. Kemudian Perintis Triniti Properti (TRIN) turun 11,50 persen dan Lima Dua Lima Tiga (LUCY) melemah 9,94 persen.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hampir seluruh sektor saham berada di zona merah. Sektor energi mencatat pelemahan terdalam sebesar 2,22 persen.&#13;
&#13;
Kemudian sektor industri turun 1,70 persen, sektor properti melemah 1,35 persen, sektor bahan baku turun 1,19 persen, dan sektor non-siklikal terkoreksi 1,16 persen.&#13;
&#13;
Sektor kesehatan turun 0,95 persen, infrastruktur melemah 0,88 persen, keuangan turun 0,79 persen, transportasi terkoreksi 0,77 persen, serta teknologi turun 0,65 persen.&#13;
&#13;
Adapun sektor siklikal menjadi sektor dengan pelemahan paling tipis, yakni sebesar 0,16 persen.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,11 persen atau 71,16 poin ke level 6.313,57 pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (22/9/2026). Padahal, pagi tadi IHSG dibuka menguat ke 6.392.&#13;
&#13;
Sepanjang perdagangan sesi I, IHSG bergerak di rentang 6.277-6.423. Tekanan jual terlihat dari mayoritas saham yang diperdagangkan.&#13;
&#13;
Tercatat sebanyak 157 saham menguat, sedangkan 537 saham melemah dan 269 saham lainnya stagnan.&#13;
&#13;
Volume perdagangan mencapai 19,6 miliar saham dengan nilai transaksi Rp7,9 triliun. Sementara frekuensi transaksi tercatat sebanyak 13 juta kali.&#13;
&#13;
Dari jajaran saham yang menguat, Fortune Indonesia (FORU) memimpin top gainers dengan kenaikan 34,35 persen. Disusul Dyandra Media International (DYAN) yang naik 26,74 persen dan Satria Antaran Prima (SAPX) menguat 24,50 persen.&#13;
&#13;
Sementara itu, Bumi Benoeo Sukses Sejahtera (BBSS) menjadi saham dengan penurunan terdalam, yakni 13,73 persen. Kemudian Perintis Triniti Properti (TRIN) turun 11,50 persen dan Lima Dua Lima Tiga (LUCY) melemah 9,94 persen.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hampir seluruh sektor saham berada di zona merah. Sektor energi mencatat pelemahan terdalam sebesar 2,22 persen.&#13;
&#13;
Kemudian sektor industri turun 1,70 persen, sektor properti melemah 1,35 persen, sektor bahan baku turun 1,19 persen, dan sektor non-siklikal terkoreksi 1,16 persen.&#13;
&#13;
Sektor kesehatan turun 0,95 persen, infrastruktur melemah 0,88 persen, keuangan turun 0,79 persen, transportasi terkoreksi 0,77 persen, serta teknologi turun 0,65 persen.&#13;
&#13;
Adapun sektor siklikal menjadi sektor dengan pelemahan paling tipis, yakni sebesar 0,16 persen.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
