<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Buka Suara soal Beras Premium Langka di Retail Modern</title><description>Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso merespons kelangkaan beras premium di retail modern. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/22/320/3243580/mendag-buka-suara-soal-beras-premium-langka-di-retail-modern</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/22/320/3243580/mendag-buka-suara-soal-beras-premium-langka-di-retail-modern"/><item><title>Mendag Buka Suara soal Beras Premium Langka di Retail Modern</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/22/320/3243580/mendag-buka-suara-soal-beras-premium-langka-di-retail-modern</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/22/320/3243580/mendag-buka-suara-soal-beras-premium-langka-di-retail-modern</guid><pubDate>Selasa 22 September 2026 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/22/320/3243580/mendag-nbh9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/22/320/3243580/mendag-nbh9_large.jpg</image><title>Mendag (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso merespons kelangkaan beras premium di retail modern.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia mengatakan pemerintah telah menyepakati penyaluran beras oleh Perum Bulog ke jaringan ritel modern.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, kan kemarin sudah dari Pak Kepala Bapanas juga, kemudian dari Bulog kan akan mensuplai, ya, beras,&amp;quot; kata Menteriyang akrab disapa Busan itu di sela acara soft launching platform digital InaExport di Jakarta, Selasa (22/9/2026).&#13;
&#13;
Saat ditanya mengenai beras Bulog yang hingga kini belum tersedia di sejumlah supermarket, Budi mengatakan pihaknya akan kembali mengomunikasikan persoalan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beras nanti coba kami komunikasikan, ya. Tapi kemarin kan sudah disepakati akan mensuplai beras di ritel modern,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, kelangkaan beras premium terjadi di sejumlah retail modern. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman telah memerintahkan Perum Bulog untuk menambah pasokan beras ke ritel modern.&#13;
&#13;
Tambahan pasokan tersebut mencapai 300 ribu ton. Amran bahkan menyebut jumlah itu dapat ditambah jika diperlukan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudahlah kalau 200 (ribu ton) 300 ribu (ton), berasnya banyak. Ya you aja sampaikan bahwa diperintahkan tulis judulnya, Kepala Bapanas memerintahkan Bulog 300 ribu (ton) bila perlu kali tiga,&amp;rdquo; kata Amran.&#13;
&#13;
Menurutnya, penambahan pasokan dilakukan karena cadangan beras pemerintah masih dalam jumlah besar. Stok beras pemerintah saat ini disebut berada di kisaran 4,6 juta hingga 5 juta ton.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah perintahkan Bulog. Berasnya banyak, kurang lebih 5 juta ton, 4,6 (juta ton) hari ini. Kita sewa gudang 2 juta ton. Udah, kita kirim. Beras aman,&amp;quot; ujar Amran.&#13;
binti&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso merespons kelangkaan beras premium di retail modern.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia mengatakan pemerintah telah menyepakati penyaluran beras oleh Perum Bulog ke jaringan ritel modern.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, kan kemarin sudah dari Pak Kepala Bapanas juga, kemudian dari Bulog kan akan mensuplai, ya, beras,&amp;quot; kata Menteriyang akrab disapa Busan itu di sela acara soft launching platform digital InaExport di Jakarta, Selasa (22/9/2026).&#13;
&#13;
Saat ditanya mengenai beras Bulog yang hingga kini belum tersedia di sejumlah supermarket, Budi mengatakan pihaknya akan kembali mengomunikasikan persoalan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beras nanti coba kami komunikasikan, ya. Tapi kemarin kan sudah disepakati akan mensuplai beras di ritel modern,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, kelangkaan beras premium terjadi di sejumlah retail modern. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman telah memerintahkan Perum Bulog untuk menambah pasokan beras ke ritel modern.&#13;
&#13;
Tambahan pasokan tersebut mencapai 300 ribu ton. Amran bahkan menyebut jumlah itu dapat ditambah jika diperlukan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudahlah kalau 200 (ribu ton) 300 ribu (ton), berasnya banyak. Ya you aja sampaikan bahwa diperintahkan tulis judulnya, Kepala Bapanas memerintahkan Bulog 300 ribu (ton) bila perlu kali tiga,&amp;rdquo; kata Amran.&#13;
&#13;
Menurutnya, penambahan pasokan dilakukan karena cadangan beras pemerintah masih dalam jumlah besar. Stok beras pemerintah saat ini disebut berada di kisaran 4,6 juta hingga 5 juta ton.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah perintahkan Bulog. Berasnya banyak, kurang lebih 5 juta ton, 4,6 (juta ton) hari ini. Kita sewa gudang 2 juta ton. Udah, kita kirim. Beras aman,&amp;quot; ujar Amran.&#13;
binti&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
