<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tren Ekonomi Kreatif di RI Ditopang Ekosistem Digital</title><description>Pertumbuhan ekonomi kreatif dan ekosistem digital di Indonesia kini tidak lagi didominasi oleh kota-kota metropolitan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/22/455/3243448/tren-ekonomi-kreatif-di-ri-ditopang-ekosistem-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/22/455/3243448/tren-ekonomi-kreatif-di-ri-ditopang-ekosistem-digital"/><item><title>Tren Ekonomi Kreatif di RI Ditopang Ekosistem Digital</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/22/455/3243448/tren-ekonomi-kreatif-di-ri-ditopang-ekosistem-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/22/455/3243448/tren-ekonomi-kreatif-di-ri-ditopang-ekosistem-digital</guid><pubDate>Selasa 22 September 2026 10:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/22/455/3243448/ekraf-qdIr_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tren Ekonomi Kreatif di RI Ditopang Ekosistem Digital (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/22/455/3243448/ekraf-qdIr_large.jpg</image><title>Tren Ekonomi Kreatif di RI Ditopang Ekosistem Digital (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi kreatif dan ekosistem digital di Indonesia kini tidak lagi didominasi oleh kota-kota metropolitan. Jika sebelumnya bisnis pembuatan konten dan pemasaran digital identik dengan kota-kota besar, kini potensinya mulai digarap secara serius oleh para pelaku usaha di wilayah kabupaten tingkat dua.&#13;
&#13;
Daerah tingkat kabupaten, seperti Purwodadi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini mulai menunjukkan geliat pesat di sektor kreator konten dan pemasaran digital.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melihat potensi besar industri digital untuk terus berkembang, terutama di daerah seperti Purwodadi. Kehadiran kami adalah wujud komitmen kami untuk tidak hanya berpartisipasi, namun juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif lokal,&amp;quot; kata pendiri sekaligus pemilik PT Cekink Ervada Digital Sigit Try Wibowo dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (22/9/2026).&#13;
&#13;
Dia memandang bahwa tren digitalisasi membuka peluang besar bagi para inovator dan pelaku bisnis di berbagai daerah untuk unjuk gigi. Perusahaan yang berdiri sejak 29 Januari 2023 ini menilai keterlibatan SDM lokal ini &amp;nbsp;menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Muhlisin, salah satu pekerja di perusahaan tersebut, mengakui bahwa bekerja di sektor digital memberikan ruang bagi anak muda daerah untuk terus berinovasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lingkungan kerja di sini sangat dinamis dan inovatif, memungkinkan kami untuk terus belajar serta berkontribusi nyata dalam setiap proyek. Kami bangga menjadi bagian dari perkembangan industri digital di Purwodadi,&amp;quot; tutur Muhlisin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kehadiran penggerak industri seperti ini membuktikan bahwa inovasi dan potensi ekonomi digital bisa lahir dan berkembang dari sekaligus diharapkan mampu memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi perputaran perekonomian kreatif.&#13;
&#13;
Diketahui, sektor ekonomi kreatif menjadi penopang perekonomian nasional, dengan kontribusi PDB Rp1.611,2 triliun pada 2024, pertumbuhan di atas rata-rata nasional, serta menyerap 27,4 juta tenaga kerja yang didominasi generasi muda.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi kreatif dan ekosistem digital di Indonesia kini tidak lagi didominasi oleh kota-kota metropolitan. Jika sebelumnya bisnis pembuatan konten dan pemasaran digital identik dengan kota-kota besar, kini potensinya mulai digarap secara serius oleh para pelaku usaha di wilayah kabupaten tingkat dua.&#13;
&#13;
Daerah tingkat kabupaten, seperti Purwodadi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini mulai menunjukkan geliat pesat di sektor kreator konten dan pemasaran digital.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melihat potensi besar industri digital untuk terus berkembang, terutama di daerah seperti Purwodadi. Kehadiran kami adalah wujud komitmen kami untuk tidak hanya berpartisipasi, namun juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif lokal,&amp;quot; kata pendiri sekaligus pemilik PT Cekink Ervada Digital Sigit Try Wibowo dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (22/9/2026).&#13;
&#13;
Dia memandang bahwa tren digitalisasi membuka peluang besar bagi para inovator dan pelaku bisnis di berbagai daerah untuk unjuk gigi. Perusahaan yang berdiri sejak 29 Januari 2023 ini menilai keterlibatan SDM lokal ini &amp;nbsp;menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Muhlisin, salah satu pekerja di perusahaan tersebut, mengakui bahwa bekerja di sektor digital memberikan ruang bagi anak muda daerah untuk terus berinovasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lingkungan kerja di sini sangat dinamis dan inovatif, memungkinkan kami untuk terus belajar serta berkontribusi nyata dalam setiap proyek. Kami bangga menjadi bagian dari perkembangan industri digital di Purwodadi,&amp;quot; tutur Muhlisin.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kehadiran penggerak industri seperti ini membuktikan bahwa inovasi dan potensi ekonomi digital bisa lahir dan berkembang dari sekaligus diharapkan mampu memberikan efek ganda (multiplier effect) bagi perputaran perekonomian kreatif.&#13;
&#13;
Diketahui, sektor ekonomi kreatif menjadi penopang perekonomian nasional, dengan kontribusi PDB Rp1.611,2 triliun pada 2024, pertumbuhan di atas rata-rata nasional, serta menyerap 27,4 juta tenaga kerja yang didominasi generasi muda.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
