<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astra (ASII) Perkuat Bisnis Otomotif, Jasa Keuangan hingga Tambang</title><description>PT Astra International Tbk (ASII) menyatakan akan terus memperkuat tiga bisnis inti yang menjadi sumber utama pendapatan perseroan, yakni otomotif, jasa keuangan, serta mining solutions and equipment.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/23/320/3243749/astra-asii-perkuat-bisnis-otomotif-jasa-keuangan-hingga-tambang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/23/320/3243749/astra-asii-perkuat-bisnis-otomotif-jasa-keuangan-hingga-tambang"/><item><title>Astra (ASII) Perkuat Bisnis Otomotif, Jasa Keuangan hingga Tambang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/23/320/3243749/astra-asii-perkuat-bisnis-otomotif-jasa-keuangan-hingga-tambang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/23/320/3243749/astra-asii-perkuat-bisnis-otomotif-jasa-keuangan-hingga-tambang</guid><pubDate>Rabu 23 September 2026 16:08 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/23/320/3243749/astra-sKnP_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Astra (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/23/320/3243749/astra-sKnP_large.jpg</image><title>Astra (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Astra International Tbk (ASII) menyatakan akan terus memperkuat tiga bisnis inti yang menjadi sumber utama pendapatan perseroan, yakni otomotif, jasa keuangan, serta mining solutions and equipment.&#13;
&#13;
Head of Corporate Investor Relations PT Astra International, Tira Ardianti mengatakan ketiga bisnis tersebut merupakan penyumbang sekitar 90 persen terhadap pendapatan konsolidasi Astra.&#13;
&#13;
Tira mengatakan Astra masih melihat peluang pertumbuhan pada ketiga bisnis inti tersebut. Karena itu, perseroan akan mempertahankan fokus strateginya sekaligus mengembangkan bisnis lainnya dengan pendekatan yang lebih selektif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada tiga bisnis ini kami masih melihat banyak peluang pertumbuhan ke depan, dan kami akan terus memperkuatnya, akan terus mempertahankan fokus strategi kita kepada tiga bisnis ini, sambil kemudian kami sudah memilih platform yang lebih jelas juga terhadap wider businesses dengan pendekatan-pendekatan yang akan saya jelaskan,&amp;quot; katanya dalam Astra Media Day, Rabu (23/9/2026).&#13;
&#13;
Tira memaparkan, pada sektor otomotif, Astra akan memanfaatkan ekosistem yang telah dibangun selama puluhan tahun, mulai dari manufaktur, distribusi, penjualan ritel, pembiayaan, asuransi, hingga layanan purnajual dan kendaraan bekas.&#13;
&#13;
Sementara pada jasa keuangan, Astra memiliki bisnis pembiayaan konsumen, alat berat, digital, fintech, asuransi umum hingga asuransi jiwa. Bisnis tersebut ditopang basis data pelanggan yang luas, jaringan leasing nasional serta kemampuan analisis kredit dan penagihan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun pada bisnis heavy equipment and mining solutions, Astra mengandalkan United Tractors yang memiliki bisnis terintegrasi mulai dari distribusi alat berat, kontraktor pertambangan hingga kepemilikan tambang, termasuk emas dan nikel.&#13;
&#13;
Di luar tiga bisnis inti, Astra juga akan menerapkan pendekatan berbeda terhadap wider businesses, yakni invest, partner, dan capital allocation. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan alokasi modal diarahkan pada bisnis yang memiliki potensi pertumbuhan dan dapat memperkuat kapabilitas Astra.&#13;
&#13;
&amp;quot;Paling intinya, semua pendekatan yang dilakukan itu adalah bisnis yang lebih berkualitas dan mengoptimalkan alokasi modal kami untuk memperkuat kapabilitas,&amp;quot; tutup Tira.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Astra International Tbk (ASII) menyatakan akan terus memperkuat tiga bisnis inti yang menjadi sumber utama pendapatan perseroan, yakni otomotif, jasa keuangan, serta mining solutions and equipment.&#13;
&#13;
Head of Corporate Investor Relations PT Astra International, Tira Ardianti mengatakan ketiga bisnis tersebut merupakan penyumbang sekitar 90 persen terhadap pendapatan konsolidasi Astra.&#13;
&#13;
Tira mengatakan Astra masih melihat peluang pertumbuhan pada ketiga bisnis inti tersebut. Karena itu, perseroan akan mempertahankan fokus strateginya sekaligus mengembangkan bisnis lainnya dengan pendekatan yang lebih selektif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada tiga bisnis ini kami masih melihat banyak peluang pertumbuhan ke depan, dan kami akan terus memperkuatnya, akan terus mempertahankan fokus strategi kita kepada tiga bisnis ini, sambil kemudian kami sudah memilih platform yang lebih jelas juga terhadap wider businesses dengan pendekatan-pendekatan yang akan saya jelaskan,&amp;quot; katanya dalam Astra Media Day, Rabu (23/9/2026).&#13;
&#13;
Tira memaparkan, pada sektor otomotif, Astra akan memanfaatkan ekosistem yang telah dibangun selama puluhan tahun, mulai dari manufaktur, distribusi, penjualan ritel, pembiayaan, asuransi, hingga layanan purnajual dan kendaraan bekas.&#13;
&#13;
Sementara pada jasa keuangan, Astra memiliki bisnis pembiayaan konsumen, alat berat, digital, fintech, asuransi umum hingga asuransi jiwa. Bisnis tersebut ditopang basis data pelanggan yang luas, jaringan leasing nasional serta kemampuan analisis kredit dan penagihan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun pada bisnis heavy equipment and mining solutions, Astra mengandalkan United Tractors yang memiliki bisnis terintegrasi mulai dari distribusi alat berat, kontraktor pertambangan hingga kepemilikan tambang, termasuk emas dan nikel.&#13;
&#13;
Di luar tiga bisnis inti, Astra juga akan menerapkan pendekatan berbeda terhadap wider businesses, yakni invest, partner, dan capital allocation. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan alokasi modal diarahkan pada bisnis yang memiliki potensi pertumbuhan dan dapat memperkuat kapabilitas Astra.&#13;
&#13;
&amp;quot;Paling intinya, semua pendekatan yang dilakukan itu adalah bisnis yang lebih berkualitas dan mengoptimalkan alokasi modal kami untuk memperkuat kapabilitas,&amp;quot; tutup Tira.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
