<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KAI Impor KRL Bekas dari Jepang hingga Disetujui DPR</title><description>KAI akan impor 23 rangkaian kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang. Impor KRL bekas ini sudah mendapatkan persetujuan Komisi VI DPR RI.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/24/320/3243851/kai-impor-krl-bekas-dari-jepang-hingga-disetujui-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/24/320/3243851/kai-impor-krl-bekas-dari-jepang-hingga-disetujui-dpr"/><item><title>KAI Impor KRL Bekas dari Jepang hingga Disetujui DPR</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/24/320/3243851/kai-impor-krl-bekas-dari-jepang-hingga-disetujui-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/24/320/3243851/kai-impor-krl-bekas-dari-jepang-hingga-disetujui-dpr</guid><pubDate>Kamis 24 September 2026 07:04 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/24/320/3243851/krl-Mzwb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KAI Impor KRL Bekas dari Jepang hingga Disetujui DPR (Foto: KCI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/24/320/3243851/krl-Mzwb_large.jpg</image><title>KAI Impor KRL Bekas dari Jepang hingga Disetujui DPR (Foto: KCI)</title></images><description>JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan impor 23 rangkaian kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang. Impor KRL bekas ini sudah mendapatkan persetujuan Komisi VI DPR RI.&#13;
&#13;
Komisi VI DPR menyetujui rencana impor rangkaian KRL bekas dari Jepang dengan syarat tetap meningkatkan industri perkeretaapian dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengadaan sarana bukan baru ini, sebagai solusi transisi,&amp;quot; kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade saat membacakan kesimpulan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Direksi PT KAI di Jakarta, Rabu 23 September 2026&#13;
&#13;
Komisi VI Setujui KAI Impor KRL Bekas&#13;
&#13;
Pada pembacaan kesimpulan rapat tersebut, Komisi VI DPR RI menyetujui impor rangkaian KRL bekas dengan syarat tetap memperhatikan industri kereta dalam negeri.&#13;
&#13;
Selain itu, kata Andre, Komisi VI DPR meminta KAI tetap memperkuat sinergi bersama PT INKA dengan meningkatkan technology readiness levels dan manufacturing readiness level PT INKA secara proper level 9.&#13;
&#13;
&amp;quot;Baik dalam kapasitas, kualitas, teknologi, dan daya saing industri nasional,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Penjelasan Dirut KAI&#13;
&#13;
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, KAI berencana akan mengimpor kereta bekas dari Jepang dalam rangka transisi produksi dalam negeri yang masih belum memadai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sebagai transisi kita,&amp;quot; kata Bobby saat ditanya terkait rencana impor rangkaian KRL bekas.&#13;
&#13;
Menurut dia, impor kereta bekas ini kebutuhan yang mendesak, mengingat kondisi sejumlah KRL yang ada sudah banyak yang berusia 40 tahun ke atas.&#13;
&#13;
Ia menjelaskan bahwa pilihan impor kereta bekas ini menjadi pilihan yang lebih baik, sebab tidak membutuhkan waktu yang lama dan ketika sudah disetujui, maka hanya butuh satu sampai dua bulan saja.&#13;
&#13;
Berbeda dengan impor kereta baru yang membutuhkan waktu satu hingga dua tahun dan dapat mengganggu produksi kereta dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kita impor baru, nantinya produksi kereta dalam negeri akan terganggu. Kalau bekas ini hanya untuk transisi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Impor 23 KRL Bekas&#13;
&#13;
Bobby menjelaskan, KAI akan mengimpor sebanyak 23 rangkaian KRL terdiri dari tujuh KRL SF12 dan 16 KRL SF8 yang akan menggantikan sejumlah KRL berusia lebih dari 40 tahun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami usulkan untuk kereta yang tidak baru ini tujuh Trainset dengan SF-12 ditambah 16 Trainset dengan SF-8. Kenapa kami bedakan SF-nya? Karena masih ada peron-peron di stasiun kita yang tidak siap dengan 12 gerbong,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Bobby menambahkan bahwa kereta yang akan diimpor dari Jepang itu direncanakan bisa dipakai selama 10 tahun ke depan sambil memperbaiki dan meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rencana akan kita pakai 10 tahun dan ini segera kita lakukan karena sudah banyak komplain (dari pengguna jasa),&amp;quot; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan impor 23 rangkaian kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang. Impor KRL bekas ini sudah mendapatkan persetujuan Komisi VI DPR RI.&#13;
&#13;
Komisi VI DPR menyetujui rencana impor rangkaian KRL bekas dari Jepang dengan syarat tetap meningkatkan industri perkeretaapian dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pengadaan sarana bukan baru ini, sebagai solusi transisi,&amp;quot; kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade saat membacakan kesimpulan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Direksi PT KAI di Jakarta, Rabu 23 September 2026&#13;
&#13;
Komisi VI Setujui KAI Impor KRL Bekas&#13;
&#13;
Pada pembacaan kesimpulan rapat tersebut, Komisi VI DPR RI menyetujui impor rangkaian KRL bekas dengan syarat tetap memperhatikan industri kereta dalam negeri.&#13;
&#13;
Selain itu, kata Andre, Komisi VI DPR meminta KAI tetap memperkuat sinergi bersama PT INKA dengan meningkatkan technology readiness levels dan manufacturing readiness level PT INKA secara proper level 9.&#13;
&#13;
&amp;quot;Baik dalam kapasitas, kualitas, teknologi, dan daya saing industri nasional,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Penjelasan Dirut KAI&#13;
&#13;
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, KAI berencana akan mengimpor kereta bekas dari Jepang dalam rangka transisi produksi dalam negeri yang masih belum memadai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sebagai transisi kita,&amp;quot; kata Bobby saat ditanya terkait rencana impor rangkaian KRL bekas.&#13;
&#13;
Menurut dia, impor kereta bekas ini kebutuhan yang mendesak, mengingat kondisi sejumlah KRL yang ada sudah banyak yang berusia 40 tahun ke atas.&#13;
&#13;
Ia menjelaskan bahwa pilihan impor kereta bekas ini menjadi pilihan yang lebih baik, sebab tidak membutuhkan waktu yang lama dan ketika sudah disetujui, maka hanya butuh satu sampai dua bulan saja.&#13;
&#13;
Berbeda dengan impor kereta baru yang membutuhkan waktu satu hingga dua tahun dan dapat mengganggu produksi kereta dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kita impor baru, nantinya produksi kereta dalam negeri akan terganggu. Kalau bekas ini hanya untuk transisi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Impor 23 KRL Bekas&#13;
&#13;
Bobby menjelaskan, KAI akan mengimpor sebanyak 23 rangkaian KRL terdiri dari tujuh KRL SF12 dan 16 KRL SF8 yang akan menggantikan sejumlah KRL berusia lebih dari 40 tahun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami usulkan untuk kereta yang tidak baru ini tujuh Trainset dengan SF-12 ditambah 16 Trainset dengan SF-8. Kenapa kami bedakan SF-nya? Karena masih ada peron-peron di stasiun kita yang tidak siap dengan 12 gerbong,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Bobby menambahkan bahwa kereta yang akan diimpor dari Jepang itu direncanakan bisa dipakai selama 10 tahun ke depan sambil memperbaiki dan meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rencana akan kita pakai 10 tahun dan ini segera kita lakukan karena sudah banyak komplain (dari pengguna jasa),&amp;quot; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
