<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saat Menabung Tak Lagi Sekadar Celengan bagi Siswa Sekolah Rakyat</title><description>Selfi Nawawi N, siswi kelas 2 SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan, sebuah kegiatan di sekolah membuat cara pandangnya tentang menabung berubah.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/26/622/3244353/saat-menabung-tak-lagi-sekadar-celengan-bagi-siswa-sekolah-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/26/622/3244353/saat-menabung-tak-lagi-sekadar-celengan-bagi-siswa-sekolah-rakyat"/><item><title>Saat Menabung Tak Lagi Sekadar Celengan bagi Siswa Sekolah Rakyat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/26/622/3244353/saat-menabung-tak-lagi-sekadar-celengan-bagi-siswa-sekolah-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/26/622/3244353/saat-menabung-tak-lagi-sekadar-celengan-bagi-siswa-sekolah-rakyat</guid><pubDate>Sabtu 26 September 2026 15:53 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/26/622/3244353/bni-Cnam_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saat Menabung Tak Lagi Sekadar Celengan bagi Siswa Sekolah Rakyat (Foto: BNI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/26/622/3244353/bni-Cnam_large.jpg</image><title>Saat Menabung Tak Lagi Sekadar Celengan bagi Siswa Sekolah Rakyat (Foto: BNI)</title></images><description>JAKARTA - Bagi sebagian siswa, menabung mungkin masih sebatas memasukkan uang ke dalam celengan. Namun, bagi Selfi Nawawi N, siswi kelas 2 SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan, sebuah kegiatan di sekolah membuat cara pandangnya tentang menabung berubah.&#13;
&#13;
Selfi baru mengetahui bahwa kebiasaan menabung juga dapat dilakukan melalui rekening, meski dirinya belum memiliki penghasilan. Dari pengalaman sederhana itu, ia mulai melihat tabungan bukan sekadar tempat menyimpan uang, melainkan bekal untuk menyiapkan rencana di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ternyata kita bisa menabung menggunakan buku rekening meskipun belum kerja. Saya ingin mempunyai tabungan yang banyak untuk dipakai kuliah nantinya,&amp;rdquo; ujar Selfi dikutip dari keterangan BNI, Jakarta, Sabtu (26/9/2026).&#13;
&#13;
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari kegiatan BNI Sahabat Sekolah Rakyat. Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan dengan sejumlah pengalaman praktis yang dekat dengan kehidupan mereka, termasuk mengenal rekening dan kebiasaan menabung.&#13;
&#13;
Antusiasme siswa terlihat ketika mereka diperkenalkan dengan kartu identitas yang dapat dipindai, tabungan, hingga buku rekening. Bagi sebagian siswa, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal hal-hal yang sebelumnya hanya mereka dengar atau pelajari secara terbatas.&#13;
&#13;
Guru Biologi SMA SRT 3 Provinsi Sulawesi Selatan Tiyah Wasma Terru mengatakan, para siswa menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi selama kegiatan berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sangat senang karena ini merupakan hal baru bagi siswa. Mereka sangat antusias melihat dan mencoba ID card yang bisa di-scan. Mereka juga banyak bertanya mengenai tabungan dan buku rekening, sehingga menjadi pelajaran yang berharga dan baru bagi mereka,&amp;rdquo; ujar Tiyah.&#13;
&#13;
Menurut Tiyah, pengalaman langsung membuat proses belajar menjadi lebih mudah dipahami. Siswa tidak hanya menerima penjelasan secara teori, tetapi juga dapat melihat bagaimana sebuah konsep diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.&#13;
&#13;
Dalam pembelajaran mengenai keuangan, misalnya, siswa mulai memahami bahwa menabung tidak harus selalu dilakukan melalui celengan. Mereka juga dapat mengenal rekening sebagai bagian dari kebiasaan mengelola uang sekaligus mulai belajar merencanakan kebutuhan di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini sangat penting karena siswa bisa melihat berbagai hal dari sudut pandang yang berbeda. Dalam hal keuangan, mereka bisa melihat bahwa menabung bukan hanya di celengan, tetapi juga bisa dibukukan dan mereka dapat melihat nominalnya,&amp;rdquo; kata Tiyah.&#13;
&#13;
Pembelajaran berbasis pengalaman juga diterapkan pada materi lain. Salah satunya pengelolaan limbah yang sebelumnya dipelajari siswa melalui teori di kelas, kemudian diperkenalkan melalui praktik secara langsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Begitu juga dengan pengelolaan limbah yang sebelumnya dipelajari melalui teori, sekarang mereka bisa mempraktikkannya secara langsung,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari BNI Sahabat Sekolah Rakyat, program PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang mendukung Program Sekolah Rakyat melalui empat pilar, yakni Cerdas Belajar, Cerdas Menabung, Cerdas Sekolah dan Peduli Bersama.&#13;
&#13;
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, program tersebut dirancang untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa dan dapat diterapkan dalam keseharian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Program ini dirancang untuk memberikan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa sekaligus memperluas pengalaman belajar di lingkungan sekolah,&amp;quot; ujar Okki.&#13;
&#13;
Menurut Okki, pengalaman belajar melalui praktik langsung dapat membantu siswa membangun kebiasaan sejak dini, termasuk dalam mengenal pengelolaan keuangan dan menjaga lingkungan.&#13;
&#13;
Melalui pendekatan tersebut, BNI tidak hanya memperkenalkan layanan keuangan, tetapi juga mendorong siswa untuk memahami bagaimana keputusan sederhana hari ini dapat berpengaruh terhadap masa depan mereka.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bagi sebagian siswa, menabung mungkin masih sebatas memasukkan uang ke dalam celengan. Namun, bagi Selfi Nawawi N, siswi kelas 2 SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan, sebuah kegiatan di sekolah membuat cara pandangnya tentang menabung berubah.&#13;
&#13;
Selfi baru mengetahui bahwa kebiasaan menabung juga dapat dilakukan melalui rekening, meski dirinya belum memiliki penghasilan. Dari pengalaman sederhana itu, ia mulai melihat tabungan bukan sekadar tempat menyimpan uang, melainkan bekal untuk menyiapkan rencana di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ternyata kita bisa menabung menggunakan buku rekening meskipun belum kerja. Saya ingin mempunyai tabungan yang banyak untuk dipakai kuliah nantinya,&amp;rdquo; ujar Selfi dikutip dari keterangan BNI, Jakarta, Sabtu (26/9/2026).&#13;
&#13;
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari kegiatan BNI Sahabat Sekolah Rakyat. Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan dengan sejumlah pengalaman praktis yang dekat dengan kehidupan mereka, termasuk mengenal rekening dan kebiasaan menabung.&#13;
&#13;
Antusiasme siswa terlihat ketika mereka diperkenalkan dengan kartu identitas yang dapat dipindai, tabungan, hingga buku rekening. Bagi sebagian siswa, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal hal-hal yang sebelumnya hanya mereka dengar atau pelajari secara terbatas.&#13;
&#13;
Guru Biologi SMA SRT 3 Provinsi Sulawesi Selatan Tiyah Wasma Terru mengatakan, para siswa menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi selama kegiatan berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sangat senang karena ini merupakan hal baru bagi siswa. Mereka sangat antusias melihat dan mencoba ID card yang bisa di-scan. Mereka juga banyak bertanya mengenai tabungan dan buku rekening, sehingga menjadi pelajaran yang berharga dan baru bagi mereka,&amp;rdquo; ujar Tiyah.&#13;
&#13;
Menurut Tiyah, pengalaman langsung membuat proses belajar menjadi lebih mudah dipahami. Siswa tidak hanya menerima penjelasan secara teori, tetapi juga dapat melihat bagaimana sebuah konsep diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.&#13;
&#13;
Dalam pembelajaran mengenai keuangan, misalnya, siswa mulai memahami bahwa menabung tidak harus selalu dilakukan melalui celengan. Mereka juga dapat mengenal rekening sebagai bagian dari kebiasaan mengelola uang sekaligus mulai belajar merencanakan kebutuhan di masa depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini sangat penting karena siswa bisa melihat berbagai hal dari sudut pandang yang berbeda. Dalam hal keuangan, mereka bisa melihat bahwa menabung bukan hanya di celengan, tetapi juga bisa dibukukan dan mereka dapat melihat nominalnya,&amp;rdquo; kata Tiyah.&#13;
&#13;
Pembelajaran berbasis pengalaman juga diterapkan pada materi lain. Salah satunya pengelolaan limbah yang sebelumnya dipelajari siswa melalui teori di kelas, kemudian diperkenalkan melalui praktik secara langsung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Begitu juga dengan pengelolaan limbah yang sebelumnya dipelajari melalui teori, sekarang mereka bisa mempraktikkannya secara langsung,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari BNI Sahabat Sekolah Rakyat, program PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang mendukung Program Sekolah Rakyat melalui empat pilar, yakni Cerdas Belajar, Cerdas Menabung, Cerdas Sekolah dan Peduli Bersama.&#13;
&#13;
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, program tersebut dirancang untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa dan dapat diterapkan dalam keseharian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Program ini dirancang untuk memberikan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa sekaligus memperluas pengalaman belajar di lingkungan sekolah,&amp;quot; ujar Okki.&#13;
&#13;
Menurut Okki, pengalaman belajar melalui praktik langsung dapat membantu siswa membangun kebiasaan sejak dini, termasuk dalam mengenal pengelolaan keuangan dan menjaga lingkungan.&#13;
&#13;
Melalui pendekatan tersebut, BNI tidak hanya memperkenalkan layanan keuangan, tetapi juga mendorong siswa untuk memahami bagaimana keputusan sederhana hari ini dapat berpengaruh terhadap masa depan mereka.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
