<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Catat 69 Saham Diperdagangkan di Bawah Harga Rp50&amp;nbsp;</title><description>BEI melaporkan penerapan hari pertama penghapusan batas minimum harga saham Rp50. Tercatat 69 saham diperdagangkan di bawah level Rp50 di pasar reguler.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/28/278/3244697/bei-catat-69-saham-diperdagangkan-di-bawah-harga-rp50-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/28/278/3244697/bei-catat-69-saham-diperdagangkan-di-bawah-harga-rp50-nbsp"/><item><title>BEI Catat 69 Saham Diperdagangkan di Bawah Harga Rp50&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/28/278/3244697/bei-catat-69-saham-diperdagangkan-di-bawah-harga-rp50-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/28/278/3244697/bei-catat-69-saham-diperdagangkan-di-bawah-harga-rp50-nbsp</guid><pubDate>Senin 28 September 2026 16:57 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/28/278/3244697/dirut_bei-jGOi_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI Catat 69 Saham Diperdagangkan di Bawah Harga Rp50&amp;nbsp;(Foto: Dirut BEI/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/28/278/3244697/dirut_bei-jGOi_large.jpg</image><title>BEI Catat 69 Saham Diperdagangkan di Bawah Harga Rp50&amp;nbsp;(Foto: Dirut BEI/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan penerapan hari pertama penghapusan batas minimum harga saham Rp50 berjalan dengan baik. Hingga sekitar pukul 14.30 WIB, tercatat 69 saham diperdagangkan di bawah level Rp50 di pasar reguler.&#13;
&#13;
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, proses perdagangan sejak sesi pra-pembukaan hingga perdagangan berjalan telah berlangsung normal. Menurut dia, respons pelaku pasar terhadap kebijakan tersebut juga relatif positif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penerapan hari pertama dari penghapusan harga minimum Rp50 berjalan baik. Mulai dari pre-opening sampai pembukaan pasar dan sampai dengan saat ini seluruh proses kegiatan perdagangan itu berjalan baik,&amp;quot; ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Senin (28/9/2026).&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, berdasarkan pemantauan BEI sekitar pukul 14.30 WIB, terdapat 69 saham yang telah diperdagangkan pada harga di bawah Rp50 di pasar reguler.&#13;
&#13;
Menurut Jeffrey, turunnya harga sejumlah saham ke bawah Rp50 tidak serta-merta memberikan tekanan besar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pasalnya, saham-saham yang sebelumnya bertahan di level Rp50 memiliki bobot yang relatif kecil terhadap pergerakan indeks.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau tadi, sekitar jam 02.30 (siang) saya ter-update bahwa ada 69 saham yang diperdagangkan di bawah Rp50 di pasar reguler,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga mengakui penerapan kebijakan baru tersebut berpotensi membuat volatilitas pada sejumlah saham meningkat dalam jangka pendek. Kondisi tersebut terutama terjadi pada saham-saham yang selama bertahun-tahun berada di level Rp50 dan minim transaksi.&#13;
&#13;
Jeffrey mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa harga Rp50 belum tentu mencerminkan nilai wajar saham berdasarkan kesepakatan pelaku pasar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saham-saham yang ada di harga Rp50 itu, ada yang sudah bertahun-tahun di harga Rp50 tanpa ada transaksi. Artinya memang kesepakatan dari pelaku, dari investor, ya mungkin memang fair value-nya tidak di Rp50, dan saat ini sedang mencari fair value-nya,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan penerapan hari pertama penghapusan batas minimum harga saham Rp50 berjalan dengan baik. Hingga sekitar pukul 14.30 WIB, tercatat 69 saham diperdagangkan di bawah level Rp50 di pasar reguler.&#13;
&#13;
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, proses perdagangan sejak sesi pra-pembukaan hingga perdagangan berjalan telah berlangsung normal. Menurut dia, respons pelaku pasar terhadap kebijakan tersebut juga relatif positif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penerapan hari pertama dari penghapusan harga minimum Rp50 berjalan baik. Mulai dari pre-opening sampai pembukaan pasar dan sampai dengan saat ini seluruh proses kegiatan perdagangan itu berjalan baik,&amp;quot; ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Senin (28/9/2026).&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, berdasarkan pemantauan BEI sekitar pukul 14.30 WIB, terdapat 69 saham yang telah diperdagangkan pada harga di bawah Rp50 di pasar reguler.&#13;
&#13;
Menurut Jeffrey, turunnya harga sejumlah saham ke bawah Rp50 tidak serta-merta memberikan tekanan besar terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pasalnya, saham-saham yang sebelumnya bertahan di level Rp50 memiliki bobot yang relatif kecil terhadap pergerakan indeks.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau tadi, sekitar jam 02.30 (siang) saya ter-update bahwa ada 69 saham yang diperdagangkan di bawah Rp50 di pasar reguler,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga mengakui penerapan kebijakan baru tersebut berpotensi membuat volatilitas pada sejumlah saham meningkat dalam jangka pendek. Kondisi tersebut terutama terjadi pada saham-saham yang selama bertahun-tahun berada di level Rp50 dan minim transaksi.&#13;
&#13;
Jeffrey mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa harga Rp50 belum tentu mencerminkan nilai wajar saham berdasarkan kesepakatan pelaku pasar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saham-saham yang ada di harga Rp50 itu, ada yang sudah bertahun-tahun di harga Rp50 tanpa ada transaksi. Artinya memang kesepakatan dari pelaku, dari investor, ya mungkin memang fair value-nya tidak di Rp50, dan saat ini sedang mencari fair value-nya,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
