<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Zulhas dan Para Menteri Bakal Jadi Pramuniaga Kopdes Merah Putih</title><description>Zulhas mengatakan dirinya bersama jajaran kementerian terkait akan terjun langsung melayani masyarakat sebagai pramuniaga Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pada Oktober 2026&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/29/320/3244930/zulhas-dan-para-menteri-bakal-jadi-pramuniaga-kopdes-merah-putih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/29/320/3244930/zulhas-dan-para-menteri-bakal-jadi-pramuniaga-kopdes-merah-putih"/><item><title>Zulhas dan Para Menteri Bakal Jadi Pramuniaga Kopdes Merah Putih</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/29/320/3244930/zulhas-dan-para-menteri-bakal-jadi-pramuniaga-kopdes-merah-putih</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/29/320/3244930/zulhas-dan-para-menteri-bakal-jadi-pramuniaga-kopdes-merah-putih</guid><pubDate>Selasa 29 September 2026 18:23 WIB</pubDate><dc:creator>Rohman Wibowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/29/320/3244930/zulhas-LISb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan dirinya bersama jajaran kementerian terkait akan terjun langsung melayani masyarakat sebagai pramuniaga Koperasi Desa. (Foto: Okezone.com/IMG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/29/320/3244930/zulhas-LISb_large.jpg</image><title>Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan dirinya bersama jajaran kementerian terkait akan terjun langsung melayani masyarakat sebagai pramuniaga Koperasi Desa. (Foto: Okezone.com/IMG)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan dirinya bersama jajaran kementerian terkait akan terjun langsung melayani masyarakat sebagai pramuniaga Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pada Oktober 2026.&#13;
&#13;
Keterlibatan para pejabat tersebut akan menandai dimulainya fase awal operasional jaringan koperasi perdesaan secara nasional. Mereka akan menjalankan tugas pelayanan, termasuk melayani transaksi di kasir dan membantu masyarakat di area penjualan.&#13;
&#13;
Aksi tersebut disiapkan sebagai bentuk pembuktian kepada masyarakat bahwa jaringan Kopdes Merah Putih mulai beroperasi. Kegiatan itu akan melibatkan pimpinan kementerian lintas sektor, termasuk Menteri Koperasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari puluhan ribu Kopdes yang sudah berjalan, tanggal 15 Oktober kami akan bagi tugas masing-masing jadi pramuniaga. Saya jadi pramuniaga di koperasi mana, Pak Ferry (Menteri Koperasi) jadi pramuniaga di mana, untuk memberikan bukti kepada publik bahwa koperasi kita sudah mulai berjalan bertahap sesuai harapan,&amp;quot; kata Zulhas dalam jumpa pers di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).&#13;
&#13;
Sebelum jajaran menteri turun melayani pembeli, pemerintah memastikan seluruh posisi manajer pengelola gerai rampung ditempatkan pada 1 Oktober 2026. Para manajer tersebut berstatus pegawai perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) dengan masa kontrak dua tahun di bawah naungan BUMN pangan PT Agrinas Pangan Nusantara.&#13;
&#13;
Untuk mengimbangi beban tanggung jawab dalam menggerakkan perekonomian di tingkat desa, tenaga pengelola profesional ini direkrut secara resmi dengan skema penghasilan terpadu. Besaran upah bulanan tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan indikator upah minimum wilayah serta letak geografis lokasi penugasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Statusnya tetap sebagai pegawai kontrak waktu tertentu selama dua tahun di bawah BUMN Agrinas Pangan dengan pendapatan antara Rp6,8 juta sampai Rp8,3 juta sesuai UMK. Tanggung jawabnya berat untuk mengembangkan ekonomi desa, dan nominal itu sudah mencakup semuanya,&amp;quot; ujar Zulhas.&#13;
&#13;
Zulhas menggarisbawahi bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih memiliki mandat strategis yang membedakannya secara prinsipil dari toko kelontong swasta maupun pasar swalayan komersial. Lembaga ini difungsikan sebagai simpul infrastruktur logistik pemerintah untuk mendistribusikan program jaring pengaman sosial, subsidi energi, hingga komoditas pangan pokok.&#13;
&#13;
Pendirian jaringan toko desa ini dirancang memiliki fungsi khusus yang membedakannya secara mendasar dari gerai ritel modern swasta. Badan Pengelola BUMN atau Danantara telah menginstruksikan korporasi pelat merah terkait untuk mengikat kerja sama pasokan komoditas bersubsidi dan pembiayaan produktif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Koperasi ini kan bukan supermarket, tapi infrastruktur pemerintah yang menangani masalah subsidi dan bantuan. Karena itu BUMN sudah tanda tangan PKS (perjanjian kerja sama) agar per 1 Oktober pupuk langsung drop di situ, beras SPHP, bantuan pangan, gas 3 kilo, hingga agen BRI Link dan PNM Mekaar,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Melalui integrasi pasokan BUMN, gerai Kopdes tidak hanya menyalurkan barang subsidi fisik seperti pupuk tanaman, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan rutin, serta tabung gas elpiji 3 kilogram. Fasilitas tersebut juga merangkap loket pembayaran tagihan listrik, layanan transaksi perbankan BRI Link, dan pembiayaan mikro PNM Mekaar dengan bunga subsidi.&#13;
&#13;
Seluruh pengelola gerai ditargetkan telah menempati pos tugas masing-masing tepat pada hari pertama pembukaan operasional. Pemerintah pun menjadwalkan rapat pengawasan berkala bersama jajaran direksi perseroan negara untuk memetakan kesiapan gerai di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penempatan manajer selesai 1 Oktober dan mereka langsung mulai bekerja. Lalu pada 7 Oktober kita akan evaluasi bersama deputi dan wakil-wakil para dirut untuk mengecek titik-titik mana saja yang sudah terisi,&amp;quot; urai Zulhas.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan dirinya bersama jajaran kementerian terkait akan terjun langsung melayani masyarakat sebagai pramuniaga Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pada Oktober 2026.&#13;
&#13;
Keterlibatan para pejabat tersebut akan menandai dimulainya fase awal operasional jaringan koperasi perdesaan secara nasional. Mereka akan menjalankan tugas pelayanan, termasuk melayani transaksi di kasir dan membantu masyarakat di area penjualan.&#13;
&#13;
Aksi tersebut disiapkan sebagai bentuk pembuktian kepada masyarakat bahwa jaringan Kopdes Merah Putih mulai beroperasi. Kegiatan itu akan melibatkan pimpinan kementerian lintas sektor, termasuk Menteri Koperasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari puluhan ribu Kopdes yang sudah berjalan, tanggal 15 Oktober kami akan bagi tugas masing-masing jadi pramuniaga. Saya jadi pramuniaga di koperasi mana, Pak Ferry (Menteri Koperasi) jadi pramuniaga di mana, untuk memberikan bukti kepada publik bahwa koperasi kita sudah mulai berjalan bertahap sesuai harapan,&amp;quot; kata Zulhas dalam jumpa pers di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).&#13;
&#13;
Sebelum jajaran menteri turun melayani pembeli, pemerintah memastikan seluruh posisi manajer pengelola gerai rampung ditempatkan pada 1 Oktober 2026. Para manajer tersebut berstatus pegawai perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) dengan masa kontrak dua tahun di bawah naungan BUMN pangan PT Agrinas Pangan Nusantara.&#13;
&#13;
Untuk mengimbangi beban tanggung jawab dalam menggerakkan perekonomian di tingkat desa, tenaga pengelola profesional ini direkrut secara resmi dengan skema penghasilan terpadu. Besaran upah bulanan tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan indikator upah minimum wilayah serta letak geografis lokasi penugasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Statusnya tetap sebagai pegawai kontrak waktu tertentu selama dua tahun di bawah BUMN Agrinas Pangan dengan pendapatan antara Rp6,8 juta sampai Rp8,3 juta sesuai UMK. Tanggung jawabnya berat untuk mengembangkan ekonomi desa, dan nominal itu sudah mencakup semuanya,&amp;quot; ujar Zulhas.&#13;
&#13;
Zulhas menggarisbawahi bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih memiliki mandat strategis yang membedakannya secara prinsipil dari toko kelontong swasta maupun pasar swalayan komersial. Lembaga ini difungsikan sebagai simpul infrastruktur logistik pemerintah untuk mendistribusikan program jaring pengaman sosial, subsidi energi, hingga komoditas pangan pokok.&#13;
&#13;
Pendirian jaringan toko desa ini dirancang memiliki fungsi khusus yang membedakannya secara mendasar dari gerai ritel modern swasta. Badan Pengelola BUMN atau Danantara telah menginstruksikan korporasi pelat merah terkait untuk mengikat kerja sama pasokan komoditas bersubsidi dan pembiayaan produktif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Koperasi ini kan bukan supermarket, tapi infrastruktur pemerintah yang menangani masalah subsidi dan bantuan. Karena itu BUMN sudah tanda tangan PKS (perjanjian kerja sama) agar per 1 Oktober pupuk langsung drop di situ, beras SPHP, bantuan pangan, gas 3 kilo, hingga agen BRI Link dan PNM Mekaar,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Melalui integrasi pasokan BUMN, gerai Kopdes tidak hanya menyalurkan barang subsidi fisik seperti pupuk tanaman, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan rutin, serta tabung gas elpiji 3 kilogram. Fasilitas tersebut juga merangkap loket pembayaran tagihan listrik, layanan transaksi perbankan BRI Link, dan pembiayaan mikro PNM Mekaar dengan bunga subsidi.&#13;
&#13;
Seluruh pengelola gerai ditargetkan telah menempati pos tugas masing-masing tepat pada hari pertama pembukaan operasional. Pemerintah pun menjadwalkan rapat pengawasan berkala bersama jajaran direksi perseroan negara untuk memetakan kesiapan gerai di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Penempatan manajer selesai 1 Oktober dan mereka langsung mulai bekerja. Lalu pada 7 Oktober kita akan evaluasi bersama deputi dan wakil-wakil para dirut untuk mengecek titik-titik mana saja yang sudah terisi,&amp;quot; urai Zulhas.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
