<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Danantara Mau Ubah Model Bisnis Pelindo, Tak Hanya Sewakan Lahan Pelabuhan</title><description>Danantara mendorong perubahan model bisnis PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo agar tidak hanya menyewakan lahan dan infrastruktur pelabuhan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/30/320/3245204/danantara-mau-ubah-model-bisnis-pelindo-tak-hanya-sewakan-lahan-pelabuhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/09/30/320/3245204/danantara-mau-ubah-model-bisnis-pelindo-tak-hanya-sewakan-lahan-pelabuhan"/><item><title>Danantara Mau Ubah Model Bisnis Pelindo, Tak Hanya Sewakan Lahan Pelabuhan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/09/30/320/3245204/danantara-mau-ubah-model-bisnis-pelindo-tak-hanya-sewakan-lahan-pelabuhan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/09/30/320/3245204/danantara-mau-ubah-model-bisnis-pelindo-tak-hanya-sewakan-lahan-pelabuhan</guid><pubDate>Rabu 30 September 2026 21:02 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/09/30/320/3245204/dony_oskaria-7ASs_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Danantara Mau Ubah Model Bisnis Pelindo, Tak Hanya Sewakan Lahan Pelabuhan (Foto: Dony/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/09/30/320/3245204/dony_oskaria-7ASs_large.jpg</image><title>Danantara Mau Ubah Model Bisnis Pelindo, Tak Hanya Sewakan Lahan Pelabuhan (Foto: Dony/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Danantara mendorong perubahan model bisnis PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo agar tidak hanya menyewakan lahan dan infrastruktur pelabuhan ke pihak ketika atau land lord.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan, Pelindo ke depan diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai operator pelabuhan. Perubahan tersebut menjadi bagian dari kajian Danantara dalam proses konsolidasi dan penataan bisnis Pelindo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bisnis model Pelindo yang paling penting sebetulnya kita mengharapkan Pelindo betul-betul menjadi perusahaan operator port yang baik,&amp;quot; ujar Dony saat ditemui di Istana Negara, Rabu (30/9/2026).&#13;
&#13;
Menurut dia, selama ini sebagian besar pelabuhan di Indonesia masih dioperasikan oleh perusahaan pihak ketiga. Sementara Pelindo lebih banyak menjalankan fungsi sebagai landlord atau pengelola aset dan kawasan pelabuhan.&#13;
&#13;
Karena itu, Danantara meminta Pelindo mengubah model bisnisnya sehingga dapat mengambil peran lebih besar sebagai operator pelabuhan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama ini kebanyakan port kita dioperasikan oleh perusahaan pihak ketiga. Mereka lebih banyak sebagai landlord. Kami meminta kepada mereka untuk mengubah bisnis modelnya. Kita menjadi operator port-nya, pelabuhannya,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Dony bahkan membuka peluang agar transformasi tersebut tidak hanya membuat Pelindo menjadi operator di dalam negeri. Dalam jangka panjang, Pelindo diharapkan memiliki kemampuan untuk mengoperasikan pelabuhan di luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harapannya tidak hanya lokal saja. Bahkan kalau bisa kita yang meng-operate port-nya orang di luar negeri. Ini yang kita rubah bisnis modelnya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan tersebut, Dony juga mengungkapkan bahwa proses konsolidasi Pelindo masih terus berjalan. Dari total entitas yang sebelumnya berjumlah 41, jumlah tersebut telah menjadi 24 entitas. Namun, Danantara masih melakukan kajian terhadap sejumlah entitas karena terdapat beberapa model bisnis yang perlu ditinjau kembali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menjadi 24. Tapi kami masih meminta untuk lebih sedikit lagi karena beberapa bisnis modelnya akan kita review juga,&amp;quot; kata Dony.&#13;
&#13;
Penataan tersebut, lanjut dia, tidak hanya berkaitan dengan jumlah entitas dalam struktur Pelindo, tetapi juga diarahkan untuk memastikan model bisnis perusahaan menjadi lebih tepat dan memberikan nilai tambah yang lebih besar.&#13;
&#13;
Transformasi Pelindo menjadi operator pelabuhan juga sejalan dengan agenda Danantara untuk melakukan perubahan model bisnis BUMN secara lebih luas. Menurut Dony, setiap perusahaan akan dikaji berdasarkan model bisnis dan manfaat yang dapat diberikan bagi Indonesia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Danantara mendorong perubahan model bisnis PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo agar tidak hanya menyewakan lahan dan infrastruktur pelabuhan ke pihak ketika atau land lord.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria mengatakan, Pelindo ke depan diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai operator pelabuhan. Perubahan tersebut menjadi bagian dari kajian Danantara dalam proses konsolidasi dan penataan bisnis Pelindo.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bisnis model Pelindo yang paling penting sebetulnya kita mengharapkan Pelindo betul-betul menjadi perusahaan operator port yang baik,&amp;quot; ujar Dony saat ditemui di Istana Negara, Rabu (30/9/2026).&#13;
&#13;
Menurut dia, selama ini sebagian besar pelabuhan di Indonesia masih dioperasikan oleh perusahaan pihak ketiga. Sementara Pelindo lebih banyak menjalankan fungsi sebagai landlord atau pengelola aset dan kawasan pelabuhan.&#13;
&#13;
Karena itu, Danantara meminta Pelindo mengubah model bisnisnya sehingga dapat mengambil peran lebih besar sebagai operator pelabuhan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selama ini kebanyakan port kita dioperasikan oleh perusahaan pihak ketiga. Mereka lebih banyak sebagai landlord. Kami meminta kepada mereka untuk mengubah bisnis modelnya. Kita menjadi operator port-nya, pelabuhannya,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Dony bahkan membuka peluang agar transformasi tersebut tidak hanya membuat Pelindo menjadi operator di dalam negeri. Dalam jangka panjang, Pelindo diharapkan memiliki kemampuan untuk mengoperasikan pelabuhan di luar negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harapannya tidak hanya lokal saja. Bahkan kalau bisa kita yang meng-operate port-nya orang di luar negeri. Ini yang kita rubah bisnis modelnya,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan tersebut, Dony juga mengungkapkan bahwa proses konsolidasi Pelindo masih terus berjalan. Dari total entitas yang sebelumnya berjumlah 41, jumlah tersebut telah menjadi 24 entitas. Namun, Danantara masih melakukan kajian terhadap sejumlah entitas karena terdapat beberapa model bisnis yang perlu ditinjau kembali.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menjadi 24. Tapi kami masih meminta untuk lebih sedikit lagi karena beberapa bisnis modelnya akan kita review juga,&amp;quot; kata Dony.&#13;
&#13;
Penataan tersebut, lanjut dia, tidak hanya berkaitan dengan jumlah entitas dalam struktur Pelindo, tetapi juga diarahkan untuk memastikan model bisnis perusahaan menjadi lebih tepat dan memberikan nilai tambah yang lebih besar.&#13;
&#13;
Transformasi Pelindo menjadi operator pelabuhan juga sejalan dengan agenda Danantara untuk melakukan perubahan model bisnis BUMN secara lebih luas. Menurut Dony, setiap perusahaan akan dikaji berdasarkan model bisnis dan manfaat yang dapat diberikan bagi Indonesia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
