<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Angkutan BBM dan BBK Naik 5 Persen, Capai 2,1 Juta Ton dengan Kereta</title><description>Memasuki semester II 2026, layanan pra dan purna angkutan BBM dan BBK juga tumbuh lebih dari 10% dibandingkan rata-rata kinerja pada semester I 2026.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/01/320/3245286/angkutan-bbm-dan-bbk-naik-5-persen-capai-2-1-juta-ton-dengan-kereta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/01/320/3245286/angkutan-bbm-dan-bbk-naik-5-persen-capai-2-1-juta-ton-dengan-kereta"/><item><title>Angkutan BBM dan BBK Naik 5 Persen, Capai 2,1 Juta Ton dengan Kereta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/01/320/3245286/angkutan-bbm-dan-bbk-naik-5-persen-capai-2-1-juta-ton-dengan-kereta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/01/320/3245286/angkutan-bbm-dan-bbk-naik-5-persen-capai-2-1-juta-ton-dengan-kereta</guid><pubDate>Kamis 01 Oktober 2026 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/01/320/3245286/logistik-O7J9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Khusus (BBK) mencapai 2,1 juta ton hingga Agustus 2026. (Foto: Okezone.com/KAI Logistik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/01/320/3245286/logistik-O7J9_large.jpg</image><title>Angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Khusus (BBK) mencapai 2,1 juta ton hingga Agustus 2026. (Foto: Okezone.com/KAI Logistik)</title></images><description>JAKARTA - Angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Khusus (BBK) mencapai 2,1 juta ton hingga Agustus 2026, meningkat 5% dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sekitar 2 juta ton.&#13;
&#13;
Memasuki semester II 2026, layanan pra dan purna angkutan BBM dan BBK juga tumbuh lebih dari 10% dibandingkan rata-rata kinerja pada semester I 2026.&#13;
&#13;
VP of Commercial KAI Logistik Ferdian Pardosi mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap layanan penunjang logistik energi masih terjaga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertumbuhan kinerja layanan pra dan purna BBM/BBK menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap layanan penunjang logistik energi terus terjaga. Bagi kami, pra dan purna bukan sekadar aktivitas pendukung, tetapi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rantai pasok energi,&amp;quot; kata Ferdian.&#13;
&#13;
Layanan pra dan purna angkutan BBM dan BBK mulai dijalankan pada 2020. Kegiatan tersebut mencakup bongkar dan muat, pemeliharaan dan perawatan ketel, pencucian dan kalibrasi ketel, pemuatan dan pembongkaran, hingga penanganan klaim susut.&#13;
&#13;
Layanan tersebut saat ini mencakup 10 rute distribusi di wilayah Jawa dan Sumatra, antara lain Labuan, Kertapati, Maos, Cilacap, Rewulu, Madiun, Benteng, dan Malang.&#13;
&#13;
Dalam proses distribusi, kegiatan pencucian dan kalibrasi ketel dilakukan untuk memastikan sarana angkutan memenuhi standar operasional. Sementara itu, pemeliharaan dan perawatan dilakukan untuk menjaga kesiapan sarana dalam mendukung kegiatan pengangkutan BBM dan BBK.&#13;
&#13;
Ferdian mengatakan pengelolaan proses pra dan purna angkutan menjadi salah satu bagian dalam rantai pasok BBM dan BBK, terutama untuk menjaga aspek keamanan dan kesiapan sarana angkutan.&#13;
&#13;
&amp;quot;BBM dan BBK merupakan komoditas yang digunakan untuk berbagai kebutuhan strategis. Karena itu, keandalan proses logistik menjadi salah satu faktor pendukung agar ketersediaan energi dapat didistribusikan secara tepat dan berkesinambungan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Khusus (BBK) mencapai 2,1 juta ton hingga Agustus 2026, meningkat 5% dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sekitar 2 juta ton.&#13;
&#13;
Memasuki semester II 2026, layanan pra dan purna angkutan BBM dan BBK juga tumbuh lebih dari 10% dibandingkan rata-rata kinerja pada semester I 2026.&#13;
&#13;
VP of Commercial KAI Logistik Ferdian Pardosi mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap layanan penunjang logistik energi masih terjaga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pertumbuhan kinerja layanan pra dan purna BBM/BBK menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap layanan penunjang logistik energi terus terjaga. Bagi kami, pra dan purna bukan sekadar aktivitas pendukung, tetapi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rantai pasok energi,&amp;quot; kata Ferdian.&#13;
&#13;
Layanan pra dan purna angkutan BBM dan BBK mulai dijalankan pada 2020. Kegiatan tersebut mencakup bongkar dan muat, pemeliharaan dan perawatan ketel, pencucian dan kalibrasi ketel, pemuatan dan pembongkaran, hingga penanganan klaim susut.&#13;
&#13;
Layanan tersebut saat ini mencakup 10 rute distribusi di wilayah Jawa dan Sumatra, antara lain Labuan, Kertapati, Maos, Cilacap, Rewulu, Madiun, Benteng, dan Malang.&#13;
&#13;
Dalam proses distribusi, kegiatan pencucian dan kalibrasi ketel dilakukan untuk memastikan sarana angkutan memenuhi standar operasional. Sementara itu, pemeliharaan dan perawatan dilakukan untuk menjaga kesiapan sarana dalam mendukung kegiatan pengangkutan BBM dan BBK.&#13;
&#13;
Ferdian mengatakan pengelolaan proses pra dan purna angkutan menjadi salah satu bagian dalam rantai pasok BBM dan BBK, terutama untuk menjaga aspek keamanan dan kesiapan sarana angkutan.&#13;
&#13;
&amp;quot;BBM dan BBK merupakan komoditas yang digunakan untuk berbagai kebutuhan strategis. Karena itu, keandalan proses logistik menjadi salah satu faktor pendukung agar ketersediaan energi dapat didistribusikan secara tepat dan berkesinambungan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
