<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hotel Bumi Wiyata Tutup, Hak 104 Pekerja Terdampak PHK Dipastikan Terpenuhi</title><description>Penegasan tersebut disampaikan perusahaan menyusul perhatian publik terhadap penghentian operasional Hotel Bumi Wiyata dan proses PHK terhadap 104 pekerja.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/08/320/3246629/hotel-bumi-wiyata-tutup-hak-104-pekerja-terdampak-phk-dipastikan-terpenuhi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/08/320/3246629/hotel-bumi-wiyata-tutup-hak-104-pekerja-terdampak-phk-dipastikan-terpenuhi"/><item><title>Hotel Bumi Wiyata Tutup, Hak 104 Pekerja Terdampak PHK Dipastikan Terpenuhi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/08/320/3246629/hotel-bumi-wiyata-tutup-hak-104-pekerja-terdampak-phk-dipastikan-terpenuhi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/08/320/3246629/hotel-bumi-wiyata-tutup-hak-104-pekerja-terdampak-phk-dipastikan-terpenuhi</guid><pubDate>Kamis 08 Oktober 2026 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/08/320/3246629/hotel-pl26_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PT Bumiputera Wisata selaku pengelola Hotel Bumi Wiyata menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh hak pekerja. (Foto: Okezone.com/Bumi Wiyata)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/08/320/3246629/hotel-pl26_large.jpg</image><title>PT Bumiputera Wisata selaku pengelola Hotel Bumi Wiyata menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh hak pekerja. (Foto: Okezone.com/Bumi Wiyata)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; PT Bumiputera Wisata selaku pengelola Hotel Bumi Wiyata menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh hak pekerja yang terdampak penghentian operasional hotel dan proses pemutusan hubungan kerja (PHK) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&#13;
&#13;
Penegasan tersebut disampaikan perusahaan menyusul perhatian publik terhadap penghentian operasional Hotel Bumi Wiyata dan proses PHK terhadap 104 pekerja.&#13;
&#13;
Direktur PT Bumiputera Wisata, Mushery, menjelaskan bahwa keputusan menghentikan operasional hotel tidak diambil secara tiba-tiba. Keputusan tersebut merupakan hasil pertimbangan menyeluruh terhadap kondisi perusahaan yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami kerugian secara terus-menerus.&#13;
&#13;
Menurut Mushery, kondisi tersebut tercermin dalam laporan keuangan perusahaan yang telah melalui proses audit. Berdasarkan kondisi bisnis tersebut, perusahaan memutuskan menghentikan operasional hotel dan melakukan PHK terhadap para pekerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami memahami bahwa ini merupakan masa yang tidak mudah bagi rekan-rekan pekerja dan keluarganya. Mereka telah menjadi bagian penting dari perjalanan Hotel Bumi Wiyata. Karena itu, kami berkomitmen menyelesaikan hak-hak pekerja sesuai ketentuan hukum dan tetap membuka ruang dialog untuk mencari penyelesaian terbaik bagi semua pihak,&amp;rdquo; ujar Mushery, Kamis (8/10/2026).&#13;
&#13;
Tetap Membuka Ruang Dialog&#13;
&#13;
PT Bumiputera Wisata juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Barat yang telah memfasilitasi pertemuan antara perusahaan dan perwakilan pekerja pada 23 September 2026.&#13;
&#13;
Apresiasi serupa disampaikan kepada Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Depok yang telah memberikan pendampingan dalam proses penyelesaian persoalan hubungan industrial tersebut.&#13;
&#13;
Perusahaan menyatakan menyambut baik usulan penyelesaian yang disampaikan Gubernur Jawa Barat dalam pertemuan tersebut. Meskipun pertemuan itu belum menghasilkan kesepakatan, perusahaan memastikan ruang dialog tetap terbuka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertemuan pada 23 September memang belum menghasilkan kesepakatan final. Namun, itu bukan berarti ruang penyelesaian tertutup. Kami tetap menghormati proses yang sedang berjalan dan akan melanjutkan penyelesaian melalui mekanisme hubungan industrial sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku,&amp;rdquo; kata Mushery.&#13;
&#13;
Hormati Hak Pekerja dan Pengguna Fasilitas Hotel&#13;
&#13;
PT Bumiputera Wisata menegaskan bahwa di lingkungan Hotel Bumi Wiyata masih terdapat penyewa maupun masyarakat yang menggunakan sejumlah fasilitas olahraga. Karena itu, perusahaan berharap penyampaian aspirasi tidak mengganggu keamanan, kenyamanan, serta hak masyarakat dan penyewa yang masih beraktivitas di lingkungan tersebut.&#13;
&#13;
Perusahaan mengajak seluruh pihak menyikapi persoalan ini secara proporsional dengan mengedepankan komunikasi dan dialog.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prinsip kami adalah menyelesaikan persoalan, bukan memperpanjang persoalan. Karena itu, kami mengajak semua pihak mengedepankan komunikasi yang baik dan menggunakan mekanisme hukum yang tersedia,&amp;rdquo; ujar Elia.&#13;
&#13;
PT Bumiputera Wisata memastikan akan menjalankan seluruh proses penyelesaian secara terbuka dan bertanggung jawab, termasuk memenuhi hak-hak pekerja sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.&#13;
&#13;
Perusahaan berharap proses penyelesaian hubungan industrial dapat dilakukan secara konstruktif dengan mengedepankan kepentingan para pihak, kepastian hukum, serta situasi yang aman dan kondusif di lingkungan Hotel Bumi Wiyata.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; PT Bumiputera Wisata selaku pengelola Hotel Bumi Wiyata menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh hak pekerja yang terdampak penghentian operasional hotel dan proses pemutusan hubungan kerja (PHK) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&#13;
&#13;
Penegasan tersebut disampaikan perusahaan menyusul perhatian publik terhadap penghentian operasional Hotel Bumi Wiyata dan proses PHK terhadap 104 pekerja.&#13;
&#13;
Direktur PT Bumiputera Wisata, Mushery, menjelaskan bahwa keputusan menghentikan operasional hotel tidak diambil secara tiba-tiba. Keputusan tersebut merupakan hasil pertimbangan menyeluruh terhadap kondisi perusahaan yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami kerugian secara terus-menerus.&#13;
&#13;
Menurut Mushery, kondisi tersebut tercermin dalam laporan keuangan perusahaan yang telah melalui proses audit. Berdasarkan kondisi bisnis tersebut, perusahaan memutuskan menghentikan operasional hotel dan melakukan PHK terhadap para pekerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami memahami bahwa ini merupakan masa yang tidak mudah bagi rekan-rekan pekerja dan keluarganya. Mereka telah menjadi bagian penting dari perjalanan Hotel Bumi Wiyata. Karena itu, kami berkomitmen menyelesaikan hak-hak pekerja sesuai ketentuan hukum dan tetap membuka ruang dialog untuk mencari penyelesaian terbaik bagi semua pihak,&amp;rdquo; ujar Mushery, Kamis (8/10/2026).&#13;
&#13;
Tetap Membuka Ruang Dialog&#13;
&#13;
PT Bumiputera Wisata juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Barat yang telah memfasilitasi pertemuan antara perusahaan dan perwakilan pekerja pada 23 September 2026.&#13;
&#13;
Apresiasi serupa disampaikan kepada Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Depok yang telah memberikan pendampingan dalam proses penyelesaian persoalan hubungan industrial tersebut.&#13;
&#13;
Perusahaan menyatakan menyambut baik usulan penyelesaian yang disampaikan Gubernur Jawa Barat dalam pertemuan tersebut. Meskipun pertemuan itu belum menghasilkan kesepakatan, perusahaan memastikan ruang dialog tetap terbuka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertemuan pada 23 September memang belum menghasilkan kesepakatan final. Namun, itu bukan berarti ruang penyelesaian tertutup. Kami tetap menghormati proses yang sedang berjalan dan akan melanjutkan penyelesaian melalui mekanisme hubungan industrial sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku,&amp;rdquo; kata Mushery.&#13;
&#13;
Hormati Hak Pekerja dan Pengguna Fasilitas Hotel&#13;
&#13;
PT Bumiputera Wisata menegaskan bahwa di lingkungan Hotel Bumi Wiyata masih terdapat penyewa maupun masyarakat yang menggunakan sejumlah fasilitas olahraga. Karena itu, perusahaan berharap penyampaian aspirasi tidak mengganggu keamanan, kenyamanan, serta hak masyarakat dan penyewa yang masih beraktivitas di lingkungan tersebut.&#13;
&#13;
Perusahaan mengajak seluruh pihak menyikapi persoalan ini secara proporsional dengan mengedepankan komunikasi dan dialog.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prinsip kami adalah menyelesaikan persoalan, bukan memperpanjang persoalan. Karena itu, kami mengajak semua pihak mengedepankan komunikasi yang baik dan menggunakan mekanisme hukum yang tersedia,&amp;rdquo; ujar Elia.&#13;
&#13;
PT Bumiputera Wisata memastikan akan menjalankan seluruh proses penyelesaian secara terbuka dan bertanggung jawab, termasuk memenuhi hak-hak pekerja sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.&#13;
&#13;
Perusahaan berharap proses penyelesaian hubungan industrial dapat dilakukan secara konstruktif dengan mengedepankan kepentingan para pihak, kepastian hukum, serta situasi yang aman dan kondusif di lingkungan Hotel Bumi Wiyata.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
