<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Ribuan Keluarga Tak Lagi Terima Bansos, Ternyata Ini Penyebabnya</title><description>Sebanyak 3.150 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Brebes, Jawa Tengah, diproyeksikan keluar dari kepesertaan bantuan sosial tersebut tahun ini karena dinilai sudah mampu mandiri secara ekonomi.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/08/320/3246795/ada-ribuan-keluarga-tak-lagi-terima-bansos-ternyata-ini-penyebabnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/08/320/3246795/ada-ribuan-keluarga-tak-lagi-terima-bansos-ternyata-ini-penyebabnya"/><item><title>Ada Ribuan Keluarga Tak Lagi Terima Bansos, Ternyata Ini Penyebabnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/08/320/3246795/ada-ribuan-keluarga-tak-lagi-terima-bansos-ternyata-ini-penyebabnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/08/320/3246795/ada-ribuan-keluarga-tak-lagi-terima-bansos-ternyata-ini-penyebabnya</guid><pubDate>Kamis 08 Oktober 2026 21:32 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/08/320/3246795/bansos-EQhO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/08/320/3246795/bansos-EQhO_large.jpg</image><title>Bansos (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sebanyak 3.150 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Brebes, Jawa Tengah, diproyeksikan keluar dari kepesertaan bantuan sosial tersebut tahun ini karena dinilai sudah mampu mandiri secara ekonomi.&#13;
&#13;
Jumlah keluarga yang menjalani graduasi mandiri itu meningkat sekitar 30 persen dibandingkan 2025. Pada tahun lalu, sebanyak 2.420 keluarga di Brebes telah keluar dari PKH setelah kondisi sosial ekonominya dinilai membaik.&#13;
&#13;
Ketua Tim PKH Kabupaten Brebes Hendrik Maulana mengatakan graduasi mandiri dilakukan terhadap keluarga yang sudah tidak lagi membutuhkan bantuan sosial. Status tersebut dapat ditetapkan berdasarkan kesukarelaan penerima maupun hasil verifikasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Graduasi adalah kelulusan KPM dari ketergantungan menuju kemandirian,&amp;quot; kata Hendrik dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/10/2026).&#13;
&#13;
Menurut dia, peningkatan jumlah keluarga yang keluar dari PKH menunjukkan tujuan program bantuan sosial bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi mendorong penerima agar mampu memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri.&#13;
&#13;
Pendamping PKH, kata Hendrik, memegang prinsip &amp;quot;bansos sementara, berdaya selamanya&amp;quot;. Karena itu, semakin banyak keluarga yang mampu graduasi mandiri dinilai menunjukkan keberhasilan proses pemberdayaan.&#13;
&#13;
Tahun ini, dari 3.150 keluarga yang disiapkan graduasi mandiri, sebanyak 579 keluarga dijadwalkan mendapatkan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) dari Kementerian Sosial.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Masing-masing keluarga akan memperoleh bantuan Rp5 juta yang ditransfer langsung ke rekening penerima melalui Bank Mandiri. Dana tersebut diperuntukkan sebagai modal usaha kecil, baik untuk mengembangkan usaha yang sudah berjalan maupun merintis usaha baru.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jumlah penerima bantuan modal tersebut juga meningkat dibandingkan tahun lalu. Pada 2025, sebanyak 300 keluarga di Brebes mendapatkan PPSE.&#13;
&#13;
Hendrik mengatakan bantuan modal tersebut diharapkan membuat keluarga yang keluar dari PKH tidak hanya berhenti sebagai penerima bantuan, tetapi memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui PPSE, kami SDM PKH memastikan graduasi tidak hanya administratif, tetapi graduasi bermartabat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Salah satu keluarga yang telah lebih dulu keluar dari PKH adalah keluarga Setiapuji, warga Kelurahan Limbangan Kulon, Kecamatan Brebes. Setiapuji merupakan penerima PKH sejak 2020 hingga 2025.&#13;
&#13;
Setelah mendapatkan dukungan PPSE, Setiapuji menggunakan bantuan tersebut untuk merintis usaha bakso keliling hingga akhirnya memutuskan keluar dari kepesertaan PKH.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya penerima PKH dari 2020 sampai 2025. Alhamdulillah, bantuan PPSE membantu saya merintis usaha dan bangkit untuk mandiri, sampai saya mantap keluar dari kepesertaan PKH,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes Imam Baehaqi mengatakan proses graduasi masih melalui verifikasi untuk memastikan keluarga yang dikeluarkan dari daftar penerima memang telah memiliki kondisi ekonomi yang lebih baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ada warga yang merasa belum mampu tetapi masuk daftar graduasi, silakan sampaikan ke pendamping PKH di kecamatan atau ke Dinas Sosial. Daftar ini masih kami verifikasi, dan kami cek satu per satu,&amp;quot; kata Imam.&#13;
&#13;
Program graduasi mandiri tersebut menjadi bagian dari target Kementerian Sosial untuk mendorong sekitar 300 ribu keluarga penerima PKH di seluruh Indonesia keluar dari kepesertaan bantuan sosial karena telah mampu mandiri secara ekonomi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sebanyak 3.150 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Brebes, Jawa Tengah, diproyeksikan keluar dari kepesertaan bantuan sosial tersebut tahun ini karena dinilai sudah mampu mandiri secara ekonomi.&#13;
&#13;
Jumlah keluarga yang menjalani graduasi mandiri itu meningkat sekitar 30 persen dibandingkan 2025. Pada tahun lalu, sebanyak 2.420 keluarga di Brebes telah keluar dari PKH setelah kondisi sosial ekonominya dinilai membaik.&#13;
&#13;
Ketua Tim PKH Kabupaten Brebes Hendrik Maulana mengatakan graduasi mandiri dilakukan terhadap keluarga yang sudah tidak lagi membutuhkan bantuan sosial. Status tersebut dapat ditetapkan berdasarkan kesukarelaan penerima maupun hasil verifikasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Graduasi adalah kelulusan KPM dari ketergantungan menuju kemandirian,&amp;quot; kata Hendrik dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/10/2026).&#13;
&#13;
Menurut dia, peningkatan jumlah keluarga yang keluar dari PKH menunjukkan tujuan program bantuan sosial bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi mendorong penerima agar mampu memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri.&#13;
&#13;
Pendamping PKH, kata Hendrik, memegang prinsip &amp;quot;bansos sementara, berdaya selamanya&amp;quot;. Karena itu, semakin banyak keluarga yang mampu graduasi mandiri dinilai menunjukkan keberhasilan proses pemberdayaan.&#13;
&#13;
Tahun ini, dari 3.150 keluarga yang disiapkan graduasi mandiri, sebanyak 579 keluarga dijadwalkan mendapatkan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) dari Kementerian Sosial.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Masing-masing keluarga akan memperoleh bantuan Rp5 juta yang ditransfer langsung ke rekening penerima melalui Bank Mandiri. Dana tersebut diperuntukkan sebagai modal usaha kecil, baik untuk mengembangkan usaha yang sudah berjalan maupun merintis usaha baru.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jumlah penerima bantuan modal tersebut juga meningkat dibandingkan tahun lalu. Pada 2025, sebanyak 300 keluarga di Brebes mendapatkan PPSE.&#13;
&#13;
Hendrik mengatakan bantuan modal tersebut diharapkan membuat keluarga yang keluar dari PKH tidak hanya berhenti sebagai penerima bantuan, tetapi memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui PPSE, kami SDM PKH memastikan graduasi tidak hanya administratif, tetapi graduasi bermartabat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Salah satu keluarga yang telah lebih dulu keluar dari PKH adalah keluarga Setiapuji, warga Kelurahan Limbangan Kulon, Kecamatan Brebes. Setiapuji merupakan penerima PKH sejak 2020 hingga 2025.&#13;
&#13;
Setelah mendapatkan dukungan PPSE, Setiapuji menggunakan bantuan tersebut untuk merintis usaha bakso keliling hingga akhirnya memutuskan keluar dari kepesertaan PKH.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya penerima PKH dari 2020 sampai 2025. Alhamdulillah, bantuan PPSE membantu saya merintis usaha dan bangkit untuk mandiri, sampai saya mantap keluar dari kepesertaan PKH,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes Imam Baehaqi mengatakan proses graduasi masih melalui verifikasi untuk memastikan keluarga yang dikeluarkan dari daftar penerima memang telah memiliki kondisi ekonomi yang lebih baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau ada warga yang merasa belum mampu tetapi masuk daftar graduasi, silakan sampaikan ke pendamping PKH di kecamatan atau ke Dinas Sosial. Daftar ini masih kami verifikasi, dan kami cek satu per satu,&amp;quot; kata Imam.&#13;
&#13;
Program graduasi mandiri tersebut menjadi bagian dari target Kementerian Sosial untuk mendorong sekitar 300 ribu keluarga penerima PKH di seluruh Indonesia keluar dari kepesertaan bantuan sosial karena telah mampu mandiri secara ekonomi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
