<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sepekan Menguat di Level 6.093, Transaksi Harian Naik Rp16,23 Triliun</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.093 atau menguat 0,94 persen jika dibandingkan pada periode pekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian melonjak 28,52 persen menjadi Rp16,23 triliun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/10/278/3247040/ihsg-sepekan-menguat-di-level-6-093-transaksi-harian-naik-rp16-23-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/10/278/3247040/ihsg-sepekan-menguat-di-level-6-093-transaksi-harian-naik-rp16-23-triliun"/><item><title>IHSG Sepekan Menguat di Level 6.093, Transaksi Harian Naik Rp16,23 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/10/278/3247040/ihsg-sepekan-menguat-di-level-6-093-transaksi-harian-naik-rp16-23-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/10/278/3247040/ihsg-sepekan-menguat-di-level-6-093-transaksi-harian-naik-rp16-23-triliun</guid><pubDate>Sabtu 10 Oktober 2026 10:08 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/10/278/3247040/ihsg_sepekan-h62d_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Sepekan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/10/278/3247040/ihsg_sepekan-h62d_large.jpg</image><title>IHSG Sepekan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup&amp;nbsp;di level 6.093 atau menguat 0,94 persen jika dibandingkan pada periode pekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian melonjak 28,52 persen menjadi Rp16,23 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan data statistik mingguan BEI 5-9 Oktober 2026, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.216 dan level terendah 5.995. Capaian tersebut menunjukkan indeks bergerak fluktuatif sebelum mengakhiri pekan di zona penguatan.&#13;
&#13;
Kapitalisasi pasar BEI turut meningkat 0,69 persen menjadi Rp10.701 triliun dari Rp10.627 triliun pada pekan sebelumnya. Dalam denominasi dolar AS, kapitalisasi pasar naik 0,77 persen menjadi USD598 miliar.&#13;
&#13;
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian naik dari Rp12,63 triliun pada pekan sebelumnya menjadi Rp16,23 triliun. Kenaikan tersebut setara dengan tambahan nilai transaksi sekitar Rp3,60 triliun per hari.&#13;
&#13;
Peningkatan aktivitas perdagangan juga tercermin dari rata-rata volume transaksi harian yang mencapai 46,53 miliar saham. Angka tersebut turun 7,62 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 50,37 miliar saham.&#13;
&#13;
Meski nilai transaksi meningkat dan IHSG menguat, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp2,45 triliun sepanjang pekan ini. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan net sell investor asing pada pekan sebelumnya yang mencapai Rp5,04 triliun.&#13;
&#13;
Dari sisi komposisi investor, porsi investor domestik dalam perdagangan meningkat menjadi 77 persen, dibandingkan 59 persen pada pekan sebelumnya. Sebaliknya, porsi investor asing turun menjadi 23 persen dari sebelumnya 41 persen.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Secara sektoral, indeks transportasi dan logistik mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 5,85 persen. Disusul sektor kesehatan yang menguat 3,59 persen dan sektor barang baku sebesar 2,10 persen.&#13;
&#13;
Di sisi lain, kenaikan IHSG tidak diikuti seluruh saham. Data BEI menunjukkan sebanyak 403 saham atau sekitar 42 persen dari saham yang tercatat dalam statistik mengalami kenaikan lebih dari 2 persen. Sementara itu, 128 saham atau sekitar 10 persen terkoreksi lebih dari 2 persen.&#13;
&#13;
Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa penguatan pasar saham pada pekan ini berlangsung di tengah peningkatan nilai transaksi dan berkurangnya tekanan jual bersih investor asing. Namun, pergerakan saham masih bervariasi, dengan sejumlah emiten mencatatkan kenaikan maupun koreksi tajam.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup&amp;nbsp;di level 6.093 atau menguat 0,94 persen jika dibandingkan pada periode pekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian melonjak 28,52 persen menjadi Rp16,23 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan data statistik mingguan BEI 5-9 Oktober 2026, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.216 dan level terendah 5.995. Capaian tersebut menunjukkan indeks bergerak fluktuatif sebelum mengakhiri pekan di zona penguatan.&#13;
&#13;
Kapitalisasi pasar BEI turut meningkat 0,69 persen menjadi Rp10.701 triliun dari Rp10.627 triliun pada pekan sebelumnya. Dalam denominasi dolar AS, kapitalisasi pasar naik 0,77 persen menjadi USD598 miliar.&#13;
&#13;
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian naik dari Rp12,63 triliun pada pekan sebelumnya menjadi Rp16,23 triliun. Kenaikan tersebut setara dengan tambahan nilai transaksi sekitar Rp3,60 triliun per hari.&#13;
&#13;
Peningkatan aktivitas perdagangan juga tercermin dari rata-rata volume transaksi harian yang mencapai 46,53 miliar saham. Angka tersebut turun 7,62 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 50,37 miliar saham.&#13;
&#13;
Meski nilai transaksi meningkat dan IHSG menguat, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp2,45 triliun sepanjang pekan ini. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan net sell investor asing pada pekan sebelumnya yang mencapai Rp5,04 triliun.&#13;
&#13;
Dari sisi komposisi investor, porsi investor domestik dalam perdagangan meningkat menjadi 77 persen, dibandingkan 59 persen pada pekan sebelumnya. Sebaliknya, porsi investor asing turun menjadi 23 persen dari sebelumnya 41 persen.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Secara sektoral, indeks transportasi dan logistik mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 5,85 persen. Disusul sektor kesehatan yang menguat 3,59 persen dan sektor barang baku sebesar 2,10 persen.&#13;
&#13;
Di sisi lain, kenaikan IHSG tidak diikuti seluruh saham. Data BEI menunjukkan sebanyak 403 saham atau sekitar 42 persen dari saham yang tercatat dalam statistik mengalami kenaikan lebih dari 2 persen. Sementara itu, 128 saham atau sekitar 10 persen terkoreksi lebih dari 2 persen.&#13;
&#13;
Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa penguatan pasar saham pada pekan ini berlangsung di tengah peningkatan nilai transaksi dan berkurangnya tekanan jual bersih investor asing. Namun, pergerakan saham masih bervariasi, dengan sejumlah emiten mencatatkan kenaikan maupun koreksi tajam.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
