<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamenaker Singgung Jangan Hanya Kejar Ijazah, Tantang Mahasiswa Ciptakan Lapangan Kerja</title><description>Wamenaker meminta mahasiswa ketika melanjutkan ke perguruan tinggi tidak sekadar mencari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan ijazah&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/11/320/3247194/wamenaker-singgung-jangan-hanya-kejar-ijazah-tantang-mahasiswa-ciptakan-lapangan-kerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/11/320/3247194/wamenaker-singgung-jangan-hanya-kejar-ijazah-tantang-mahasiswa-ciptakan-lapangan-kerja"/><item><title>Wamenaker Singgung Jangan Hanya Kejar Ijazah, Tantang Mahasiswa Ciptakan Lapangan Kerja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/11/320/3247194/wamenaker-singgung-jangan-hanya-kejar-ijazah-tantang-mahasiswa-ciptakan-lapangan-kerja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/11/320/3247194/wamenaker-singgung-jangan-hanya-kejar-ijazah-tantang-mahasiswa-ciptakan-lapangan-kerja</guid><pubDate>Minggu 11 Oktober 2026 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/11/320/3247194/wamenaker-IwLR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamenaker Singgung Jangan Hanya Kejar Ijazah, Tantang Mahasiswa Ciptakan Lapangan Kerja (Foto: Kemnaker)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/11/320/3247194/wamenaker-IwLR_large.jpg</image><title>Wamenaker Singgung Jangan Hanya Kejar Ijazah, Tantang Mahasiswa Ciptakan Lapangan Kerja (Foto: Kemnaker)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor meminta mahasiswa ketika melanjutkan ke perguruan tinggi tidak sekadar mencari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan ijazah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wamenaker mendorong mahasiswa untuk mencari pengalaman kerja hingga peningkatan kompetensi agar mampu bersaing di dunia kerja maupun menciptakan lapangan kerja ketika lulus nanti.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kepada mahasiswa, saya berpesan jangan hanya mengejar IPK dan ijazah, tetapi kejarlah kompetensi dan pengalaman. Jangan pula sekadar mencari pekerjaan, tetapi bangunlah kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja,&amp;quot; kata Afriansyah dalam keterangan resmi, Sabtu (10/10/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Afriansyah, kolaborasi ini menunjukkan komitmen negara mendampingi pencari kerja sejak masa persiapan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah tak lagi sekadar menerapkan konsep link and match, tetapi mengembangkannya menjadi Connect to Grow yang menghubungkan pendidikan, pelatihan, sertifikasi, hingga pasar kerja secara terintegrasi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan magang. Bagi Afriansyah, magang bukan jalan buntu, melainkan pintu masuk menuju dunia kerja sekaligus investasi masa depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di kampus saudara belajar teori, namun di tempat magang saudara belajar menerapkannya menjadi hasil nyata, sekaligus melatih disiplin dan kerja sama tim,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Afriansyah turut menekankan pentingnya semangat Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dalam membangun jalur penyiapan talenta Indonesia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor meminta mahasiswa ketika melanjutkan ke perguruan tinggi tidak sekadar mencari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan ijazah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wamenaker mendorong mahasiswa untuk mencari pengalaman kerja hingga peningkatan kompetensi agar mampu bersaing di dunia kerja maupun menciptakan lapangan kerja ketika lulus nanti.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kepada mahasiswa, saya berpesan jangan hanya mengejar IPK dan ijazah, tetapi kejarlah kompetensi dan pengalaman. Jangan pula sekadar mencari pekerjaan, tetapi bangunlah kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja,&amp;quot; kata Afriansyah dalam keterangan resmi, Sabtu (10/10/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Afriansyah, kolaborasi ini menunjukkan komitmen negara mendampingi pencari kerja sejak masa persiapan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah tak lagi sekadar menerapkan konsep link and match, tetapi mengembangkannya menjadi Connect to Grow yang menghubungkan pendidikan, pelatihan, sertifikasi, hingga pasar kerja secara terintegrasi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan magang. Bagi Afriansyah, magang bukan jalan buntu, melainkan pintu masuk menuju dunia kerja sekaligus investasi masa depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di kampus saudara belajar teori, namun di tempat magang saudara belajar menerapkannya menjadi hasil nyata, sekaligus melatih disiplin dan kerja sama tim,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Afriansyah turut menekankan pentingnya semangat Pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media dalam membangun jalur penyiapan talenta Indonesia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
