<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga BBM Rabu 14 Oktober 2026, Pertalite hingga Pertamax Jadi Segini</title><description>Harga bahan bakar masih mengacu pada ketetapan harga sejak 1 Oktober 2026. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/14/320/3247622/harga-bbm-rabu-14-oktober-2026-pertalite-hingga-pertamax-jadi-segini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/14/320/3247622/harga-bbm-rabu-14-oktober-2026-pertalite-hingga-pertamax-jadi-segini"/><item><title>Harga BBM Rabu 14 Oktober 2026, Pertalite hingga Pertamax Jadi Segini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/14/320/3247622/harga-bbm-rabu-14-oktober-2026-pertalite-hingga-pertamax-jadi-segini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/14/320/3247622/harga-bbm-rabu-14-oktober-2026-pertalite-hingga-pertamax-jadi-segini</guid><pubDate>Rabu 14 Oktober 2026 06:03 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/13/320/3247622/bbm-JINb_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina Rabu (14/10/2026). (Foto: Okezone.com/Pertamina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/13/320/3247622/bbm-JINb_large.jpg</image><title>Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina Rabu (14/10/2026). (Foto: Okezone.com/Pertamina)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina Rabu (14/10/2026). Harga bahan bakar masih mengacu pada ketetapan harga sejak 1 Oktober 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami perubahan per 1 Oktober 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Per 1 Oktober harga BBM baik subsidi dan nonsubsidi masih tetap sama dengan harga per bulan September,&amp;rdquo; ujar Kitty di Jakarta.&#13;
&#13;
Kitty menjelaskan, harga BBM subsidi, seperti Pertalite dan Biosolar, tidak akan naik hingga akhir 2026. Kebijakan tersebut mengikuti arahan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.&#13;
&#13;
Sementara itu, Pertamina masih mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat dalam menetapkan harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka sampai saat ini, masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya,&amp;rdquo; kata Kitty.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, seharusnya menyesuaikan perkembangan harga pasar pada Oktober 2026. Penetapan harga tersebut mempertimbangkan tren harga minyak mentah global dan perkembangan Indonesian Crude Price (ICP).&#13;
&#13;
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan evaluasi bulanan harga BBM nonsubsidi seharusnya telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas). Ia menyatakan akan memeriksa kembali proses evaluasi penetapan harga BBM nonsubsidi untuk periode Oktober 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah untuk Pertamax, ini kan menyesuaikan dengan keekonomian. Jadi seharusnya itu dari Dirjen Migas sudah menyampaikan evaluasi, saya cek lagi ya,&amp;rdquo; kata Yuliot di Kantor Kementerian ESDM.&#13;
&#13;
Pernyataan tersebut merespons keputusan Pertamina Patra Niaga yang mempertahankan harga BBM nonsubsidi per 1 Oktober 2026.&#13;
&#13;
- Biosolar subsidi Rp6.800 per liter&#13;
- Pertalite Rp10.000 per liter&#13;
- Pertamax Rp15.950 per liter&#13;
- Pertamax Green Rp19.150 per liter&#13;
- Pertamax Turbo Rp19.600 per liter&#13;
- Dexlite Rp23.700 per liter&#13;
- Pertamina Dex Rp25.200 per liter&#13;
&#13;
Baca Selengkapnya: Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini dari Pertalite hingga Pertamax, Berlaku 13 Oktober 2026&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina Rabu (14/10/2026). Harga bahan bakar masih mengacu pada ketetapan harga sejak 1 Oktober 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami perubahan per 1 Oktober 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Per 1 Oktober harga BBM baik subsidi dan nonsubsidi masih tetap sama dengan harga per bulan September,&amp;rdquo; ujar Kitty di Jakarta.&#13;
&#13;
Kitty menjelaskan, harga BBM subsidi, seperti Pertalite dan Biosolar, tidak akan naik hingga akhir 2026. Kebijakan tersebut mengikuti arahan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.&#13;
&#13;
Sementara itu, Pertamina masih mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat dalam menetapkan harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Maka sampai saat ini, masih diterapkan harga yang sama dengan periode sebelumnya,&amp;rdquo; kata Kitty.&#13;
&#13;
Di sisi lain, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, seharusnya menyesuaikan perkembangan harga pasar pada Oktober 2026. Penetapan harga tersebut mempertimbangkan tren harga minyak mentah global dan perkembangan Indonesian Crude Price (ICP).&#13;
&#13;
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan evaluasi bulanan harga BBM nonsubsidi seharusnya telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas). Ia menyatakan akan memeriksa kembali proses evaluasi penetapan harga BBM nonsubsidi untuk periode Oktober 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nah untuk Pertamax, ini kan menyesuaikan dengan keekonomian. Jadi seharusnya itu dari Dirjen Migas sudah menyampaikan evaluasi, saya cek lagi ya,&amp;rdquo; kata Yuliot di Kantor Kementerian ESDM.&#13;
&#13;
Pernyataan tersebut merespons keputusan Pertamina Patra Niaga yang mempertahankan harga BBM nonsubsidi per 1 Oktober 2026.&#13;
&#13;
- Biosolar subsidi Rp6.800 per liter&#13;
- Pertalite Rp10.000 per liter&#13;
- Pertamax Rp15.950 per liter&#13;
- Pertamax Green Rp19.150 per liter&#13;
- Pertamax Turbo Rp19.600 per liter&#13;
- Dexlite Rp23.700 per liter&#13;
- Pertamina Dex Rp25.200 per liter&#13;
&#13;
Baca Selengkapnya: Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini dari Pertalite hingga Pertamax, Berlaku 13 Oktober 2026&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
