<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MSCI Buka Konsultasi, Status Pasar Saham RI Terancam Turun Jadi Standalone Market</title><description>MSCI mengumumkan untuk membuka konsultasi dengan pelaku pasar mengenai usulan menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market (pasar berkembang) ke Standalone Market (pasar mandiri).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/16/278/3248213/msci-buka-konsultasi-status-pasar-saham-ri-terancam-turun-jadi-standalone-market</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/16/278/3248213/msci-buka-konsultasi-status-pasar-saham-ri-terancam-turun-jadi-standalone-market"/><item><title>MSCI Buka Konsultasi, Status Pasar Saham RI Terancam Turun Jadi Standalone Market</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/16/278/3248213/msci-buka-konsultasi-status-pasar-saham-ri-terancam-turun-jadi-standalone-market</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/16/278/3248213/msci-buka-konsultasi-status-pasar-saham-ri-terancam-turun-jadi-standalone-market</guid><pubDate>Jum'at 16 Oktober 2026 08:05 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/16/278/3248213/saham-zCPm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MSCI Buka Konsultasi, Status Pasar Saham RI Terancam Turun Jadi Standalone Market (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/16/278/3248213/saham-zCPm_large.jpg</image><title>MSCI Buka Konsultasi, Status Pasar Saham RI Terancam Turun Jadi Standalone Market (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan untuk membuka konsultasi dengan pelaku pasar mengenai usulan menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market (pasar berkembang) ke Standalone Market (pasar mandiri).&#13;
&#13;
MSCI akan mengumumkan keputusan final paling lambat akhir Juni 2027 dan dapat memberikan pembaruan sementara mengenai masukan dari pelaku pasar selama masa konsultasi. Demikian dikutip dari pengumuman MSCI yang diterima di Jakarta, Jumat (16/10/2026).&#13;
&#13;
MSCI menyatakan bahwa kekhawatiran pelaku pasar telah meningkat signifikan mengenai kemampuan investasi di pasar modal Indonesia, termasuk mengenai ketidakjelasan yang terus berlanjut dalam struktur kepemilikan saham dan dugaan perilaku perdagangan yang terkoordinasi.&#13;
&#13;
Meskipun otoritas pasar modal Indonesia telah mengumumkan aksi reformasi, diantaranya peningkatan pengungkapan pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen, dan pengungkapan klasifikasi investor yang lebih terperinci.&#13;
&#13;
Selain itu, juga pelaporan Konsentrasi Kepemilikan Saham Tinggi (HSC), dan peta jalan menuju persyaratan minimum free float sebesar 15 persen.&#13;
&#13;
Namun demikian, MSCI menilai perlunya implementasi yang konsisten dan bukti dampak material yang berkelanjutan dari aksi reformasi tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, MSCI pada Juni 2026 telah mengumumkan apabila kemajuan yang memadai belum terlihat pada November 2026 Index Review, MSCI akan mempertimbangkan untuk meluncurkan konsultasi mengenai reklasifikasi pasar Indonesia.&#13;
&#13;
Pelaku pasar telah melaporkan kepada MSCI bahwa hingga saat ini belum ada kemajuan yang cukup secara konsisten di seluruh pasar ekuitas Indonesia.&#13;
&#13;
Meskipun reformasi telah diumumkan, masih terdapat kekhawatiran yang signifikan di sekitar disfungsi pasar, termasuk dugaan masih adanya perilaku perdagangan yang terkoordinasi dan kurangnya bukti penegakan yang berarti.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, MSCI tidak lagi menganggap klasifikasi lanjutan Indonesia sebagai Emerging Market tepat, dan sedang meluncurkan konsultasi mengenai proposal untuk mengklasifikasi ulang Indonesia sebagai Standalone Market.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan untuk membuka konsultasi dengan pelaku pasar mengenai usulan menurunkan klasifikasi pasar modal Indonesia dari Emerging Market (pasar berkembang) ke Standalone Market (pasar mandiri).&#13;
&#13;
MSCI akan mengumumkan keputusan final paling lambat akhir Juni 2027 dan dapat memberikan pembaruan sementara mengenai masukan dari pelaku pasar selama masa konsultasi. Demikian dikutip dari pengumuman MSCI yang diterima di Jakarta, Jumat (16/10/2026).&#13;
&#13;
MSCI menyatakan bahwa kekhawatiran pelaku pasar telah meningkat signifikan mengenai kemampuan investasi di pasar modal Indonesia, termasuk mengenai ketidakjelasan yang terus berlanjut dalam struktur kepemilikan saham dan dugaan perilaku perdagangan yang terkoordinasi.&#13;
&#13;
Meskipun otoritas pasar modal Indonesia telah mengumumkan aksi reformasi, diantaranya peningkatan pengungkapan pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen, dan pengungkapan klasifikasi investor yang lebih terperinci.&#13;
&#13;
Selain itu, juga pelaporan Konsentrasi Kepemilikan Saham Tinggi (HSC), dan peta jalan menuju persyaratan minimum free float sebesar 15 persen.&#13;
&#13;
Namun demikian, MSCI menilai perlunya implementasi yang konsisten dan bukti dampak material yang berkelanjutan dari aksi reformasi tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, MSCI pada Juni 2026 telah mengumumkan apabila kemajuan yang memadai belum terlihat pada November 2026 Index Review, MSCI akan mempertimbangkan untuk meluncurkan konsultasi mengenai reklasifikasi pasar Indonesia.&#13;
&#13;
Pelaku pasar telah melaporkan kepada MSCI bahwa hingga saat ini belum ada kemajuan yang cukup secara konsisten di seluruh pasar ekuitas Indonesia.&#13;
&#13;
Meskipun reformasi telah diumumkan, masih terdapat kekhawatiran yang signifikan di sekitar disfungsi pasar, termasuk dugaan masih adanya perilaku perdagangan yang terkoordinasi dan kurangnya bukti penegakan yang berarti.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, MSCI tidak lagi menganggap klasifikasi lanjutan Indonesia sebagai Emerging Market tepat, dan sedang meluncurkan konsultasi mengenai proposal untuk mengklasifikasi ulang Indonesia sebagai Standalone Market.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
