<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Kembangkan Pelabuhan Korido, Jadi Urat Nadi Logistik Perbatasan Papua</title><description>Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Korido siap mengembangkan Pelabuhan Korido&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/17/320/3248444/ri-kembangkan-pelabuhan-korido-jadi-urat-nadi-logistik-perbatasan-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/17/320/3248444/ri-kembangkan-pelabuhan-korido-jadi-urat-nadi-logistik-perbatasan-papua"/><item><title>RI Kembangkan Pelabuhan Korido, Jadi Urat Nadi Logistik Perbatasan Papua</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/17/320/3248444/ri-kembangkan-pelabuhan-korido-jadi-urat-nadi-logistik-perbatasan-papua</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/17/320/3248444/ri-kembangkan-pelabuhan-korido-jadi-urat-nadi-logistik-perbatasan-papua</guid><pubDate>Sabtu 17 Oktober 2026 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/17/320/3248444/pelabuhan-S8Kv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RI Kembangkan Pelabuhan Korido, Jadi Urat Nadi Logistik Perbatasan Papua (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/17/320/3248444/pelabuhan-S8Kv_large.jpg</image><title>RI Kembangkan Pelabuhan Korido, Jadi Urat Nadi Logistik Perbatasan Papua (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut&amp;nbsp;Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Korido siap mengembangkan Pelabuhan Korido di Provinsi Papua. Hal ini ditandai dengan kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Papua dalam penyusunan Detail Engineering Design atau DED Pelabuhan Korido.&#13;
&#13;
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Matius Wally sebagai Ketua Tim Teknis Penyusunan DED dari Pemerintah Provinsi Papua mengatakan, sinergi dan kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan sinergitas layanan kepelabuhanan dan angkutan di perairan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemanfaatan teknologi operasional diharapkan mampu menghadirkan konektivitas layanan pelabuhan yang handal, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau,&amp;quot; ungkap Wally dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (17/10/2026).&#13;
&#13;
Sementara, Kepala Kantor UPP Korido Willem Thobias Fofid mengatakan, pengembangan Pelabuhan Korido guna memperkuat layanan distribusi logistik dan kepelabuhanan di wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) melalui Pengembangan Jangka Pendek Pelabuhan Korido.&#13;
&#13;
Hal ini meliputi studi dan analisis fasilitas sisi laut yaitu perpanjangan dermaga oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kepelabuhanan Tahun Anggaran 2027 dan fasiltas sisi darat yang meliputi area walkway, pagar, terminal penumpang, kantin dan area komersil untuk tahun anggaran 2026 melalui APBD Provinsi Papua.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui sinergi penyusunan dokumen DED ini sebagai dukungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk memperkuat persyaratan dalam pengembangan pelabuhan ke depannya dan merupakan jawaban atas tantangan keterbatasan infrastruktur di wilayah perbatasan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Willem berharap kolaborasi ini dapat terus berkelanjutan dan sinergi dalam penyusunan DED, kami terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi teknologi yang inklusif, berkelanjutan, dan dapat menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semoga kolaborasi ini berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara, optimistis penguatan kedaulatan data pergerakan kapal dan aktivitas pelabuhan akan semakin aman dan terintegrasi, sekaligus memperkuat aspek pengawasan serta keselamatan pelayaran di wilayah timur Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menyampaikan, kerja sama ini merupakan momentum bersejarah karena menjadi kolaborasi pertama di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua dalam penyusunan DED pengembangan pelabuhan yaitu Pelabuhan Korido untuk memperkuat jalur disribusi logistik dan pergerakan angkutan laut di Papua khususnya di Supiori yang masuk wilayah 3TP.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena dari pelabuhan yang produktif akan terbangun konektivitas yang hebat sehingga pertumbuhan ekonomi terus berkembangan dan berkelanjutan,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut&amp;nbsp;Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Korido siap mengembangkan Pelabuhan Korido di Provinsi Papua. Hal ini ditandai dengan kolaborasi bersama Pemerintah Provinsi Papua dalam penyusunan Detail Engineering Design atau DED Pelabuhan Korido.&#13;
&#13;
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Matius Wally sebagai Ketua Tim Teknis Penyusunan DED dari Pemerintah Provinsi Papua mengatakan, sinergi dan kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan sinergitas layanan kepelabuhanan dan angkutan di perairan. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemanfaatan teknologi operasional diharapkan mampu menghadirkan konektivitas layanan pelabuhan yang handal, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau,&amp;quot; ungkap Wally dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (17/10/2026).&#13;
&#13;
Sementara, Kepala Kantor UPP Korido Willem Thobias Fofid mengatakan, pengembangan Pelabuhan Korido guna memperkuat layanan distribusi logistik dan kepelabuhanan di wilayah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP) melalui Pengembangan Jangka Pendek Pelabuhan Korido.&#13;
&#13;
Hal ini meliputi studi dan analisis fasilitas sisi laut yaitu perpanjangan dermaga oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kepelabuhanan Tahun Anggaran 2027 dan fasiltas sisi darat yang meliputi area walkway, pagar, terminal penumpang, kantin dan area komersil untuk tahun anggaran 2026 melalui APBD Provinsi Papua.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui sinergi penyusunan dokumen DED ini sebagai dukungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk memperkuat persyaratan dalam pengembangan pelabuhan ke depannya dan merupakan jawaban atas tantangan keterbatasan infrastruktur di wilayah perbatasan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Willem berharap kolaborasi ini dapat terus berkelanjutan dan sinergi dalam penyusunan DED, kami terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi teknologi yang inklusif, berkelanjutan, dan dapat menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semoga kolaborasi ini berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara, optimistis penguatan kedaulatan data pergerakan kapal dan aktivitas pelabuhan akan semakin aman dan terintegrasi, sekaligus memperkuat aspek pengawasan serta keselamatan pelayaran di wilayah timur Indonesia,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menyampaikan, kerja sama ini merupakan momentum bersejarah karena menjadi kolaborasi pertama di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua dalam penyusunan DED pengembangan pelabuhan yaitu Pelabuhan Korido untuk memperkuat jalur disribusi logistik dan pergerakan angkutan laut di Papua khususnya di Supiori yang masuk wilayah 3TP.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena dari pelabuhan yang produktif akan terbangun konektivitas yang hebat sehingga pertumbuhan ekonomi terus berkembangan dan berkelanjutan,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
