<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Fakta Blackout di Batam Imbas Kelelawar hingga Danantara Ambil Alih PLN Batam</title><description>Pemadaman listrik massal atau blackout terjadi wilayah Batam pada Senin 12 Oktober 2026. Blackout berlangsung selama lebih dari 15-16 jam.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/18/320/3248478/6-fakta-blackout-di-batam-imbas-kelelawar-hingga-danantara-ambil-alih-pln-batam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/18/320/3248478/6-fakta-blackout-di-batam-imbas-kelelawar-hingga-danantara-ambil-alih-pln-batam"/><item><title>6 Fakta Blackout di Batam Imbas Kelelawar hingga Danantara Ambil Alih PLN Batam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/18/320/3248478/6-fakta-blackout-di-batam-imbas-kelelawar-hingga-danantara-ambil-alih-pln-batam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/18/320/3248478/6-fakta-blackout-di-batam-imbas-kelelawar-hingga-danantara-ambil-alih-pln-batam</guid><pubDate>Minggu 18 Oktober 2026 07:05 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/17/320/3248478/listrik-4Q9H_large.png" expression="full" type="image/jpeg">6 Fakta Blackout di Batam Imbas Kelelawar hingga Danantara Ambil Alih PLN Batam (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/17/320/3248478/listrik-4Q9H_large.png</image><title>6 Fakta Blackout di Batam Imbas Kelelawar hingga Danantara Ambil Alih PLN Batam (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Pemadaman listrik massal atau blackout terjadi wilayah Batam pada Senin 12 Oktober 2026. Blackout berlangsung selama lebih dari 15-16 jam, namun kini listrik di Batam sudah pulih 100 persen.&#13;
&#13;
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap dugaan penyebab blackout salah satunya disebabkan hewan kelelawar. Selain itu terdapat persoalan teknis pada jaringan listrik.&#13;
&#13;
Di sisi lain, &amp;nbsp;Danantara Indonesia menyiapkan penguatan pengelolaan PT PLN Batam dengan menempatkan perusahaan tersebut langsung di bawah Danantara. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengembangan bisnis kelistrikan, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan daya tarik investasi di Batam.&#13;
&#13;
Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta blackout di Batam, Jakarta, Minggu (18/10/2026).&#13;
&#13;
1. Penyebab Blackout di Bali&#13;
&#13;
Bahlil yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi menjelaskan, blackout tersebut diduga terjadi berkaitan dengan persoalan teknis pada jaringan listrik dan kemungkinan adanya hewan yang terkena jaringan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kan saya juga tadi menyampaikan karena diskusi tentang bagaimana cara agar beberapa daerah tentang listrik harus kita lakukan apa namanya? Perbaikan yang lebih intensif lagi. Agar bisa kita memberikan pelayanan yang terbaik untuk rakyat,&amp;quot; kata Bahlil kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Rabu (14/10/2026).&#13;
&#13;
Bahlil mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, terjadinya blackout di Batam terdapat sejumlah persoalan teknis. &amp;quot;Iya, ada beberapa persoalan teknis di wilayah Batam itu. Ada beberapa jaringan yang kena trouble karena ada petir dan menurut mereka (PLN) ya. Dan ada kesalahan teknis lah, kira-kira begitu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Bahlil mengungkapkan, insiden itu juga terjadi kemungkinan adanya hewan yang terkena jaringan listrik. Namun, ia tidak merinci lebih lanjut hasil pemeriksaan teknis atas kejadian tersebut. &amp;quot;Teknisnya itu ada tiga, salah satu di antaranya adalah katanya ada hewan atau apa yang kena kelelawar atau apa, kira-kira begitu ya,&amp;quot; jelas Bahlil.&#13;
&#13;
2. Dampak Blackout di Batam&#13;
&#13;
Pemadaman listrik di Batam terjadi pada Senin (12/10/2026) pagi dan dilaporkan berlangsung lebih dari 15 jam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Gangguan yang mulai terjadi sekitar pukul 06.20 WIB tersebut berdampak pada aktivitas rumah tangga, komunikasi, perdagangan, hingga mobilitas masyarakat.&#13;
&#13;
Sejumlah layanan dasar juga dilaporkan terganggu, termasuk pasokan air bersih dan koneksi internet. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga terhambat selama pemadaman berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Listrik di Batam Sudah Pulih&#13;
&#13;
PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah Batam telah pulih 100% setelah terjadi pemadaman listrik atau blackout yang terjadi beberapa waktu lalu. Sementara itu, pemulihan listrik di wilayah Bintan hingga saat ini masih berlangsung.&#13;
&#13;
Hingga Rabu, pasokan listrik di Batam sudah kembali normal sepenuhnya. Adapun pemulihan di Bintan masih dilakukan secara bertahap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudah pulih per hari ini hampir semuanya sudah pulih, Batam sudah pulih 100% dan Bintan sebagian menyusul,&amp;rdquo; ujar Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Suroso Isnandar sebelum menjadi Dirut PLN di Istana Kepresidenan&#13;
&#13;
Terkait kemungkinan pemberian kompensasi kepada pelanggan yang terdampak pemadaman, Suroso menjelaskan, PLN memiliki mekanisme sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sesuai dengan peraturan yang ada, jika padamnya melebihi jumlah jam tertentu yang harus kami cek, ada mekanisme tersebut. Tapi pada saat ini yang penting prioritas pertama kita adalah memulihkan kembali pelayanan kepada masyarakat,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
4. Pergantian Dirut PLN&#13;
&#13;
Danantara Indonesia melakukan penyegaran manajemen PT PLN (Persero), salah satunya mengganti Darmawan Prasodjo dari jabatan Direktur Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Rabu (14/10/2026). Kini posisi Dirut PLN diemban Suroso Isnandar&#13;
&#13;
Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan, penguatan PLN Group menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi berkelanjutan dan memastikan masyarakat merasakan peningkatan kualitas layanan kelistrikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas kami dalam penguatan PLN Group. Melalui penyegaran manajemen ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas layanan, mulai dari keandalan pasokan hingga respons terhadap kebutuhan pelanggan,&amp;quot; ujar Dony dalam keterangan resmi.&#13;
&#13;
Menurut dia, peningkatan layanan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung aktivitas dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia.&#13;
&#13;
Danantara menilai penguatan kinerja PLN Group perlu dilakukan agar perusahaan semakin mampu menyediakan pasokan listrik yang andal sekaligus memberikan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan pelanggan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
5. PLN Batam Bakal Berada Langsung di Bawah Danantara&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Danantara Indonesia menyiapkan penguatan pengelolaan PT PLN Batam dengan menempatkan perusahaan tersebut langsung di bawah Danantara. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengembangan bisnis kelistrikan, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan daya tarik investasi di Batam.&#13;
&#13;
Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan, pengembangan PLN Batam diarahkan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik, kemudahan pelayanan, serta kesiapan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, baik masyarakat maupun dunia usaha.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai bagian dari arah transformasi dan pengembangan usaha tersebut, PLN Batam selanjutnya akan berada langsung di bawah Danantara Indonesia,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurut Danantara, langkah tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan potensi perusahaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kelistrikan di Batam. Penguatan PLN Batam juga diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi dan meningkatkan daya tarik investasi di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Batam dinilai memiliki peluang pertumbuhan seiring posisinya sebagai salah satu motor penggerak perekonomian Indonesia dan tujuan investasi. Dalam konteks tersebut, ketersediaan pasokan listrik yang andal menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan kegiatan usaha.&#13;
&#13;
Dony mengatakan, PLN Batam memiliki peluang untuk terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelanggan. Karena itu, pengembangan kapasitas perusahaan dan peningkatan kualitas layanan menjadi bagian dari arah penguatan bisnis ke depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melihat peluang bagi PLN Batam untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan dunia usaha. Melalui pengembangan kapasitas perusahaan dan peningkatan kualitas layanan, kami ingin PLN Batam semakin berperan dalam mendukung kebutuhan pelanggan serta kemajuan kawasan,&amp;quot; ujar Dony.&#13;
&#13;
Dalam pengembangan bisnisnya, PLN Batam menjalankan model usaha mandiri tanpa menerima subsidi maupun kompensasi dari pemerintah. Danantara melihat model tersebut sebagai bagian dari karakteristik usaha PLN Batam yang memiliki ruang untuk dikembangkan sejalan dengan potensi ekonomi kawasan.&#13;
&#13;
Penguatan pengelolaan PLN Batam juga dilakukan di tengah komitmen Danantara untuk meningkatkan kualitas pelayanan PLN Group secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
Salah satu perhatian utama adalah peningkatan kualitas layanan setelah terjadinya gangguan pasokan listrik di Batam pada 12 Oktober 2026. Danantara menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak dan menyatakan komitmennya untuk mendukung PLN Batam dalam memberikan pelayanan yang lebih baik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
6. Kompensasi Blackout di Batam&#13;
&#13;
Di sisi lain, PT PLN Batam memastikan pemenuhan hak kompensasi bagi pelanggan terdampak pemadaman listrik meluas yang terjadi pada Senin (12/10/2026). Kompensasi akan diberikan secara otomatis melalui tagihan listrik berikutnya apabila gangguan melampaui standar Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) atau Service Level Agreement (SLA) yang diperjanjikan.&#13;
&#13;
PLN Batam menyatakan pasokan listrik kepada seluruh pelanggan terdampak di Kota Batam telah kembali normal setelah proses pemulihan dilakukan secara bertahap.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sekretaris Perusahaan PLN Batam Rudi Antono mengatakan perusahaan berkomitmen memenuhi hak pelanggan atas mutu pelayanan, termasuk pemberian kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagi pelanggan reguler, kompensasi diberikan sebesar 10% dari biaya beban bulanan dengan mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017,&amp;quot; ujarnya dalam keterangan resmi.&#13;
&#13;
Sementara itu, pelanggan layanan keandalan berhak memperoleh kompensasi sebesar 15 persen hingga 25 persen dari Rupiah Pemakaian Tenaga Listrik (RPTL), bergantung pada jenis layanan keandalan yang diperjanjikan.&#13;
&#13;
PLN Batam menegaskan pelanggan tidak perlu mengajukan klaim secara terpisah untuk memperoleh kompensasi tersebut. Pemberian kompensasi dilakukan secara otomatis melalui tagihan listrik berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
Adapun gangguan kelistrikan yang menyebabkan pemadaman meluas itu diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan. Kondisi tersebut diduga menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan hingga berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah.&#13;
&#13;
Meski demikian, PLN Batam menyatakan penyebab pasti gangguan masih dalam proses penelusuran lebih lanjut oleh tim teknis dan pihak berwenang.&#13;
&#13;
Proses pemulihan menunjukkan perkembangan signifikan sejak Senin malam. Seluruh gardu induk dan jaringan transmisi yang terdampak berhasil dinormalkan, kemudian dilanjutkan dengan pemulihan jaringan distribusi hingga pasokan listrik kepada seluruh pelanggan terdampak kembali menyala.&#13;
&#13;
Pemulihan dilakukan melalui serangkaian tahapan teknis, mulai dari pemeriksaan dan penormalan pembangkit, sinkronisasi unit, hingga pemulihan jaringan transmisi dan distribusi. Seluruh proses tersebut dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan, kestabilan, dan keandalan sistem kelistrikan.&#13;
&#13;
PLN Batam juga tetap menyiagakan petugas teknis dan operasional untuk memantau kondisi sistem setelah pasokan listrik kembali normal.&#13;
&#13;
Atas gangguan tersebut, PLN Batam menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perusahaan juga mengapresiasi kesabaran dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemadaman listrik massal atau blackout terjadi wilayah Batam pada Senin 12 Oktober 2026. Blackout berlangsung selama lebih dari 15-16 jam, namun kini listrik di Batam sudah pulih 100 persen.&#13;
&#13;
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap dugaan penyebab blackout salah satunya disebabkan hewan kelelawar. Selain itu terdapat persoalan teknis pada jaringan listrik.&#13;
&#13;
Di sisi lain, &amp;nbsp;Danantara Indonesia menyiapkan penguatan pengelolaan PT PLN Batam dengan menempatkan perusahaan tersebut langsung di bawah Danantara. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengembangan bisnis kelistrikan, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan daya tarik investasi di Batam.&#13;
&#13;
Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta blackout di Batam, Jakarta, Minggu (18/10/2026).&#13;
&#13;
1. Penyebab Blackout di Bali&#13;
&#13;
Bahlil yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi menjelaskan, blackout tersebut diduga terjadi berkaitan dengan persoalan teknis pada jaringan listrik dan kemungkinan adanya hewan yang terkena jaringan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kan saya juga tadi menyampaikan karena diskusi tentang bagaimana cara agar beberapa daerah tentang listrik harus kita lakukan apa namanya? Perbaikan yang lebih intensif lagi. Agar bisa kita memberikan pelayanan yang terbaik untuk rakyat,&amp;quot; kata Bahlil kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Rabu (14/10/2026).&#13;
&#13;
Bahlil mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya, terjadinya blackout di Batam terdapat sejumlah persoalan teknis. &amp;quot;Iya, ada beberapa persoalan teknis di wilayah Batam itu. Ada beberapa jaringan yang kena trouble karena ada petir dan menurut mereka (PLN) ya. Dan ada kesalahan teknis lah, kira-kira begitu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Bahlil mengungkapkan, insiden itu juga terjadi kemungkinan adanya hewan yang terkena jaringan listrik. Namun, ia tidak merinci lebih lanjut hasil pemeriksaan teknis atas kejadian tersebut. &amp;quot;Teknisnya itu ada tiga, salah satu di antaranya adalah katanya ada hewan atau apa yang kena kelelawar atau apa, kira-kira begitu ya,&amp;quot; jelas Bahlil.&#13;
&#13;
2. Dampak Blackout di Batam&#13;
&#13;
Pemadaman listrik di Batam terjadi pada Senin (12/10/2026) pagi dan dilaporkan berlangsung lebih dari 15 jam.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Gangguan yang mulai terjadi sekitar pukul 06.20 WIB tersebut berdampak pada aktivitas rumah tangga, komunikasi, perdagangan, hingga mobilitas masyarakat.&#13;
&#13;
Sejumlah layanan dasar juga dilaporkan terganggu, termasuk pasokan air bersih dan koneksi internet. Kondisi tersebut membuat aktivitas warga terhambat selama pemadaman berlangsung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Listrik di Batam Sudah Pulih&#13;
&#13;
PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah Batam telah pulih 100% setelah terjadi pemadaman listrik atau blackout yang terjadi beberapa waktu lalu. Sementara itu, pemulihan listrik di wilayah Bintan hingga saat ini masih berlangsung.&#13;
&#13;
Hingga Rabu, pasokan listrik di Batam sudah kembali normal sepenuhnya. Adapun pemulihan di Bintan masih dilakukan secara bertahap.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudah pulih per hari ini hampir semuanya sudah pulih, Batam sudah pulih 100% dan Bintan sebagian menyusul,&amp;rdquo; ujar Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Suroso Isnandar sebelum menjadi Dirut PLN di Istana Kepresidenan&#13;
&#13;
Terkait kemungkinan pemberian kompensasi kepada pelanggan yang terdampak pemadaman, Suroso menjelaskan, PLN memiliki mekanisme sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sesuai dengan peraturan yang ada, jika padamnya melebihi jumlah jam tertentu yang harus kami cek, ada mekanisme tersebut. Tapi pada saat ini yang penting prioritas pertama kita adalah memulihkan kembali pelayanan kepada masyarakat,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
4. Pergantian Dirut PLN&#13;
&#13;
Danantara Indonesia melakukan penyegaran manajemen PT PLN (Persero), salah satunya mengganti Darmawan Prasodjo dari jabatan Direktur Utama melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Rabu (14/10/2026). Kini posisi Dirut PLN diemban Suroso Isnandar&#13;
&#13;
Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan, penguatan PLN Group menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi berkelanjutan dan memastikan masyarakat merasakan peningkatan kualitas layanan kelistrikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas kami dalam penguatan PLN Group. Melalui penyegaran manajemen ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas layanan, mulai dari keandalan pasokan hingga respons terhadap kebutuhan pelanggan,&amp;quot; ujar Dony dalam keterangan resmi.&#13;
&#13;
Menurut dia, peningkatan layanan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung aktivitas dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi di seluruh Indonesia.&#13;
&#13;
Danantara menilai penguatan kinerja PLN Group perlu dilakukan agar perusahaan semakin mampu menyediakan pasokan listrik yang andal sekaligus memberikan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan pelanggan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
5. PLN Batam Bakal Berada Langsung di Bawah Danantara&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Danantara Indonesia menyiapkan penguatan pengelolaan PT PLN Batam dengan menempatkan perusahaan tersebut langsung di bawah Danantara. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pengembangan bisnis kelistrikan, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan daya tarik investasi di Batam.&#13;
&#13;
Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan, pengembangan PLN Batam diarahkan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik, kemudahan pelayanan, serta kesiapan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, baik masyarakat maupun dunia usaha.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai bagian dari arah transformasi dan pengembangan usaha tersebut, PLN Batam selanjutnya akan berada langsung di bawah Danantara Indonesia,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Menurut Danantara, langkah tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan potensi perusahaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kelistrikan di Batam. Penguatan PLN Batam juga diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi dan meningkatkan daya tarik investasi di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Batam dinilai memiliki peluang pertumbuhan seiring posisinya sebagai salah satu motor penggerak perekonomian Indonesia dan tujuan investasi. Dalam konteks tersebut, ketersediaan pasokan listrik yang andal menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan kegiatan usaha.&#13;
&#13;
Dony mengatakan, PLN Batam memiliki peluang untuk terus berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelanggan. Karena itu, pengembangan kapasitas perusahaan dan peningkatan kualitas layanan menjadi bagian dari arah penguatan bisnis ke depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami melihat peluang bagi PLN Batam untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan dunia usaha. Melalui pengembangan kapasitas perusahaan dan peningkatan kualitas layanan, kami ingin PLN Batam semakin berperan dalam mendukung kebutuhan pelanggan serta kemajuan kawasan,&amp;quot; ujar Dony.&#13;
&#13;
Dalam pengembangan bisnisnya, PLN Batam menjalankan model usaha mandiri tanpa menerima subsidi maupun kompensasi dari pemerintah. Danantara melihat model tersebut sebagai bagian dari karakteristik usaha PLN Batam yang memiliki ruang untuk dikembangkan sejalan dengan potensi ekonomi kawasan.&#13;
&#13;
Penguatan pengelolaan PLN Batam juga dilakukan di tengah komitmen Danantara untuk meningkatkan kualitas pelayanan PLN Group secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
Salah satu perhatian utama adalah peningkatan kualitas layanan setelah terjadinya gangguan pasokan listrik di Batam pada 12 Oktober 2026. Danantara menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak dan menyatakan komitmennya untuk mendukung PLN Batam dalam memberikan pelayanan yang lebih baik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
6. Kompensasi Blackout di Batam&#13;
&#13;
Di sisi lain, PT PLN Batam memastikan pemenuhan hak kompensasi bagi pelanggan terdampak pemadaman listrik meluas yang terjadi pada Senin (12/10/2026). Kompensasi akan diberikan secara otomatis melalui tagihan listrik berikutnya apabila gangguan melampaui standar Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) atau Service Level Agreement (SLA) yang diperjanjikan.&#13;
&#13;
PLN Batam menyatakan pasokan listrik kepada seluruh pelanggan terdampak di Kota Batam telah kembali normal setelah proses pemulihan dilakukan secara bertahap.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sekretaris Perusahaan PLN Batam Rudi Antono mengatakan perusahaan berkomitmen memenuhi hak pelanggan atas mutu pelayanan, termasuk pemberian kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagi pelanggan reguler, kompensasi diberikan sebesar 10% dari biaya beban bulanan dengan mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017,&amp;quot; ujarnya dalam keterangan resmi.&#13;
&#13;
Sementara itu, pelanggan layanan keandalan berhak memperoleh kompensasi sebesar 15 persen hingga 25 persen dari Rupiah Pemakaian Tenaga Listrik (RPTL), bergantung pada jenis layanan keandalan yang diperjanjikan.&#13;
&#13;
PLN Batam menegaskan pelanggan tidak perlu mengajukan klaim secara terpisah untuk memperoleh kompensasi tersebut. Pemberian kompensasi dilakukan secara otomatis melalui tagihan listrik berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
Adapun gangguan kelistrikan yang menyebabkan pemadaman meluas itu diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan. Kondisi tersebut diduga menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan hingga berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah.&#13;
&#13;
Meski demikian, PLN Batam menyatakan penyebab pasti gangguan masih dalam proses penelusuran lebih lanjut oleh tim teknis dan pihak berwenang.&#13;
&#13;
Proses pemulihan menunjukkan perkembangan signifikan sejak Senin malam. Seluruh gardu induk dan jaringan transmisi yang terdampak berhasil dinormalkan, kemudian dilanjutkan dengan pemulihan jaringan distribusi hingga pasokan listrik kepada seluruh pelanggan terdampak kembali menyala.&#13;
&#13;
Pemulihan dilakukan melalui serangkaian tahapan teknis, mulai dari pemeriksaan dan penormalan pembangkit, sinkronisasi unit, hingga pemulihan jaringan transmisi dan distribusi. Seluruh proses tersebut dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan, kestabilan, dan keandalan sistem kelistrikan.&#13;
&#13;
PLN Batam juga tetap menyiagakan petugas teknis dan operasional untuk memantau kondisi sistem setelah pasokan listrik kembali normal.&#13;
&#13;
Atas gangguan tersebut, PLN Batam menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perusahaan juga mengapresiasi kesabaran dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
