<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Panggil Bos OJK-Gubernur BI di Tengah Ancaman Penurunan Status Pasar Saham RI</title><description>Pemanggilan tersebut berlangsung di tengah sorotan terhadap pasar modal Indonesia setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI)&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/19/278/3248844/prabowo-panggil-bos-ojk-gubernur-bi-di-tengah-ancaman-penurunan-status-pasar-saham-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/19/278/3248844/prabowo-panggil-bos-ojk-gubernur-bi-di-tengah-ancaman-penurunan-status-pasar-saham-ri"/><item><title>Prabowo Panggil Bos OJK-Gubernur BI di Tengah Ancaman Penurunan Status Pasar Saham RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/19/278/3248844/prabowo-panggil-bos-ojk-gubernur-bi-di-tengah-ancaman-penurunan-status-pasar-saham-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/19/278/3248844/prabowo-panggil-bos-ojk-gubernur-bi-di-tengah-ancaman-penurunan-status-pasar-saham-ri</guid><pubDate>Senin 19 Oktober 2026 16:57 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/19/278/3248844/kiki-UhkL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi Hadir di Istana Negara. (Foto: Okezone.com/IMG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/19/278/3248844/kiki-UhkL_large.jpg</image><title>Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi Hadir di Istana Negara. (Foto: Okezone.com/IMG)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Prabowo Subianto memanggil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi hingga Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti ke Istana Kepresidenan, Jakarta.&#13;
&#13;
Pemanggilan tersebut berlangsung di tengah sorotan terhadap pasar modal Indonesia setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertimbangkan penurunan status pasar saham Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Standalone Market.&#13;
&#13;
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, yang akrab disapa Kiki, mengaku belum mengetahui secara pasti agenda pertemuannya dengan Presiden Prabowo. Namun, ia telah menyiapkan laporan untuk disampaikan kepada Presiden.&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum tahu, dipanggil saja, jadi nanti. Tapi saya sudah menyiapkan laporan semuanya. Nanti setelah rapat, baru saya sampaikan pembaruan kepada teman-teman,&amp;quot; ujar Friderica kepada awak media setibanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (19/10/2026).&#13;
&#13;
Saat kembali ditanya apakah pertemuan tersebut berkaitan dengan MSCI, Friderica menyebut Bursa Efek Indonesia (BEI) juga akan menggelar pertemuan pada hari ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini kan bursa akan bertemu, saya ke sini,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ketika ditanya mengenai strategi OJK dalam menghadapi persoalan tersebut, Friderica belum bersedia memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia mengatakan akan terlebih dahulu melaporkan perkembangan situasi kepada Presiden.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti dulu, ya. Saya lapor Bapak dulu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Gubernur BI Destry Damayanti, yang juga tiba di Istana Kepresidenan, enggan memberikan komentar saat ditanya awak media mengenai agenda pertemuan tersebut.&#13;
&#13;
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani turut mengonfirmasi bahwa persoalan tersebut akan dibahas dalam pertemuan itu. Namun, ia meminta awak media menunggu hingga rapat selesai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti dulu, baru mau meeting. Nanti saja, ya. Ini baru mau dibahas,&amp;quot; ujar Rosan sebelum memasuki Kompleks Istana Kepresidenan.&#13;
&#13;
Rosan berjanji akan memberikan keterangan kepada awak media setelah pertemuan selesai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti keluar saya bicara. Habis meeting, saya bicara,&amp;quot; tambah Rosan.&#13;
&#13;
Saat ditanya mengenai kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berada di bawah level 5.000, Rosan belum memberikan jawaban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti saya jawab deh,&amp;quot; tegasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Presiden Prabowo Subianto memanggil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi hingga Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti ke Istana Kepresidenan, Jakarta.&#13;
&#13;
Pemanggilan tersebut berlangsung di tengah sorotan terhadap pasar modal Indonesia setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mempertimbangkan penurunan status pasar saham Indonesia dari kategori Emerging Market menjadi Standalone Market.&#13;
&#13;
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, yang akrab disapa Kiki, mengaku belum mengetahui secara pasti agenda pertemuannya dengan Presiden Prabowo. Namun, ia telah menyiapkan laporan untuk disampaikan kepada Presiden.&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum tahu, dipanggil saja, jadi nanti. Tapi saya sudah menyiapkan laporan semuanya. Nanti setelah rapat, baru saya sampaikan pembaruan kepada teman-teman,&amp;quot; ujar Friderica kepada awak media setibanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (19/10/2026).&#13;
&#13;
Saat kembali ditanya apakah pertemuan tersebut berkaitan dengan MSCI, Friderica menyebut Bursa Efek Indonesia (BEI) juga akan menggelar pertemuan pada hari ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini kan bursa akan bertemu, saya ke sini,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Ketika ditanya mengenai strategi OJK dalam menghadapi persoalan tersebut, Friderica belum bersedia memberikan penjelasan lebih lanjut. Ia mengatakan akan terlebih dahulu melaporkan perkembangan situasi kepada Presiden.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti dulu, ya. Saya lapor Bapak dulu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Gubernur BI Destry Damayanti, yang juga tiba di Istana Kepresidenan, enggan memberikan komentar saat ditanya awak media mengenai agenda pertemuan tersebut.&#13;
&#13;
CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani turut mengonfirmasi bahwa persoalan tersebut akan dibahas dalam pertemuan itu. Namun, ia meminta awak media menunggu hingga rapat selesai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti dulu, baru mau meeting. Nanti saja, ya. Ini baru mau dibahas,&amp;quot; ujar Rosan sebelum memasuki Kompleks Istana Kepresidenan.&#13;
&#13;
Rosan berjanji akan memberikan keterangan kepada awak media setelah pertemuan selesai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti keluar saya bicara. Habis meeting, saya bicara,&amp;quot; tambah Rosan.&#13;
&#13;
Saat ditanya mengenai kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berada di bawah level 5.000, Rosan belum memberikan jawaban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti saya jawab deh,&amp;quot; tegasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
