<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Minta Polri dan KNKT Usut Penyebab Terbakarnya KMP Batumandi di Merak</title><description>Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan penyebab kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di alur masuk penyeberangan Merak, Cilegon, Banten masih dalam proses investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Polri.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/21/320/3249305/menhub-minta-polri-dan-knkt-usut-penyebab-terbakarnya-kmp-batumandi-di-merak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/21/320/3249305/menhub-minta-polri-dan-knkt-usut-penyebab-terbakarnya-kmp-batumandi-di-merak"/><item><title>Menhub Minta Polri dan KNKT Usut Penyebab Terbakarnya KMP Batumandi di Merak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/21/320/3249305/menhub-minta-polri-dan-knkt-usut-penyebab-terbakarnya-kmp-batumandi-di-merak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/21/320/3249305/menhub-minta-polri-dan-knkt-usut-penyebab-terbakarnya-kmp-batumandi-di-merak</guid><pubDate>Rabu 21 Oktober 2026 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/21/320/3249305/menhub_dudy-sILv_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Menhub Dudy (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/21/320/3249305/menhub_dudy-sILv_large.png</image><title>Menhub Dudy (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan penyebab kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di alur masuk penyeberangan Merak, Cilegon, Banten masih dalam proses investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Polri.&#13;
&#13;
Dudy menegaskan, hasil investigasi harus menjadi dasar untuk mengungkap penyebab kebakaran secara objektif sekaligus menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita serahkan proses investigasi kepada pihak yang berwenang. Hasil investigasi harus menjadi dasar untuk mengetahui penyebab kejadian secara objektif dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. Yang terpenting saat ini adalah memastikan penanganan berjalan dengan baik dan aspek keselamatan menjadi perhatian utama,&amp;quot; ujar Dudy dalam keterangan resmi, Rabu (21/10/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia juga meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan sebelum menyimpulkan penyebab maupun menentukan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.&#13;
&#13;
Kementerian Perhubungan, lanjut Dudy, terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan kebakaran dan pengamanan kapal berjalan dengan baik. Kemenhub juga mendukung proses pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan kewenangannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami terus berkoordinasi untuk penanganan kebakaran dan pengamanan kapal bersama instansi terkait. Alhamdulillah seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat,&amp;quot; kata Dudy.&#13;
&#13;
KMP Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak pada Selasa (20/10) pukul 14.32 WIB. Berdasarkan informasi awal dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 16.15 WIB saat kapal berada di alur masuk penyeberangan Merak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penanganan insiden melibatkan sejumlah kapal tunda, kapal penyeberangan, unsur Bea Cukai, serta petugas gabungan dari otoritas pelabuhan, Basarnas, kepolisian, dan instansi terkait lainnya. Pengerahan unsur tersebut dilakukan untuk mendukung proses pemadaman dan evakuasi.&#13;
&#13;
Dudy mengapresiasi kesigapan petugas di lapangan yang terlibat dalam penanganan insiden tersebut. Dia menegaskan, aspek keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan penanganan.&#13;
&#13;
Selain menunggu hasil investigasi, Kemenhub menyatakan evaluasi keselamatan pelayaran diperlukan untuk mengidentifikasi langkah pencegahan agar kejadian serupa dapat diminimalkan pada masa mendatang. Evaluasi mencakup pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan, kesiapan kapal dan awak, serta penerapan prosedur keselamatan secara konsisten.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan penyebab kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di alur masuk penyeberangan Merak, Cilegon, Banten masih dalam proses investigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Polri.&#13;
&#13;
Dudy menegaskan, hasil investigasi harus menjadi dasar untuk mengungkap penyebab kebakaran secara objektif sekaligus menentukan langkah perbaikan yang diperlukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita serahkan proses investigasi kepada pihak yang berwenang. Hasil investigasi harus menjadi dasar untuk mengetahui penyebab kejadian secara objektif dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan. Yang terpenting saat ini adalah memastikan penanganan berjalan dengan baik dan aspek keselamatan menjadi perhatian utama,&amp;quot; ujar Dudy dalam keterangan resmi, Rabu (21/10/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia juga meminta semua pihak menunggu hasil pemeriksaan sebelum menyimpulkan penyebab maupun menentukan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.&#13;
&#13;
Kementerian Perhubungan, lanjut Dudy, terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan kebakaran dan pengamanan kapal berjalan dengan baik. Kemenhub juga mendukung proses pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan kewenangannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami terus berkoordinasi untuk penanganan kebakaran dan pengamanan kapal bersama instansi terkait. Alhamdulillah seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat,&amp;quot; kata Dudy.&#13;
&#13;
KMP Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak pada Selasa (20/10) pukul 14.32 WIB. Berdasarkan informasi awal dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 16.15 WIB saat kapal berada di alur masuk penyeberangan Merak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Penanganan insiden melibatkan sejumlah kapal tunda, kapal penyeberangan, unsur Bea Cukai, serta petugas gabungan dari otoritas pelabuhan, Basarnas, kepolisian, dan instansi terkait lainnya. Pengerahan unsur tersebut dilakukan untuk mendukung proses pemadaman dan evakuasi.&#13;
&#13;
Dudy mengapresiasi kesigapan petugas di lapangan yang terlibat dalam penanganan insiden tersebut. Dia menegaskan, aspek keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap tahapan penanganan.&#13;
&#13;
Selain menunggu hasil investigasi, Kemenhub menyatakan evaluasi keselamatan pelayaran diperlukan untuk mengidentifikasi langkah pencegahan agar kejadian serupa dapat diminimalkan pada masa mendatang. Evaluasi mencakup pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan, kesiapan kapal dan awak, serta penerapan prosedur keselamatan secara konsisten.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
