<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Pencemaran Laut, Pertamina Kerahkan 11 Oil Boom di Lokasi KMP Batumandi</title><description>Langkah ini untuk membatasi kemungkinan penyebaran tumpahan bahan bakar di sekitar kapal selama proses penanganan berlangsung.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/22/320/3249464/cegah-pencemaran-laut-pertamina-kerahkan-11-oil-boom-di-lokasi-kmp-batumandi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/22/320/3249464/cegah-pencemaran-laut-pertamina-kerahkan-11-oil-boom-di-lokasi-kmp-batumandi"/><item><title>Cegah Pencemaran Laut, Pertamina Kerahkan 11 Oil Boom di Lokasi KMP Batumandi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/22/320/3249464/cegah-pencemaran-laut-pertamina-kerahkan-11-oil-boom-di-lokasi-kmp-batumandi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/22/320/3249464/cegah-pencemaran-laut-pertamina-kerahkan-11-oil-boom-di-lokasi-kmp-batumandi</guid><pubDate>Kamis 22 Oktober 2026 11:03 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/22/320/3249464/boom_oil-lNVW_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg"> PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mengerahkan 11 unit oil boom untuk mengantisipasi potensi pencemaran laut akibat insiden KMP Batumandi. (Foto: Okezone.com/PTK)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/22/320/3249464/boom_oil-lNVW_large.jpeg</image><title> PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mengerahkan 11 unit oil boom untuk mengantisipasi potensi pencemaran laut akibat insiden KMP Batumandi. (Foto: Okezone.com/PTK)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mengerahkan 11 unit oil boom untuk mengantisipasi potensi pencemaran laut akibat insiden kapal motor penumpang (KMP) Batumandi di perairan Selat Sunda pada Selasa 20 Oktober 2026. Langkah ini untuk membatasi kemungkinan penyebaran tumpahan bahan bakar di sekitar kapal selama proses penanganan berlangsung.&#13;
&#13;
PTK juga menyiagakan personel tanggap darurat dan satu kapal tugboat guna mendukung penanganan insiden tersebut. Tim dari Marine Tanjung Sekong dan Marine Tanjung Gerem dikerahkan untuk membantu penanganan di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Vice President Legal &amp;amp; Relations PTK, Amran Reza, mengatakan tim bergerak setelah menerima informasi mengenai insiden tersebut dan berkoordinasi dengan pihak berwenang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain membantu proses evakuasi, tim juga memasang oil boom atau penghalang terapung untuk mengantisipasi potensi ceceran bahan bakar agar tidak menyebar ke perairan sekitar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami turut prihatin dengan insiden yang terjadi di Selat Sunda. Berdasarkan koordinasi dengan pihak yang berwenang, terlebih karena lokasi kejadian berdekatan dengan operasional PTK, maka Tim PTK dari Marine Tanjung Sekong dan Marine Tanjung Gerem segera bersiaga dan merespons ke lokasi kejadian,&amp;quot; ujar Amran, Kamis (22/10/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, PTK menyiapkan 11 oil boom tipe permanen dengan total panjang 265 meter, empat oil boom tipe sea boom, serta personel penanganan tumpahan minyak atau oil spill response. Perusahaan juga mengerahkan satu kapal tugboat beserta kru dan personel maritim lainnya.&#13;
&#13;
Menurut Amran, kesiapsiagaan tim difokuskan pada dukungan penanganan kapal, pemantauan posisi oil boom, serta penjagaan kesiapan armada dan personel di sekitar lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Sejak Selasa (20/10/2026) sore, tim Marine PTK masih bersiaga di sekitar lokasi dengan perlengkapan kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan atau Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) kemaritiman.&#13;
&#13;
Amran menegaskan, keterlibatan PTK merupakan bagian dari penerapan standar HSSE perusahaan sekaligus upaya mendukung perlindungan lingkungan laut. Ia juga mengapresiasi koordinasi otoritas maritim dan instansi terkait dalam penanganan insiden tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kesiapsiagaan dan aspek HSSE merupakan wujud komitmen PTK dalam turut menjaga sektor kemaritiman. PTK juga mengapresiasi gerak cepat dari berbagai otoritas maritim dan instansi terkait, sehingga evakuasi penumpang dan kru kapal berjalan lancar, serta upaya pemulihan di lokasi berjalan aman dan terpadu,&amp;quot; ungkap Amran.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mengerahkan 11 unit oil boom untuk mengantisipasi potensi pencemaran laut akibat insiden kapal motor penumpang (KMP) Batumandi di perairan Selat Sunda pada Selasa 20 Oktober 2026. Langkah ini untuk membatasi kemungkinan penyebaran tumpahan bahan bakar di sekitar kapal selama proses penanganan berlangsung.&#13;
&#13;
PTK juga menyiagakan personel tanggap darurat dan satu kapal tugboat guna mendukung penanganan insiden tersebut. Tim dari Marine Tanjung Sekong dan Marine Tanjung Gerem dikerahkan untuk membantu penanganan di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Vice President Legal &amp;amp; Relations PTK, Amran Reza, mengatakan tim bergerak setelah menerima informasi mengenai insiden tersebut dan berkoordinasi dengan pihak berwenang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain membantu proses evakuasi, tim juga memasang oil boom atau penghalang terapung untuk mengantisipasi potensi ceceran bahan bakar agar tidak menyebar ke perairan sekitar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami turut prihatin dengan insiden yang terjadi di Selat Sunda. Berdasarkan koordinasi dengan pihak yang berwenang, terlebih karena lokasi kejadian berdekatan dengan operasional PTK, maka Tim PTK dari Marine Tanjung Sekong dan Marine Tanjung Gerem segera bersiaga dan merespons ke lokasi kejadian,&amp;quot; ujar Amran, Kamis (22/10/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, PTK menyiapkan 11 oil boom tipe permanen dengan total panjang 265 meter, empat oil boom tipe sea boom, serta personel penanganan tumpahan minyak atau oil spill response. Perusahaan juga mengerahkan satu kapal tugboat beserta kru dan personel maritim lainnya.&#13;
&#13;
Menurut Amran, kesiapsiagaan tim difokuskan pada dukungan penanganan kapal, pemantauan posisi oil boom, serta penjagaan kesiapan armada dan personel di sekitar lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Sejak Selasa (20/10/2026) sore, tim Marine PTK masih bersiaga di sekitar lokasi dengan perlengkapan kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan atau Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) kemaritiman.&#13;
&#13;
Amran menegaskan, keterlibatan PTK merupakan bagian dari penerapan standar HSSE perusahaan sekaligus upaya mendukung perlindungan lingkungan laut. Ia juga mengapresiasi koordinasi otoritas maritim dan instansi terkait dalam penanganan insiden tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kesiapsiagaan dan aspek HSSE merupakan wujud komitmen PTK dalam turut menjaga sektor kemaritiman. PTK juga mengapresiasi gerak cepat dari berbagai otoritas maritim dan instansi terkait, sehingga evakuasi penumpang dan kru kapal berjalan lancar, serta upaya pemulihan di lokasi berjalan aman dan terpadu,&amp;quot; ungkap Amran.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
