<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Fakta Prabowo Luncurkan Perlinsos Digital 10 November 2026, Bansos Ditransfer Tunai</title><description>Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan perlindungan sosial (perlinsos) digital pada 10 November 2026. Bansos akan disalurkan dalam bentuk transfer tunai&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/24/320/3249819/3-fakta-prabowo-luncurkan-perlinsos-digital-10-november-2026-bansos-ditransfer-tunai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/24/320/3249819/3-fakta-prabowo-luncurkan-perlinsos-digital-10-november-2026-bansos-ditransfer-tunai"/><item><title>3 Fakta Prabowo Luncurkan Perlinsos Digital 10 November 2026, Bansos Ditransfer Tunai</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/24/320/3249819/3-fakta-prabowo-luncurkan-perlinsos-digital-10-november-2026-bansos-ditransfer-tunai</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/24/320/3249819/3-fakta-prabowo-luncurkan-perlinsos-digital-10-november-2026-bansos-ditransfer-tunai</guid><pubDate>Sabtu 24 Oktober 2026 08:06 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/23/320/3249819/prabowo_subianto-zGVJ_large.png" expression="full" type="image/jpeg">3 Fakta Prabowo Luncurkan Perlinsos Digital 10 November 2026, Bansos Ditransfer Tunai (Foto: Tangkapan Layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/23/320/3249819/prabowo_subianto-zGVJ_large.png</image><title>3 Fakta Prabowo Luncurkan Perlinsos Digital 10 November 2026, Bansos Ditransfer Tunai (Foto: Tangkapan Layar)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan perlindungan sosial (perlinsos) digital pada 10 November 2026. Digitalisasi perlinsos diarahkan untuk menghadirkan penyaluran bantuan sosial (bansos) yang lebih adil dan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak menerima.&#13;
&#13;
Melalui program ini, bansos akan disalurkan dalam bentuk transfer tunai secara langsung kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan. Demikian disampaikan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta perlinsos digital, Jakarta, Sabtu (24/10/2026).&#13;
&#13;
1. Presiden Prabowo Akan Luncurkan Pelinsos Digital&#13;
&#13;
Luhut mengatakan bahwa digitalisasi perlinsos diarahkan untuk menghadirkan penyaluran bantuan sosial yang lebih adil dan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak menerima.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi ada kita laporkan mengenai perlinsos yang akan di-roll out atau di-launching oleh Presiden pada tanggal 10 November karena perlinsos ini akan memberikan keadilan kepada rakyat Indonesia yang berhak untuk mendapatkan bantuan sosial,&amp;rdquo; ujar Luhut di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10/2026).&#13;
&#13;
Menurut Luhut, penerapan perlinsos digital diharapkan dapat menciptakan sistem penyaluran bantuan sosial yang lebih adil, khususnya bagi masyarakat yang benar-benar berhak menerima bantuan pemerintah.&#13;
&#13;
2. Bansos Ditransfer Tunai&#13;
&#13;
Melalui skema tersebut, pemerintah juga akan mengalihkan mekanisme pemberian bantuan dari subsidi produk menjadi transfer uang tunai kepada penerima manfaat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena perlinsos ini akan memberikan keadilan kepada rakyat Indonesia yang berhak atau yang berhak untuk mendapat bantuan sosial dari pemerintah yang nanti akan diberikan dalam bentuk cash transfer. Jadi pemerintah pada ujungnya tidak memberikan subsidi kepada produk lagi,&amp;quot; ucap Luhut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Uji Coba Perlinsos Digital&#13;
&#13;
Sementara, Anggota DEN Mochamad Firman Hidayat menjelaskan bahwa uji coba perlinsos digital saat ini telah menjangkau seluruh 514 kabupaten/kota di Indonesia. Hingga 20 Oktober 2026, sebanyak 11,5 juta kepala keluarga (KK) telah terdaftar dalam sistem tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Per hari ini sudah ada 11,5 juta KK yang terdaftar dalam digitalisasi perlinsos ini,&amp;rdquo; ucap Firman.&#13;
&#13;
Pelaksanaan program tersebut juga didukung oleh sekitar 775 ribu agen perlinsos yang membantu proses pendaftaran masyarakat. Menurut Firman, jumlah pendaftar melalui portal perlinsos saat ini telah mencapai lebih dari 600 ribu orang per hari.&#13;
&#13;
DEN turut menyampaikan kepada Presiden hasil studi terhadap pelaksanaan uji coba perlinsos digital di Provinsi Bali. Berdasarkan kajian tersebut, penggunaan sistem digital disebut mampu menekan kesalahan dalam penentuan penerima bantuan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan menggunakan perlinsos digital ini, exclusion error itu bisa turun sebesar 24,1 persen dan inclusion error juga bisa turun 4,1 persen,&amp;rdquo; jelas Firman.&#13;
&#13;
Menurut Firman, hasil tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi dapat membantu meningkatkan transparansi sekaligus ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya digitalisasi perlinsos ini mampu membuat proses bansos lebih transparan dan juga lebih tepat sasaran,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan perlindungan sosial (perlinsos) digital pada 10 November 2026. Digitalisasi perlinsos diarahkan untuk menghadirkan penyaluran bantuan sosial (bansos) yang lebih adil dan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak menerima.&#13;
&#13;
Melalui program ini, bansos akan disalurkan dalam bentuk transfer tunai secara langsung kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan. Demikian disampaikan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta perlinsos digital, Jakarta, Sabtu (24/10/2026).&#13;
&#13;
1. Presiden Prabowo Akan Luncurkan Pelinsos Digital&#13;
&#13;
Luhut mengatakan bahwa digitalisasi perlinsos diarahkan untuk menghadirkan penyaluran bantuan sosial yang lebih adil dan tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak menerima.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tadi ada kita laporkan mengenai perlinsos yang akan di-roll out atau di-launching oleh Presiden pada tanggal 10 November karena perlinsos ini akan memberikan keadilan kepada rakyat Indonesia yang berhak untuk mendapatkan bantuan sosial,&amp;rdquo; ujar Luhut di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (20/10/2026).&#13;
&#13;
Menurut Luhut, penerapan perlinsos digital diharapkan dapat menciptakan sistem penyaluran bantuan sosial yang lebih adil, khususnya bagi masyarakat yang benar-benar berhak menerima bantuan pemerintah.&#13;
&#13;
2. Bansos Ditransfer Tunai&#13;
&#13;
Melalui skema tersebut, pemerintah juga akan mengalihkan mekanisme pemberian bantuan dari subsidi produk menjadi transfer uang tunai kepada penerima manfaat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena perlinsos ini akan memberikan keadilan kepada rakyat Indonesia yang berhak atau yang berhak untuk mendapat bantuan sosial dari pemerintah yang nanti akan diberikan dalam bentuk cash transfer. Jadi pemerintah pada ujungnya tidak memberikan subsidi kepada produk lagi,&amp;quot; ucap Luhut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Uji Coba Perlinsos Digital&#13;
&#13;
Sementara, Anggota DEN Mochamad Firman Hidayat menjelaskan bahwa uji coba perlinsos digital saat ini telah menjangkau seluruh 514 kabupaten/kota di Indonesia. Hingga 20 Oktober 2026, sebanyak 11,5 juta kepala keluarga (KK) telah terdaftar dalam sistem tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Per hari ini sudah ada 11,5 juta KK yang terdaftar dalam digitalisasi perlinsos ini,&amp;rdquo; ucap Firman.&#13;
&#13;
Pelaksanaan program tersebut juga didukung oleh sekitar 775 ribu agen perlinsos yang membantu proses pendaftaran masyarakat. Menurut Firman, jumlah pendaftar melalui portal perlinsos saat ini telah mencapai lebih dari 600 ribu orang per hari.&#13;
&#13;
DEN turut menyampaikan kepada Presiden hasil studi terhadap pelaksanaan uji coba perlinsos digital di Provinsi Bali. Berdasarkan kajian tersebut, penggunaan sistem digital disebut mampu menekan kesalahan dalam penentuan penerima bantuan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan menggunakan perlinsos digital ini, exclusion error itu bisa turun sebesar 24,1 persen dan inclusion error juga bisa turun 4,1 persen,&amp;rdquo; jelas Firman.&#13;
&#13;
Menurut Firman, hasil tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi dapat membantu meningkatkan transparansi sekaligus ketepatan sasaran dalam penyaluran bantuan sosial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya digitalisasi perlinsos ini mampu membuat proses bansos lebih transparan dan juga lebih tepat sasaran,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
