<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Gelontorkan Rp883,4 Miliar untuk Diskon Transportasi Nataru 2026/2027</title><description>Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp883,4 miliar untuk program diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut, dan feri selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Stimulus tersebut ditargetkan menjangkau jutaan penumpang untuk menekan biaya perjalanan pada periode liburan akhir tahun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/26/320/3250334/pemerintah-gelontorkan-rp883-4-miliar-untuk-diskon-transportasi-nataru-2026-2027</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/26/320/3250334/pemerintah-gelontorkan-rp883-4-miliar-untuk-diskon-transportasi-nataru-2026-2027"/><item><title>Pemerintah Gelontorkan Rp883,4 Miliar untuk Diskon Transportasi Nataru 2026/2027</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/26/320/3250334/pemerintah-gelontorkan-rp883-4-miliar-untuk-diskon-transportasi-nataru-2026-2027</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/26/320/3250334/pemerintah-gelontorkan-rp883-4-miliar-untuk-diskon-transportasi-nataru-2026-2027</guid><pubDate>Senin 26 Oktober 2026 21:15 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/26/320/3250334/menko_airlangga-u2Si_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/26/320/3250334/menko_airlangga-u2Si_large.jpg</image><title>Menko Airlangga (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp883,4 miliar untuk program diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut, dan feri selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Stimulus tersebut ditargetkan menjangkau jutaan penumpang untuk menekan biaya perjalanan pada periode liburan akhir tahun.&#13;
&#13;
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah telah menyepakati pemberian diskon tiket transportasi, termasuk insentif pajak untuk penerbangan domestik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian Stimulus Nataru, ini sudah disepakati diskon 30 persen daripada tiket, kemudian 30 persen juga untuk kapal, kemudian jasa kepelabuhan juga diberikan spesial harga dari ASDP, kemudian juga PPN ditanggung pemerintah untuk perjalanan udara di dalam negeri,&amp;quot; kata Airlangga dalam keterangan resmi,(26/10/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan rincian program, anggaran terbesar dialokasikan untuk insentif penerbangan domestik sebesar Rp722 miliar. Pemerintah menargetkan 3,75 juta penumpang pesawat dapat menikmati fasilitas tersebut.&#13;
&#13;
Insentif penerbangan diberikan melalui Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen atas tiket pesawat kelas ekonomi domestik. Selain itu, biaya bandara atau airport tax mendapat potongan 50 persen, yang mencakup Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) serta Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U).&#13;
&#13;
Program tersebut berlaku untuk periode penerbangan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Adapun pemesanan tiket dengan fasilitas insentif telah dibuka sejak 20 Oktober 2026.&#13;
&#13;
Sementara itu, anggaran diskon tiket kereta api mencapai Rp95,4 miliar dengan target satu juta penumpang. Pemerintah memberikan potongan harga sebesar 30 persen, dengan pemesanan tiket sesuai ketentuan program mulai 7 November 2026.&#13;
&#13;
Untuk transportasi laut, pemerintah menyiapkan anggaran Rp38,3 miliar guna memberikan diskon 30 persen dari tarif dasar penumpang kapal. Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 414.600 penumpang, sementara pemesanan tiket dengan tarif khusus telah dibuka sejak 19 Oktober 2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun pada angkutan feri penyeberangan, pemerintah mengalokasikan Rp27,7 miliar untuk membebaskan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan. Insentif tersebut diharapkan menekan biaya yang harus dibayar pengguna jasa penyeberangan, dengan sasaran 1,42 juta penumpang.&#13;
&#13;
Program diskon feri dijadwalkan mulai berlaku pada 7 November 2026. Melalui rangkaian stimulus tersebut, pemerintah berupaya menjaga keterjangkauan biaya transportasi selama periode Nataru sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan pada libur akhir tahun.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp883,4 miliar untuk program diskon tiket pesawat, kereta api, kapal laut, dan feri selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Stimulus tersebut ditargetkan menjangkau jutaan penumpang untuk menekan biaya perjalanan pada periode liburan akhir tahun.&#13;
&#13;
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah telah menyepakati pemberian diskon tiket transportasi, termasuk insentif pajak untuk penerbangan domestik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian Stimulus Nataru, ini sudah disepakati diskon 30 persen daripada tiket, kemudian 30 persen juga untuk kapal, kemudian jasa kepelabuhan juga diberikan spesial harga dari ASDP, kemudian juga PPN ditanggung pemerintah untuk perjalanan udara di dalam negeri,&amp;quot; kata Airlangga dalam keterangan resmi,(26/10/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan rincian program, anggaran terbesar dialokasikan untuk insentif penerbangan domestik sebesar Rp722 miliar. Pemerintah menargetkan 3,75 juta penumpang pesawat dapat menikmati fasilitas tersebut.&#13;
&#13;
Insentif penerbangan diberikan melalui Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen atas tiket pesawat kelas ekonomi domestik. Selain itu, biaya bandara atau airport tax mendapat potongan 50 persen, yang mencakup Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) serta Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U).&#13;
&#13;
Program tersebut berlaku untuk periode penerbangan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Adapun pemesanan tiket dengan fasilitas insentif telah dibuka sejak 20 Oktober 2026.&#13;
&#13;
Sementara itu, anggaran diskon tiket kereta api mencapai Rp95,4 miliar dengan target satu juta penumpang. Pemerintah memberikan potongan harga sebesar 30 persen, dengan pemesanan tiket sesuai ketentuan program mulai 7 November 2026.&#13;
&#13;
Untuk transportasi laut, pemerintah menyiapkan anggaran Rp38,3 miliar guna memberikan diskon 30 persen dari tarif dasar penumpang kapal. Program ini ditargetkan menjangkau sekitar 414.600 penumpang, sementara pemesanan tiket dengan tarif khusus telah dibuka sejak 19 Oktober 2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun pada angkutan feri penyeberangan, pemerintah mengalokasikan Rp27,7 miliar untuk membebaskan 100 persen tarif jasa kepelabuhanan. Insentif tersebut diharapkan menekan biaya yang harus dibayar pengguna jasa penyeberangan, dengan sasaran 1,42 juta penumpang.&#13;
&#13;
Program diskon feri dijadwalkan mulai berlaku pada 7 November 2026. Melalui rangkaian stimulus tersebut, pemerintah berupaya menjaga keterjangkauan biaya transportasi selama periode Nataru sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan pada libur akhir tahun.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
