<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenhub Minta KAI Segera Datangkan 8 Kereta KRL Baru</title><description>Kementerian Perhubungan mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero untuk segera merealisasikan pengadaan 35 trainset yang sudah ditugaskan melalui penyertaan modal negara (PMN) sejak tahun 2023.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/27/320/3250489/kemenhub-minta-kai-segera-datangkan-8-kereta-krl-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/27/320/3250489/kemenhub-minta-kai-segera-datangkan-8-kereta-krl-baru"/><item><title>Kemenhub Minta KAI Segera Datangkan 8 Kereta KRL Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/27/320/3250489/kemenhub-minta-kai-segera-datangkan-8-kereta-krl-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/27/320/3250489/kemenhub-minta-kai-segera-datangkan-8-kereta-krl-baru</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2026 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/27/320/3250489/krl-5NvQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KRL Jabodetabek (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/27/320/3250489/krl-5NvQ_large.jpg</image><title>KRL Jabodetabek (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perhubungan mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero untuk segera merealisasikan pengadaan 35 trainset yang sudah ditugaskan melalui penyertaan modal negara (PMN) sejak tahun 2023.&#13;
&#13;
Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono menjelaskan PT KAI total mendapatkan PMN sebanyak Rp8,5 triliun sejak periode 2023 hingga 2026. Rincinya, tahun 2023 PT KAI menerima PMN Rp3,2 triliun, penyertaan modal ini dialokasikan juga untuk penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).&#13;
&#13;
Sementara pada tahun 2024, PT KAI, kata Allan, juga kembali menerima PMN sebesar Rp2 triliun, di tahun 2025 PMN yang dikucurkan Rp1,8 triliun, dan tahun 2026 PT KAI juga kembali mendapatkan PMN sebesar Rp1,5 triliun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita tentu menghimbau kepada PT KAI, untuk mempercepat pengadaan trainset, dengan rangkaian lebih panjang, sehingga sekali jalan itu kan bisa mengangkut lebih banyak penumpang,&amp;quot; ujar Allan di Jakarta, Selasa (27/10/2026).&#13;
&#13;
Lebih jauh, Allan menjelaskan PT KAI mendapatkan penugasan sebanyak 35 trainset sejak tahun 2023. Sebanyak 11 trainset sudah dilakukan impor dari China, 16 trainset diproduksi PT INKA yang mana 7 sudah beroperasi dan 9 masih dalam tahap produksi. Sehingga PT KAI masih kurang 8 trainset dari target 35 yang ditugaskan sejak tahun 2023.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah 8 ini tentunya kita mendorong agar PT KAI segera mengadakan karena kebutuhan mendesak yang kita ketahui semua di stasiun, di lapangan, bahwa memang kita membutuhkan 8 trainset ini segera melayani masyarakat,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Allan mengatakan, sesuai janji dari PT KAI untuk melakukan pengadaan 35 trainset tersebut merupakan rangkaian kereta baru. Bukan pengadaan trainset bekas yang masa pakainya sudah puluhan tahun. Karena pengadaan kereta baru memiliki masa pakai lebih panjang ketimbang KRL bekas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, target penyelesaian impor 35 trainset baru itu pada di tahun 2027 dan sudah dapat melayani kebutuhan masyarakat. Kemenhub memberikan opsi kepada PT KAI untuk kekurangan 8 trainset sesuai komitmen sejak tahun 2023 itu, bisa dilakukan dengan impor baru maupun memakai produksi INKA.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita berharap dapat direalisasikan dengan segera. Karena yang 35 kan belum semuanya terealisasi. Kita sih mendorongnya supaya pengadaan kereta itu baru,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan proyeksi KAI, jumlah penumpang KRL Jabodetabek pada 2026 diperkirakan mencapai 375 juta orang, melampaui target awal sebanyak 369 juta penumpang. Hingga September 2026, jumlah penumpang tercatat telah mencapai 271 juta orang.&#13;
&#13;
Proyeksi yang mendekati 600 juta penumpang per tahun pada 2036 menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas layanan secara bertahap. Selain menambah daya angkut, KAI perlu memastikan kesiapan infrastruktur dan sistem operasional agar pertumbuhan pengguna tidak memperbesar kepadatan di stasiun maupun jaringan kereta.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perhubungan mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero untuk segera merealisasikan pengadaan 35 trainset yang sudah ditugaskan melalui penyertaan modal negara (PMN) sejak tahun 2023.&#13;
&#13;
Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono menjelaskan PT KAI total mendapatkan PMN sebanyak Rp8,5 triliun sejak periode 2023 hingga 2026. Rincinya, tahun 2023 PT KAI menerima PMN Rp3,2 triliun, penyertaan modal ini dialokasikan juga untuk penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).&#13;
&#13;
Sementara pada tahun 2024, PT KAI, kata Allan, juga kembali menerima PMN sebesar Rp2 triliun, di tahun 2025 PMN yang dikucurkan Rp1,8 triliun, dan tahun 2026 PT KAI juga kembali mendapatkan PMN sebesar Rp1,5 triliun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita tentu menghimbau kepada PT KAI, untuk mempercepat pengadaan trainset, dengan rangkaian lebih panjang, sehingga sekali jalan itu kan bisa mengangkut lebih banyak penumpang,&amp;quot; ujar Allan di Jakarta, Selasa (27/10/2026).&#13;
&#13;
Lebih jauh, Allan menjelaskan PT KAI mendapatkan penugasan sebanyak 35 trainset sejak tahun 2023. Sebanyak 11 trainset sudah dilakukan impor dari China, 16 trainset diproduksi PT INKA yang mana 7 sudah beroperasi dan 9 masih dalam tahap produksi. Sehingga PT KAI masih kurang 8 trainset dari target 35 yang ditugaskan sejak tahun 2023.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah 8 ini tentunya kita mendorong agar PT KAI segera mengadakan karena kebutuhan mendesak yang kita ketahui semua di stasiun, di lapangan, bahwa memang kita membutuhkan 8 trainset ini segera melayani masyarakat,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Allan mengatakan, sesuai janji dari PT KAI untuk melakukan pengadaan 35 trainset tersebut merupakan rangkaian kereta baru. Bukan pengadaan trainset bekas yang masa pakainya sudah puluhan tahun. Karena pengadaan kereta baru memiliki masa pakai lebih panjang ketimbang KRL bekas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, target penyelesaian impor 35 trainset baru itu pada di tahun 2027 dan sudah dapat melayani kebutuhan masyarakat. Kemenhub memberikan opsi kepada PT KAI untuk kekurangan 8 trainset sesuai komitmen sejak tahun 2023 itu, bisa dilakukan dengan impor baru maupun memakai produksi INKA.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita berharap dapat direalisasikan dengan segera. Karena yang 35 kan belum semuanya terealisasi. Kita sih mendorongnya supaya pengadaan kereta itu baru,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan proyeksi KAI, jumlah penumpang KRL Jabodetabek pada 2026 diperkirakan mencapai 375 juta orang, melampaui target awal sebanyak 369 juta penumpang. Hingga September 2026, jumlah penumpang tercatat telah mencapai 271 juta orang.&#13;
&#13;
Proyeksi yang mendekati 600 juta penumpang per tahun pada 2036 menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas layanan secara bertahap. Selain menambah daya angkut, KAI perlu memastikan kesiapan infrastruktur dan sistem operasional agar pertumbuhan pengguna tidak memperbesar kepadatan di stasiun maupun jaringan kereta.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
