<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BSU 2026 Rp900.000 Belum Cair, Pekerja: Jangan Lama-Lama</title><description>Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta pekerja menunggu pengumuman resmi terkait penyaluran bantuan tersebut.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/28/320/3250589/bsu-2026-rp900-000-belum-cair-pekerja-jangan-lama-lama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/10/28/320/3250589/bsu-2026-rp900-000-belum-cair-pekerja-jangan-lama-lama"/><item><title>BSU 2026 Rp900.000 Belum Cair, Pekerja: Jangan Lama-Lama</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/10/28/320/3250589/bsu-2026-rp900-000-belum-cair-pekerja-jangan-lama-lama</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/10/28/320/3250589/bsu-2026-rp900-000-belum-cair-pekerja-jangan-lama-lama</guid><pubDate>Rabu 28 Oktober 2026 09:05 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/10/28/320/3250589/bsu-dwRU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 senilai Rp900.000 per pekerja masih dinantikan masyarakat. (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra Setiawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/10/28/320/3250589/bsu-dwRU_large.jpg</image><title>Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 senilai Rp900.000 per pekerja masih dinantikan masyarakat. (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra Setiawan)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 senilai Rp900.000 per pekerja masih dinantikan masyarakat. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta pekerja menunggu pengumuman resmi terkait penyaluran bantuan tersebut.&#13;
&#13;
Rencana pemberian BSU 2026 sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Bantuan itu direncanakan menyasar 13,3 juta pekerja dengan nominal Rp300.000 per bulan yang dibayarkan sekaligus untuk tiga bulan.&#13;
&#13;
Antusiasme pekerja terlihat di kolom komentar akun Instagram Kemnaker. Sejumlah warganet mempertanyakan jadwal pencairan bantuan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ditunggu min jangan lama-lama,&amp;rdquo; tulis akun @titanrachmadsyah.&#13;
&#13;
Menanggapi komentar tersebut, Kemnaker meminta masyarakat menunggu informasi resmi berikutnya melalui kanal komunikasi kementerian.&#13;
&#13;
Warganet lainnya juga mempertanyakan jadwal pencairan BSU 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kapan nih min katanya mulai bulan ini?&amp;rdquo; tanya akun @aangdoclo31.&#13;
&#13;
Kemnaker kembali mengimbau masyarakat untuk mengikuti kanal resminya guna memperoleh informasi terbaru mengenai program tersebut.&#13;
&#13;
Airlangga mengatakan BSU akan diberikan sekaligus untuk periode tiga bulan, dengan nilai Rp300.000 per bulan. Dengan skema tersebut, setiap penerima akan memperoleh total bantuan Rp900.000 untuk periode Oktober&amp;ndash;Desember 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di mana bantuan subsidi upah ini diberikan satu kali untuk 3 bulan dan per bulannya sebesar 300.000,&amp;rdquo; ujar Airlangga.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, program tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran hampir Rp12 triliun untuk menjangkau 13,3 juta pekerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja dan ini kebutuhan anggarannya diperkirakan sebesar hampir 12 triliun,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Namun, Airlangga belum merinci kriteria pekerja yang berhak menerima BSU 2026.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 senilai Rp900.000 per pekerja masih dinantikan masyarakat. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta pekerja menunggu pengumuman resmi terkait penyaluran bantuan tersebut.&#13;
&#13;
Rencana pemberian BSU 2026 sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Bantuan itu direncanakan menyasar 13,3 juta pekerja dengan nominal Rp300.000 per bulan yang dibayarkan sekaligus untuk tiga bulan.&#13;
&#13;
Antusiasme pekerja terlihat di kolom komentar akun Instagram Kemnaker. Sejumlah warganet mempertanyakan jadwal pencairan bantuan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ditunggu min jangan lama-lama,&amp;rdquo; tulis akun @titanrachmadsyah.&#13;
&#13;
Menanggapi komentar tersebut, Kemnaker meminta masyarakat menunggu informasi resmi berikutnya melalui kanal komunikasi kementerian.&#13;
&#13;
Warganet lainnya juga mempertanyakan jadwal pencairan BSU 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kapan nih min katanya mulai bulan ini?&amp;rdquo; tanya akun @aangdoclo31.&#13;
&#13;
Kemnaker kembali mengimbau masyarakat untuk mengikuti kanal resminya guna memperoleh informasi terbaru mengenai program tersebut.&#13;
&#13;
Airlangga mengatakan BSU akan diberikan sekaligus untuk periode tiga bulan, dengan nilai Rp300.000 per bulan. Dengan skema tersebut, setiap penerima akan memperoleh total bantuan Rp900.000 untuk periode Oktober&amp;ndash;Desember 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di mana bantuan subsidi upah ini diberikan satu kali untuk 3 bulan dan per bulannya sebesar 300.000,&amp;rdquo; ujar Airlangga.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, program tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran hampir Rp12 triliun untuk menjangkau 13,3 juta pekerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja dan ini kebutuhan anggarannya diperkirakan sebesar hampir 12 triliun,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Namun, Airlangga belum merinci kriteria pekerja yang berhak menerima BSU 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
