<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS Sebut Indeks Kondisi Bisnis dan Prospek Manufaktur Berada di Fase Ekspansi-Menguat</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai Indeks Kondisi Bisnis dan Prospek Manufaktur (IKBM) tercatat sebesar 52,75 di kuartal III 2026.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/11/05/320/3252237/bps-sebut-indeks-kondisi-bisnis-dan-prospek-manufaktur-berada-di-fase-ekspansi-menguat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/11/05/320/3252237/bps-sebut-indeks-kondisi-bisnis-dan-prospek-manufaktur-berada-di-fase-ekspansi-menguat"/><item><title>BPS Sebut Indeks Kondisi Bisnis dan Prospek Manufaktur Berada di Fase Ekspansi-Menguat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/11/05/320/3252237/bps-sebut-indeks-kondisi-bisnis-dan-prospek-manufaktur-berada-di-fase-ekspansi-menguat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/11/05/320/3252237/bps-sebut-indeks-kondisi-bisnis-dan-prospek-manufaktur-berada-di-fase-ekspansi-menguat</guid><pubDate>Kamis 05 November 2026 13:10 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/11/05/320/3252237/bps-OxFD_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BPS (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/11/05/320/3252237/bps-OxFD_large.jpeg</image><title>BPS (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai Indeks Kondisi Bisnis dan Prospek Manufaktur (IKBM) tercatat sebesar 52,75 di kuartal III 2026.&#13;
&#13;
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud mengatakan, angka ini meningkat dibandingkan kuartal II 2026 sebesar 52,67.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nilai IKBM yang berada di atas angka 50 menunjukkan bahwa kondisi dan prospek bisnis industri manufaktur pada triwulan III 2026 masih berada pada fase ekspansi dan menguat dibanding triwulan sebelumnya,&amp;quot; kata Edy dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS, Kamis (5/11/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan komponen pembentuknya, sebagian besar komponen masih berada pada fase ekspansi. Komponen pesanan meningkat dari 54,46 pada kuartal II 2026 menjadi 54,72 pada kuartal III 2026.&#13;
&#13;
Komponen produksi meningkat dari 54,78 pada kuartal II 2026 menjadi 55,04 pada kuartal III 2026.&#13;
&#13;
Komponen tenaga kerja meningkat dari 50,02 pada kuartal II 2026 menjadi 50,14 pada kuartal III 2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, komponen stok pada kuartal III 2026 tercatat sebesar 51,81, masih berada pada fase ekspansi meskipun menurun dari kuartal II 2026 sebesar 52,10.&#13;
&#13;
Sementara itu, satu komponen berada pada fase kontraksi, yakni waktu kirim yang tercatat memiliki skor 49,08 pada kuartal III 2026.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai Indeks Kondisi Bisnis dan Prospek Manufaktur (IKBM) tercatat sebesar 52,75 di kuartal III 2026.&#13;
&#13;
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud mengatakan, angka ini meningkat dibandingkan kuartal II 2026 sebesar 52,67.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nilai IKBM yang berada di atas angka 50 menunjukkan bahwa kondisi dan prospek bisnis industri manufaktur pada triwulan III 2026 masih berada pada fase ekspansi dan menguat dibanding triwulan sebelumnya,&amp;quot; kata Edy dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS, Kamis (5/11/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan komponen pembentuknya, sebagian besar komponen masih berada pada fase ekspansi. Komponen pesanan meningkat dari 54,46 pada kuartal II 2026 menjadi 54,72 pada kuartal III 2026.&#13;
&#13;
Komponen produksi meningkat dari 54,78 pada kuartal II 2026 menjadi 55,04 pada kuartal III 2026.&#13;
&#13;
Komponen tenaga kerja meningkat dari 50,02 pada kuartal II 2026 menjadi 50,14 pada kuartal III 2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, komponen stok pada kuartal III 2026 tercatat sebesar 51,81, masih berada pada fase ekspansi meskipun menurun dari kuartal II 2026 sebesar 52,10.&#13;
&#13;
Sementara itu, satu komponen berada pada fase kontraksi, yakni waktu kirim yang tercatat memiliki skor 49,08 pada kuartal III 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
