<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sederet Insentif Akhir 2026, Ada Bansos hingga Diskon Tiket Transportasi</title><description>Insentif tersebut mencakup bantuan pangan, bantuan subsidi upah, pembukaan rekening perbankan gratis, hingga potongan biaya transportasi.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/11/05/320/3252386/sederet-insentif-akhir-2026-ada-bansos-hingga-diskon-tiket-transportasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/11/05/320/3252386/sederet-insentif-akhir-2026-ada-bansos-hingga-diskon-tiket-transportasi"/><item><title>Sederet Insentif Akhir 2026, Ada Bansos hingga Diskon Tiket Transportasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/11/05/320/3252386/sederet-insentif-akhir-2026-ada-bansos-hingga-diskon-tiket-transportasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/11/05/320/3252386/sederet-insentif-akhir-2026-ada-bansos-hingga-diskon-tiket-transportasi</guid><pubDate>Kamis 05 November 2026 21:02 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/11/05/320/3252386/bansos-Oi6K_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Pemerintah menyiapkan sejumlah paket insentif menjelang akhir 2026. (Foto: Okezone.com/IMG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/11/05/320/3252386/bansos-Oi6K_large.jpg</image><title> Pemerintah menyiapkan sejumlah paket insentif menjelang akhir 2026. (Foto: Okezone.com/IMG)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menyiapkan sejumlah paket insentif menjelang akhir 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung mobilitas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027. Insentif tersebut mencakup bantuan pangan, bantuan subsidi upah, pembukaan rekening perbankan gratis, hingga potongan biaya transportasi.&#13;
&#13;
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah juga menyiapkan sejumlah program untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sesuai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar 5,4%.&#13;
&#13;
Adapun pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga kuartal III-2026 tercatat sebesar 5,45% secara kumulatif.&#13;
&#13;
Salah satu program yang disiapkan pemerintah adalah pembukaan rekening perbankan gratis dengan saldo awal Rp50.000. Program ini menyasar warga negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun yang masuk kelompok desil 1 hingga 4.&#13;
&#13;
Pemerintah menargetkan program tersebut menjangkau 25,16 juta penduduk dan merealisasikannya sebelum akhir 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rekening gratis masih dalam pematangan. Dalam dua bulan ini akan direalisasikan,&amp;quot; ujar Airlangga kepada awak media di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026).&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram per keluarga setiap bulan. Program ini menyasar 33,24 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang masuk kelompok desil 1 hingga 4 untuk periode Oktober-Desember 2026.&#13;
&#13;
Pemerintah juga menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp900.000 bagi 13,3 juta pekerja. Bantuan tersebut merupakan akumulasi pembayaran Rp300.000 per bulan selama tiga bulan dan akan disalurkan sekaligus.&#13;
&#13;
Program BSU menyasar pekerja dengan penghasilan maksimal Rp3,5 juta atau tidak melebihi upah minimum provinsi (UMP).&#13;
&#13;
Di sektor transportasi, pemerintah memberikan insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) sebesar 100% untuk tiket pesawat kelas ekonomi rute domestik.&#13;
&#13;
Insentif tersebut ditargetkan menjangkau 3,75 juta penumpang dengan jadwal keberangkatan pada 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Fasilitas ini berlaku untuk pembelian tiket mulai 20 Oktober 2026.&#13;
&#13;
Pemerintah juga memberikan diskon tiket kereta api sebesar 30% untuk kelas ekonomi komersial di wilayah Jawa dan Sumatra Utara. Program tersebut ditargetkan menjangkau 1,04 juta penumpang untuk periode perjalanan 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.&#13;
&#13;
Untuk transportasi laut, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan diskon sebesar 30% dari tarif dasar kelas ekonomi pada seluruh rute kapal penumpang. Diskon tersebut ditargetkan menjangkau 414.000 penumpang untuk periode perjalanan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.&#13;
&#13;
Sementara itu, pemerintah memberikan pembebasan 100% tarif jasa kepelabuhanan untuk layanan penyeberangan ASDP. Fasilitas ini berlaku bagi penumpang pejalan kaki dan kendaraan golongan II/IVA di 14 pelabuhan penyeberangan dengan target 1,42 juta pengguna.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian tarif jasa pelabuhan (untuk pejalan kaki dan kendaraan golongan II/IVA) yang digratiskan oleh ASDP di 14 pelabuhan untuk 1,42 juta orang periodenya 22 Desember 2026 sampai dengan 10 Januari 2027,&amp;quot; ujar Airlangga.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menyiapkan sejumlah paket insentif menjelang akhir 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung mobilitas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027. Insentif tersebut mencakup bantuan pangan, bantuan subsidi upah, pembukaan rekening perbankan gratis, hingga potongan biaya transportasi.&#13;
&#13;
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah juga menyiapkan sejumlah program untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sesuai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar 5,4%.&#13;
&#13;
Adapun pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga kuartal III-2026 tercatat sebesar 5,45% secara kumulatif.&#13;
&#13;
Salah satu program yang disiapkan pemerintah adalah pembukaan rekening perbankan gratis dengan saldo awal Rp50.000. Program ini menyasar warga negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun yang masuk kelompok desil 1 hingga 4.&#13;
&#13;
Pemerintah menargetkan program tersebut menjangkau 25,16 juta penduduk dan merealisasikannya sebelum akhir 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rekening gratis masih dalam pematangan. Dalam dua bulan ini akan direalisasikan,&amp;quot; ujar Airlangga kepada awak media di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026).&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 10 kilogram per keluarga setiap bulan. Program ini menyasar 33,24 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang masuk kelompok desil 1 hingga 4 untuk periode Oktober-Desember 2026.&#13;
&#13;
Pemerintah juga menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp900.000 bagi 13,3 juta pekerja. Bantuan tersebut merupakan akumulasi pembayaran Rp300.000 per bulan selama tiga bulan dan akan disalurkan sekaligus.&#13;
&#13;
Program BSU menyasar pekerja dengan penghasilan maksimal Rp3,5 juta atau tidak melebihi upah minimum provinsi (UMP).&#13;
&#13;
Di sektor transportasi, pemerintah memberikan insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) sebesar 100% untuk tiket pesawat kelas ekonomi rute domestik.&#13;
&#13;
Insentif tersebut ditargetkan menjangkau 3,75 juta penumpang dengan jadwal keberangkatan pada 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Fasilitas ini berlaku untuk pembelian tiket mulai 20 Oktober 2026.&#13;
&#13;
Pemerintah juga memberikan diskon tiket kereta api sebesar 30% untuk kelas ekonomi komersial di wilayah Jawa dan Sumatra Utara. Program tersebut ditargetkan menjangkau 1,04 juta penumpang untuk periode perjalanan 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.&#13;
&#13;
Untuk transportasi laut, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan diskon sebesar 30% dari tarif dasar kelas ekonomi pada seluruh rute kapal penumpang. Diskon tersebut ditargetkan menjangkau 414.000 penumpang untuk periode perjalanan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.&#13;
&#13;
Sementara itu, pemerintah memberikan pembebasan 100% tarif jasa kepelabuhanan untuk layanan penyeberangan ASDP. Fasilitas ini berlaku bagi penumpang pejalan kaki dan kendaraan golongan II/IVA di 14 pelabuhan penyeberangan dengan target 1,42 juta pengguna.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian tarif jasa pelabuhan (untuk pejalan kaki dan kendaraan golongan II/IVA) yang digratiskan oleh ASDP di 14 pelabuhan untuk 1,42 juta orang periodenya 22 Desember 2026 sampai dengan 10 Januari 2027,&amp;quot; ujar Airlangga.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
