<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Saham Paling Cuan dan Boncos Selama Sepekan&amp;nbsp;</title><description>Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan sepanjang perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/11/07/278/3252629/daftar-saham-paling-cuan-dan-boncos-selama-sepekan-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/11/07/278/3252629/daftar-saham-paling-cuan-dan-boncos-selama-sepekan-nbsp"/><item><title>Daftar Saham Paling Cuan dan Boncos Selama Sepekan&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/11/07/278/3252629/daftar-saham-paling-cuan-dan-boncos-selama-sepekan-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/11/07/278/3252629/daftar-saham-paling-cuan-dan-boncos-selama-sepekan-nbsp</guid><pubDate>Sabtu 07 November 2026 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/11/07/278/3252629/ihsg-pZFc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Daftar Saham Paling Cuan dan Boncos Selama Sepekan&amp;nbsp;(Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/11/07/278/3252629/ihsg-pZFc_large.jpg</image><title>Daftar Saham Paling Cuan dan Boncos Selama Sepekan&amp;nbsp;(Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan sepanjang perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode periode 2-6 November.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tercatat, IHSG sepekan melemah 0,13 persen ke 5.050,429. Kapitalisasi pasar BEI juga mengalami penyusutan 1,34 persen menjadi Rp8.744 triliun dari sebelumnya Rp8.862 triliun.&#13;
&#13;
Mengutip data statistik BEI, Jakarta, Sabtu (7/11/2026), saham PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) menjadi top gainers dengan lonjakan harga mencapai 190,91 persen dalam sepekan. MKNT melesat dari Rp11 pada pekan sebelumnya menjadi Rp32 per saham. Dengan kenaikan tersebut, MKNT menempati posisi teratas dalam daftar saham dengan penguatan harga terbesar.&#13;
&#13;
Posisi kedua ditempati AIMS yang mengalami kenaikan 125,96 persen. Harga sahamnya meningkat dari Rp520 menjadi Rp1.175 per saham. Selanjutnya, saham TMPO berada di posisi ketiga dengan penguatan 56,99 persen, dari Rp186 menjadi Rp292 per saham.&#13;
&#13;
Saham YUPI juga mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan 51,20 persen menjadi Rp1.255 dari sebelumnya Rp830 per saham. Adapun saham BAJA menguat 21,05 persen menjadi Rp184, disusul KINO yang naik 20,77 persen menjadi Rp1.570 per saham.&#13;
&#13;
Berikutnya, BOBA mengalami kenaikan 19,23 persen menjadi Rp186, AKPI menguat 17,65 persen menjadi Rp600, BREN naik 17,55 persen menjadi Rp2.110, serta KSIX menguat 17,16 persen menjadi Rp396 per saham.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, sejumlah saham justru mengalami tekanan cukup dalam dan masuk jajaran top losers sepanjang pekan ini. PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) menjadi emiten dengan penurunan harga terdalam, yakni sebesar 29,91 persen. Harganya merosot dari Rp2.190 menjadi Rp1.535 per saham.&#13;
&#13;
Posisi berikutnya ditempati PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) yang melemah 29,76 persen menjadi Rp1.770 dari sebelumnya Rp2.520 per saham.&#13;
&#13;
Sementara itu, saham MORA terkoreksi 29,74 persen menjadi Rp1.595 dari Rp2.270 per saham. Penurunan juga dialami SMLE sebesar 29,49 persen menjadi Rp165, RSCH melemah 29,36 persen menjadi Rp308, serta BSML turun 29,02 persen menjadi Rp318 per saham.&#13;
&#13;
Selanjutnya, PTSN terkoreksi 28,96 persen menjadi Rp260, WBSA turun 28,03 persen menjadi Rp344, TPMA melemah 27,78 persen menjadi Rp260, dan MMIX turun 27,04 persen menjadi Rp580 per saham.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan sepanjang perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode periode 2-6 November.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tercatat, IHSG sepekan melemah 0,13 persen ke 5.050,429. Kapitalisasi pasar BEI juga mengalami penyusutan 1,34 persen menjadi Rp8.744 triliun dari sebelumnya Rp8.862 triliun.&#13;
&#13;
Mengutip data statistik BEI, Jakarta, Sabtu (7/11/2026), saham PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) menjadi top gainers dengan lonjakan harga mencapai 190,91 persen dalam sepekan. MKNT melesat dari Rp11 pada pekan sebelumnya menjadi Rp32 per saham. Dengan kenaikan tersebut, MKNT menempati posisi teratas dalam daftar saham dengan penguatan harga terbesar.&#13;
&#13;
Posisi kedua ditempati AIMS yang mengalami kenaikan 125,96 persen. Harga sahamnya meningkat dari Rp520 menjadi Rp1.175 per saham. Selanjutnya, saham TMPO berada di posisi ketiga dengan penguatan 56,99 persen, dari Rp186 menjadi Rp292 per saham.&#13;
&#13;
Saham YUPI juga mencatatkan kinerja positif dengan kenaikan 51,20 persen menjadi Rp1.255 dari sebelumnya Rp830 per saham. Adapun saham BAJA menguat 21,05 persen menjadi Rp184, disusul KINO yang naik 20,77 persen menjadi Rp1.570 per saham.&#13;
&#13;
Berikutnya, BOBA mengalami kenaikan 19,23 persen menjadi Rp186, AKPI menguat 17,65 persen menjadi Rp600, BREN naik 17,55 persen menjadi Rp2.110, serta KSIX menguat 17,16 persen menjadi Rp396 per saham.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, sejumlah saham justru mengalami tekanan cukup dalam dan masuk jajaran top losers sepanjang pekan ini. PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) menjadi emiten dengan penurunan harga terdalam, yakni sebesar 29,91 persen. Harganya merosot dari Rp2.190 menjadi Rp1.535 per saham.&#13;
&#13;
Posisi berikutnya ditempati PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) yang melemah 29,76 persen menjadi Rp1.770 dari sebelumnya Rp2.520 per saham.&#13;
&#13;
Sementara itu, saham MORA terkoreksi 29,74 persen menjadi Rp1.595 dari Rp2.270 per saham. Penurunan juga dialami SMLE sebesar 29,49 persen menjadi Rp165, RSCH melemah 29,36 persen menjadi Rp308, serta BSML turun 29,02 persen menjadi Rp318 per saham.&#13;
&#13;
Selanjutnya, PTSN terkoreksi 28,96 persen menjadi Rp260, WBSA turun 28,03 persen menjadi Rp344, TPMA melemah 27,78 persen menjadi Rp260, dan MMIX turun 27,04 persen menjadi Rp580 per saham.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
