Nebeng di Mobil Menneg BUMN

Hadi Suprapto, Jurnalis · Senin 07 Januari 2008 11:36 WIB
https: img.okezone.com content 2008 01 07 209 73364 Juwxu2TLfc.jpg

CILEGON - Mobil dinas Menneg BUMN yang biasa mondar-madir mengantarkan sang bos menjalankan tugas negara tidak bisa sembarangan dinaiki orang. Tapi, dengan bersahaja, Sofyan menawarkan untuk ditebengi wartawan.

Kendaraan yang biasa digunakan Sofyan Djalil sama seperti pembantu presiden lainnya, yakni Camry warna hitam berpelat RI. Hanya saja nomornya yang berbeda-beda. Untuk Menneg BUMN bernomor RI 42.

"Ayo, siapa yang mau ikut mobil saya?" ujar pria asal Tanah Rencong ini.

Ajakan yang langka dilakukan oleh menteri itu ditawarkan saat kunjungan ke PLTU Suralaya, PT Krakatau Still, dan PT ASDP, Sabtu 5 Desember pekan lalu, bersama sejumlah pejabat terkait dan para wartawan.

Rupanya, dia melihat kalau mobil yang dipakai rombongan wartawan berjejal bak bus kota.

Rombongan yang berjumlah 15 orang itu harus menggunakan satu mobil Isuzu Elf pelat merah milik Kementerian Negara BUMN, yang hanya memiliki kapasitas tempat duduk 14 orang. Jadi, wartawan yang paling telat naik, tidak dapat tempat duduk.

Keprihatinan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, juga ditunjukkan saat keliling di PLTU Suralaya. Saat itu, dirinya terpaksa masuk ke mobil rombongan wartawan. Akhirnya dengan terpaksa, direksi PT PLN dan PT Indonesia Power, selaku tuan rumah ikut dalam mobil wartawan.

Sekarang, giliran Pak Menteri yang umpel-umpelan... "Geser dikit pak menteri mau naik," celoteh salah satu wartawan.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini