Share

Dunia Ingin Stabilitas Mata Uang

Nurfajri Budi Nugroho, Jurnalis · Kamis 25 Juni 2009 10:37 WIB
https: img.okezone.com content 2009 06 25 277 232745 DXCk2a6H0a.jpg (Corbis)
NEW YORK - Krisis keuangan global telah memberi pelajaran pentingnya stabilitas nilai mata uang dunia. Demikian ditegaskan Menteri Luar Negeri China Yang Jiechi.

"Negara-negara di seluruh dunia telah menderita kerugian besar dari krisis keuangan dan resesi ekonomi," kata Yang dalam pertemuan Majelis Umum PBB membahas krisis ekonomi dan imbasnya di negara-negara berkembang, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (25/6/2009).

"Sangat penting menjaga nilai tukar mata uang dunia relatif stabil dan mempertimbangkan sistem moneter internasional yang beragam dan rasional," imbuhnya.

Pada Maret lalu Gubernur Bank Sentral China Zhou Xiaochuan mengatakan mata uang seharusnya didasarkan pada pembagian di IMF yang saat ini memiliki 185 negara anggota, yang dikenal sebagai special drawing right (SDR).

SDR merupakan aset cadangan internasional yang dialokasikan untuk negara-negara anggota IMF dengan nilai tukar yang ditentukan oleh keranjang mata uang.

(jri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini