Share

RI Dapat Hibah Rp10 M dari Prancis

Ahmad Nabhani , Jurnalis · Rabu 15 Juli 2009 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2009 07 15 277 238984 TUuaoMZ0Am.jpg Foto: corbis

JAKARTA - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan menerima bantuan hibah dari Pemerintah Prancis untuk rencana pembuatan sistem transportasi publik terpadu Bandung Metropolitan Area senilai Rp10 miliar atau setara dengan USD1 juta.

Direktur Bina Sistem Transportasi Perkotaan Departemen Perhubungan (Dephub) Erli Sinaga mengungkapkan bahwa sistem transportasi publik terpadu (Bandung Metropolitan Area) adalah rencana induk yang sudah ada, namun belum mendapatkan pendanaan.

Maka dengan hibah dari Prancis tersebut, rencana induknya akan selesai Desember tahun ini. "Master plan Bandung terlambat selama ini, maka dengan hibah ini bisa selesai Desember tahun ini," ungkapnya kepada wartawan, di Gedung Depkeu, Jakarta, Rabu (15/7/2009).

Tujuan dari proyek tersebut untuk menyusun kebijakan mengenai transportasi massal, strategi, dan perencanaan untuk semua sistem transportasi di Bandung Metropolitan Area.

Proyek akan dilaksanakan oleh konsultan asal Prancis, SNCF Internasional di bawah pengawasan Dephub dan Pemda Bandung.

Sementara Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan, bantuan tersebut merupakan kerja sama bilateral kedua negara yang selama ini pernah dilakukan. Antara lain, Pemerintah Prancis telah memberikan persetujuan pinjaman berupa bantuan teknis air traffic center di Makassar senilai USD1,3 juta.

Kemudian, pembiayaan proyek rehabilitasi drainase di Aceh senilai 36,8 juta euro dan proyek perubahan iklim senilai USD200 juta di 2008 dan USD300 juta di 2009.

Selain itu juga akan ditandatangani rencana pembiayaan The Bandung Urban Railway Transport Development berupa pinjaman lunak sebesar USD10 juta atau sekira Rp100 milar.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini