Pinjaman untuk PGN & PLN Langsung ke Korporat

Widi Agustian, Jurnalis · Sabtu 01 Agustus 2009 14:45 WIB
https: img.okezone.com content 2009 08 01 20 244065 U3T9E3SNS0.jpg Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Foto: Koran SI

JAKARTA - Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menyatakan ketidaktahuannya atas rencana pemerintah dalam memasukkan pinjaman untuk proyek PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) yang hampir berjumlah sebesar Rp12,91 triliun dalam APBN-P 2009.

"Pinjaman ini langsung dipakai oleh korporat PLN, dari Depkeu langsung ke PLN. Kami juga merasa heran, karena ini pertama kalinya dan ini tidak pernah dibahas di komisi VII dan baru pertama kali kami hadir di sini," jelas Purnomo, di sela Raker Panggar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (31/7/2009) malam.

Kendati demikian, dia menegaskan pinjaman ini memang sangat dibutuhkan untuk menjalankan proyek PLN serta PGN. "Ini untuk pembiayaan proyek PLN, yang disituasikan kritis sekali. Kalau ini mengalami perlambatan, akan berdampak terhadap proyek PLN dan berdampak ke pasokan listrik," katanya.

Purnomo mendetailkan, dana tersebut digunakan PLN untuk membangun PLTGU Muara Karang yang direncanakan selesai pada kuartal I-2010. PLTGU ini nantinya akan membantu pasokan listrik untuk kawasan Jawa-Bali. Untuk itu, akan sangat penting proyek ini tetap jalan untuk mengamankan pasokan ini.

"Persetujuan pada 2008, laporan khusus ke komisi VII tidak dalam pinjaman, tapi dalam laporan per proyek. Proyek telah jalan lama, tapi sudah terjadi juga," pungkas Purnomo.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini