JAKARTA - Badan Pusat Statistik memastikan tidak ada lonjakan berlebihan memasuki inflasi musiman jelang puasa, lebaran dan akhir tahun. Tak ayal, masyarakat diminta tidak perlu khawatir. Pasalnya, inflasi musiman berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Tidak perlu khawatir mewaspadai lonjakan inflasi musiman, karena pemerintah telah mengantisipasi suplai dan bahan pokok," kata kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Rusman Heriawan saat dihubungi okezone di Jakarta, Minggu (2/8/2009).
Follow Berita Okezone di Google News
Menurutnya, inflasi musiman disokong lebih banyak kebutuhan bahan pokok. Tapi inflasi musiman tersebut tidak perlu disikapi berlebihan, karena masyakarakat baik pedagang dan petani sudah saling memahami.
Kendatipun ada pengaruh terhadap harga bahan sembako, ia menilai kenaikan harga tidak terlalu signifikan. Karena ini moment setahun sekali yang dinikmati para pedagang.
"Kenaikan harga bukan karena pasokan suplai kurang, tapi sudah moment tahunan yang dinikmati pedagang," ungkapnya.
Sementara menyinggung inflasi Juli, dirinya menyakini rendah dibandingkan priode yang sama tahun lalu. Karena selama ini tidak ada gejolak dan peristiwa apapun yang mempengaruhi harga sembako.
"Inflasi Juli tahun ini rendah dan diperkirakan antara 0,2 hingga 0,5 persen," tandasnya. (wdi)
(rhs)