Share

Mata Uang Dunia Cari Ekuilibrium

Eko Haryanto, Jurnalis · Rabu 21 Oktober 2009 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2009 10 21 20 267783 lhGHnhJ0nQ.jpg Ilustrasi. Foto: Corbis

JAKARTA - Mata uang berbagai negara di dunia saat ini tengah mencari titik keseimbangan (ekuilibrium) untuk menyesuaikan dengan kondisi pascakrisis ekonomi global.

"Konstelasi mata uang antarnegara hari ini sedang dalam proses untuk mencari ekuilibruium, untuk menyesuaikan dengan pondasi pascakrisis," ujar Menteri keuangan Sri Mulyani seusai menghadiri acara Halal Bihalal Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) di Grand Hyatt Hotel, Jakarta (21/10/2009).

Menurutnya, perubahan terbesar terjadi pada nilai mata uang di negara maju, karena mereka mengalami dampak paling berat saat krisis terjadi di 2008.

"Karena ada kebutuhan dari negara-negara maju yang pasti mempengaruhi nilai mata uang, nilai tukar, maupun inflasi. Ketiga faktor inilah yang sekarang ini akan secara dinamis terus berjalan di semua negara," tambahnya.

Sri juga mengatakan pondasi ekonomi dalam negeri harus diperkuat agar tidak terimbas perubahan konstelasi yang terjadi tersebut. "Jika pondasi tetap baik, nilai tukar yang terjadi sedapat mungkin merefleksikan faktor-faktor yang mendukungnya," tukasnya. (adn) 

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini