Menkeu Tegaskan Century Berdampak Sistemik

Candra Setya Santoso, Jurnalis · Selasa 24 November 2009 15:38 WIB
https: img.okezone.com content 2009 11 24 320 278763 BImIas4PJ7.jpg Sri Mulyani (Foto: Depkeu.go.id)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa keputusan untuk menetapkan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik memiliki dasar yang kuat.

"Data dan analisa terhadap Bank Century per 1 Oktober 2008 yang diterima KSSK dari BI telah cukup untuk memberikan gambaran kondisi Century, yang dalam hal ini telah ditetapkan sebagai bank gagal dan dinilai berdampak sistemik," papar Sri Mulyani dalam jumpa pers di Aula Mezanin Lantai 2, Gedung Departemen Keuangan, Jakarta, Selasa (24/11/2009).

Selain menggunakan data, fakta, informasi, dan analisa yang diterima dari BI, hal-hal yang bersifat makro tentang perkembangan situasi dan kondisi krisis keuangan dunia juga menjadi pertimbangan. Kondisi ekonomi global ketika itu memberikan pengaruh sangat besar kepada perekonomian dan sistem keuangan di Indonesia.

"Semalam Presiden sudah menyampaikan kondisi yang terjadi di bulan-bulan tersebut tentang ekonomi dunia, ditambah kondisi keuangan Indonesia 10 tahun lalu cukup menggambarkan risiko yang dihadapi kita semua dalam mengelola perekonomian," urai Sri.

Sri juga mengatakan, penetapan dampak sistemik Bank Century telah menggunakan informasi, analisa, dan metodologi, baik yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif, termasuk penggunaan judgement.

"Menggunakan judgement dalam hal ini sama sekali tidak memiliki konotasi negatif, karena artinya pembuat kebijakan, dalam hal ini Menkeu dan BI, mempertimbangkan dengan akal sehat semua data dan informasi yang tersedia secara menyeluruh," tuturnya berargumentasi.

"Jadi penggunaan judgement adalah sah, dan dalam pembuatan kebijakan manapun selalu ada elemen judgement," tegasnya.

Secara umum, Century juga telah memenuhi kualifikasi sebagai bank gagal karena pada saat itu rasio kecukupan modalnya (CAR) negatif 3,53 persen.

Sri juga memaparkan bahwa dalam kondisi pasar normal, jika Century ditutup, tentu tidak akan menimbulkan dampak sistemik. Namun jika diletakkan pada kondisi November 2008, di mana terjadi krisis keuangan global, kondisinya yang terjadi akan sebaliknya.

"Oleh karena itu penutupan Bank Century dalam situasi tersebut berdasarkan data fakta informasi dan analisa serta metodologi yang digunakan, maka sesuai dengan akal sehat dan judgement, maka itu akan meniumbulkan efek berantai," bebernya.

Efek berantai yang dimaksud dia yaitu terjadinya rush atau antrean tidak hanya dialami Century, namun juga akan terjadi pada bank lain.

(jri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini