nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Krisis Dubai ke IHSG Tak Lama

Widi Agustian, Jurnalis · Senin 30 November 2009 14:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2009 11 30 278 280301 ylW8D0aGBe.jpg Papan Perdagangan IHSG. Foto: Koran SI

JAKARTA - Imbas krisis Dubai nampaknya tidak akan berlangsung lama bagi indeks harga saham gabungan (IHSG), meskipun pasar saham diproyeksikan bakal mengalami pelemahan pada pekan ini.

"Pengaruhnya dari Dubai itu tidak akan besar lagi. Meskipun akhir pekan kemarin (Kamis) kita sudah anjlok duluan sampai 2,7 persen. Tapi kan hari ini kita lihat naik," ujar Direktur Utama BEI Ito Warsito saat ditemui wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Senin (30/11/2009).

Dia mengharapkan agar sejumlah investor di pasar saham tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut. Pasalnya mereka sudah bisa menganalisis dan memperhitungkan hal itu.

"Iya, karena orang sudah bisa memperhitungkan lagi, sudah bisa menghitung bagaimana ke depannya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, pengajuan penundaan pembayaran utang oleh pemerintah Dubai senilai USD59 miliar (Rp560 triliun) mengguncang industri keuangan global.

Ekonom meramalkan pengajuan penundaan untuk dua BUMN pemerintah Dubai ini, Dubai World dan Nakheel, berlanjut ke gagal bayar (default). Kekhawatiran yang lebih besar, pemulihan ekonomi global bisa terhambat.

Sebenarnya Dubai merencanakan agar dampak pengumuman bisa diminimalkan. Mereka mengumumkan penundaan pembayaran setelah pasar saham Dubai tutup menjelang libur panjang Idul Adha. (css)

(ade)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini