nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2010, Pusri Patok Pertumbuhan Capai 30%

Widi Agustian, Jurnalis · Senin 11 Januari 2010 11:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2010 01 11 320 292823 q6o0K4GcWN.jpg Foto: Corbis

JAKARTA - PT Pupuk Sriwijaya (Persero) atau Pusri mematok pertumbuhan laba di 2010 sebesar 30 persen jika dibandingkan dengan realisasi pada 2009 lalu.

"Target kita bagus, naik sebanyak 30 persen dari 2009," kata Dirut Pupuk Sriwijaya Dadang Heru Kodri, di sela penandatanganan joint venture agreement antara Petrokimia Gresik dan Jordan Phospate Mines Co Ltd, di kantor Kemenneg BUMN, Jakarta, Senin (11/1/2010).

Peningkatan kinerja keuangan tersebut, akan didapatkan dari kenaikan produksi pupuknya. Di mana pada 2010 ini, untuk pupuk urea dipatok untuk naik menjadi tujuh juta ton dari produksi 2009 yang sebesar 6,8 juta-6,9 juta ton. Sementara itu, untuk pupuk nitrogen-phospat-kalsium (NPK) akan mengalami kenaikan menjadi 2,2 juta ton dari produksi 2009 yang sebesar 1,3 juta ton. "Kan pasokan gas untuk kita sudah lancar," ucapnya.

Sayangnya, untuk kinerja 2009 ini, dia enggan berkomentar karena belum diaudit. Walau demikian, diindikasikan jika kinerja 2009 tersebut akan lebih baik daripada di 2008 lalu. "Tapi pasti lebih baik," ungkapnya.

Hal ini karena kondisi pasar yang lebih bagus daripada 2008, kenaikan pangsa pasar, dan perbaikan harga. "Serta kompensasi dari pemerintah karena kita ini masih subsidi," tukasnya.

Sementara itu, kontribusi terbesar pendapatan perusahaan tahun 2010 bakal diperoleh dari PT Petrokimia Gresik. Peningkatan kapasitas produksi diperkirakan menjadi salah satu alasan peningkatan pendapatan perusahaan. Kondisi tersebut hanya dapat dicapai bila ada jaminan pasokan gas sebagai bahan baku industri pupuk. ”Kami berharap semoga pasokan gas dari PT Pupuk Iskandar Muda akan lebih baik,” katanya.

Sebagai informasi, Pusri berhasil melampaui target hasil produksi pupuk urea tahun 2009 sebesar 2.026.710 ton atau 101,3 persen dari target yang ditetapkan dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) sebesar 2.001.000 ton. Produksi ammonia juga menembus angka yang telah ditetapkan dalam RKAP yaitu sebesar 1.323.800 ton atau 101,8 persen dari target yang ditetapkan sebesar 1.301.000 ton.

(css)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini