JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2010 diperkirakan akan kembali terkoreksi setelah mencetak prestasi gemilang tahun lalu. Harus diakui, indeks bursa saat ini di level 2.600 sudah lumayan tinggi dan ditopang oleh aliran hot money.
Sementara itu koreksi di indeks di 2010 dipengaruhi tingkat bunga negara maju yang diperkirakan akan naik yang akan mendorong arus balik hot money.
"Ada atau tidak ada skandal Century, kemungkinan akan terjadi koreksi indeks pada 2010 di level 2.000-2.100, karena tingkat bunga negara maju diperkirakan akan naik, yang akan mendorong arus balik hot money," ujar ekonom ECONIT Rizal Ramli, acara Econit Advisory Group: Economic Outlook 2010 "A Year of The Judgement" di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (14/1/2010).
Namun, dia tidak menyangkal jika skandal Bank Century dan implikasi politiknya terus bergulir maka akan mengakibatkan koreksi yang lebih besar daripada seharusnya.
Dia bahkan memperkirakan indeks akan jatuh hingga level 1.500-1.700 jika seusai kasus Century menyebabkan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Wakil Presiden Boediono mundur dari jabatannya.
"Kalau sampai Sri Mulyani dan Boediono jatuh, indeks bisa anjlok sampai 1.500-1.700," tambahnya.
Tetapi jika koreksi itu terjadi, akan terbuka kesempatan untuk membeli saham-saham di BEI dengan harga murah yang harganya akan kembali meningkat setelah masa transisi yang bersifat sementara.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.