Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Anomali dengan IHSG

Rani Hardjanti , Jurnalis-Selasa, 23 Februari 2010 |17:51 WIB
Rupiah Anomali dengan IHSG
Foto: Koran SI.
A
A
A

JAKARTA - Rupiah mengakhiri perdagangan hari ini dengan pelemahan. Hal ini anomali dengan perdagangan saham yang berhasil ditutup rally, walau tipis.

Nilai tukar rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), pada perdagangan Selasa (23/2/2010) ditutup di level Rp9.318 per USD dibanding perdagangan sebelumnya, di level Rp9.292 per USD.

Melemahnya rupiah, terjadi akibat dolar yang masih cenderung diminati investor, baik saat risk-appetite sedang meningkat (karena prospek positif dari AS sendiri) ataupun saat terkonsolidasi (karena sejumlah kekhawatiran global) yang kembali memperkuat peran safe haven-nya.

Sementara, menurut Valbury Securities, konsolidasi risk-appetite di pasar Eropa dan AS semalam, karena kekhawatiran terhadap outlook suku bunga AS yang akan menghambat langkah pemulihan ekonominya. Selain itu juga kekhawatiran lebih lanjut dari langkah-langkah China memperketat kebijakan moneter dan perbankannya, serta belum hilangnya concern defisit Yunani.

Kekhawatiran tersebut masih berisiko membayangi pergerakan bursa saham Asia hari ini dan pekan ini, meskipun Senin kemarin bursa Asia mengalami lonjakan mengikuti reaksi positif di bursa Wall Street (akhir pekan kemarin) terhadap kenaikan discount rates AS.

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement